MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 03 April 2018 09:37
Sidak Sarden, Justru Ketemu Makanan Kedaluwarsa
SIDAK: Para tim gabungan satu per satu memeriksa toko-toko bahan pokok guna memastikan ikan sarden yang terindikasi cacing, namun sejauh ini hasilnya nihil. RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG - Tim gabungan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Dinas Kesehatan, Satpol PP Tana Tidung menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar dan toko di Tana Tidung, Jumat ( 30/3). Namun petugas tidak menemukan ikan sarden yang diduga terindikasi mengandung cacing.

Petugas memasuki satu per satu toko yang menjual kebutuhan rumah tangga. Selain memeriksa sarden yang diduga terindikasi mengandung cacing, petugas juga menemukan beberapa jenis makanan minuman (mamin) yang sudah kedaluwarsa.

Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindagkop Tana Tidung Wirahadi mengatakan, pemerintah akan terus melakukan pengawasan di sejumlah pasar. Pedagang diminta tidak lagi memajang sarden mengandung cacing serta meminta distributor segera menarik sarden yang terindikasi mengandung cacing seperti Farmer Jack, IO dan Hoki.

“Sebagaimana surat yang dikeluarkan Balai POM, distributor diminta untuk menarik produk di pasaran dalam jangka waktu sebulan ini,” ujarnya.

Lanjutnya, beberapa waktu lalu Balai Pengawas Obat dan Makanan Pekanbaru menemukan tiga merek ikan makarel kaleng yang terbukti mengandung cacing beredar di sejumlah wilayah yakni Farmer Jack, Hoki dan IO yang berasal dari Cina dan Singapura.

Informasi sarden mengandung cacing itu berawal dari temuan masyarakat di Tembilahan, Indragiri Hilir, pada Kamis pekan lalu. Tidak lama setelah itu, masyarakat Selatpanjang, Kepulauan Meranti juga menemukan adanya cacing dalam ikan kaleng tersebut. 

“Setelah diperiksa laboratorium terkonfirmasi benar ada cacing jenis anisakis. Terhadap hasil pemeriksaan pihaknya telah mengeluarkan surat peringatan keras ke importir bahwa mereka harus menarik produk  yang beredar. Namun di Tana Tidung tidak ada ikan sarden yang terindikasi mengandung cacing,” kata Wirahadi.

Kepala Dinas Kesehatan Tana Tidung Ir.Imbramsyah mengatakan, sidak dilakukan sebagai tindak lanjut penemuan produk sarden kaleng yang mengandung cacing di Riau beberapa waktu lalu.

“Kami turun ini untuk memantau peredaran ikan kaleng yang diduga mengandung cacing, sesuai dengan edaran yang dikeluarkan oleh BPOM pusat, beberapa waktu lalu ditemukan di Riau, jadi hari ini kami tindak lanjuti itu, jangan sampai hal itu ada di Kabupaten Tana Tidung,” katanya.

Lanjut dia menjelaskan, bahwa pencegahan peredaran lebih jauh produk ikan sarden kalengan dari 3 merek itu dilakukan mengingat kandungan cacing dalam makanan sangat rentan membahayakan kesehatan para konsumen. 

“Hasil uji laboratorium Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pusat itu menemukan ikan sarden kalengan merek Farmer Jack, IO dan Hoki positif mengandung cacing, itu sekarang yang kami cari di beberapa toko dan pasar yang ada di Kabupaten Tana Tidung. Tadi kami juga sudah koordinasi dengan pemilik toko menyampaikan itu,” ujarnya.

Untuk itu, dia berharap kepada seluruh masyarakat dan para peodusen yang menemukan produk sarden kalengan yang mengandung cacing bersifat parasit anisakis segera melaporkan ke pihaknya. “Untuk Kabupaten Tana Tidung sendiri masih aman, tapi kami imbau kepada seluruh masyarakat agar tetap berhati hati, tetap diperiksa dulu sebelum dikomsumsi,” jelasnya. (*/rko/lim)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*