MANAGED BY:
SABTU
20 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 02 April 2018 11:05
Kawasan Pesisir Masih Terlihat Kumuh
SAMPAH KIRIMAN: Berada di kawasan pesisir, kolong rumah warga RT 11, Kelurahan Karang Rejo dipenuhi sampah dari laut. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Jika lingkungan rukun tetangga (RT) lainnya mengeluhkan infrastruktur jalan rusak, berbeda pula dengan warga RT 11, Kelurahan Karang Rejo ini. Hanya saja, warga mengeluhkan sampah kiriman dari laut.

Dikatakan Ketua RT 11, Kelurahan Karang Rejo, Ahmad, sekiranya 100 kepala keluarga (KK) yang berdomisili warga RT 11 ini dan semuanya mengikuti program Sampah Semesta. Namun karena berada di daerah pesisir, sampah kiriman dari laut leluasa masuk ke bawah kolong rumah warga.

Alhamdulillah kalau jalan sih bagus saja. Tapi masalah sampah kiriman yang dikeluhkan warga,” tuturnya saat ditemui Radar Tarakan.

Dilanjutkan Ahmad, warga antusias mengikuti program Sampah Semesta agar lingkungan pesisir pun bersih. Kemudian mendukung penuh program pemerintah terkait Kota Tanpa Kumuh (kotaku). Meski demikian, warga merasa sudah berusaha menjaga kebersihan tetapi sampah kiriman selalu masuk ke bawah kolong rumah. Maka terkadang ada warga juga yang ikut membuang sampah di laut.

“Jadi alasannya warga, kita yang jaga kebersihan tapi ada juga sampah kiriman. Makanya mungkin warga jadi ikut-ikutan juga,” lanjutnya.

Beberapa tahun belakang ini pun ia dan Ketua RT lainnya kompak mengusulkan pemasangan jaringan dari RT 14, RT 11 dan RT 4 untuk mencegah masuknya sampah kiriman.

“Kalau air pasang kan gampang saja sampah masuk ke bawah kolong rumah warga, tapi dibersihkan susah. Sudah lama juga kita usulkan tapi sampai sekarang juga tidak ada,” terangnya.

Selain itu, warganya pun mengeluhkan terkadang sulit mendapatkan gas melon ukuran 3 kilogram. Mengingat di RT 11 tidak ada pangkalan, namun mengambil di pangkalan RT 9 dan RT 7, tetapi harus mengantri berhari-hari.

Apalagi dari 55 rumah di RT 11 ini, baru tujuh rumah yang terpasang jaringan gas (jargas).

“Karena masih kawasan laut, jadi takut kalau ada kebakaran. Kecuali kalau sudah timbunan, baru dipasang,” jelasnya.

Meski demikian, ia berharap agar warga tetap menjaga ketertiban dan kebersihan. Tentu dalam hal ini, sarana dan prasarana ikut mendukung. Maka dari itu, Ahmad pun sempat mengusulkan pengadaan gerobak kecil. Sebab jalan lingkungan sangat sempit, sehingga gerobak sampah yang diperkirakan memiliki lebar 1,5 meter ini sulit lewat.

“Kalau kiri dan kanan ada motor terparkir, susah juga gerobak besar mau lewat. Tempat sampah yang kecil untuk masing-maisng rumah, supaya petugas lebih mudah ambil sampah warga,” harapnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 11:49

Napi yang Dapat Sabu dari Tong Sampah Dituntut Delapan Tahun

TARAKAN – Marselinus dan Yulius hanya bisa tertunduk pasrah setelah mendengarkan tuntutan yang…

Sabtu, 20 Oktober 2018 11:47

Setubuhi Pacar Sendiri, SR Masuk Bui

TARAKAN – Perbuatan pria berinisial SR ini sangat miris. Di usianya yang masih remaja, 16 tahun,…

Jumat, 19 Oktober 2018 21:13

Wali Kota dan Wawali Diminta Mundur

PALU - Ratusan masyarakat Palu menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD)…

Jumat, 19 Oktober 2018 13:02

PENGLIHATAN SOPIR GELAP, PIKAP 'NYEMPLUNG'

 TARAKAN - Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan, Tarakan…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:56

Ada Apa? Disdukcapil Disorot Kemenkopolhukam

TARAKAN - Proses pelayanan publik di Kota Tarakan saat ini masih terkendala kurangnya fasilitas. Hal…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:53

Tujuh Relawan PMI Kaltara Bertahan

TARAKAN – Sebanyak lima relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kaltara telah kembali ke Kaltara,…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:51

Dominan Gugatan di Perkara Cerai

TARAKAN - Perceraian biasanya ditempuh pasangan menikah yang merasa sudah tidak sepaham lagi. Penyebabnya…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:46

“Anak-Anakku Kalian di Mana?”

Sudahdua pekan pasca tragedi likuefaksi melanda Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu,…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:43

Masih Sebatas Pedagang, Belum Pebisnis

TARAKAN- Pengembangan usaha saat ini tak bisa dilepaskan dengan perkembangan dunia digital. Kantor Perwakilan…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:14

Risol Mayo

Diisi daging sapi dan irisan telur rebus, rasanya gurih dan nikmat disantap selagi masih hangat. Risol…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .