MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 02 April 2018 11:05
Kawasan Pesisir Masih Terlihat Kumuh
SAMPAH KIRIMAN: Berada di kawasan pesisir, kolong rumah warga RT 11, Kelurahan Karang Rejo dipenuhi sampah dari laut. LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Jika lingkungan rukun tetangga (RT) lainnya mengeluhkan infrastruktur jalan rusak, berbeda pula dengan warga RT 11, Kelurahan Karang Rejo ini. Hanya saja, warga mengeluhkan sampah kiriman dari laut.

Dikatakan Ketua RT 11, Kelurahan Karang Rejo, Ahmad, sekiranya 100 kepala keluarga (KK) yang berdomisili warga RT 11 ini dan semuanya mengikuti program Sampah Semesta. Namun karena berada di daerah pesisir, sampah kiriman dari laut leluasa masuk ke bawah kolong rumah warga.

Alhamdulillah kalau jalan sih bagus saja. Tapi masalah sampah kiriman yang dikeluhkan warga,” tuturnya saat ditemui Radar Tarakan.

Dilanjutkan Ahmad, warga antusias mengikuti program Sampah Semesta agar lingkungan pesisir pun bersih. Kemudian mendukung penuh program pemerintah terkait Kota Tanpa Kumuh (kotaku). Meski demikian, warga merasa sudah berusaha menjaga kebersihan tetapi sampah kiriman selalu masuk ke bawah kolong rumah. Maka terkadang ada warga juga yang ikut membuang sampah di laut.

“Jadi alasannya warga, kita yang jaga kebersihan tapi ada juga sampah kiriman. Makanya mungkin warga jadi ikut-ikutan juga,” lanjutnya.

Beberapa tahun belakang ini pun ia dan Ketua RT lainnya kompak mengusulkan pemasangan jaringan dari RT 14, RT 11 dan RT 4 untuk mencegah masuknya sampah kiriman.

“Kalau air pasang kan gampang saja sampah masuk ke bawah kolong rumah warga, tapi dibersihkan susah. Sudah lama juga kita usulkan tapi sampai sekarang juga tidak ada,” terangnya.

Selain itu, warganya pun mengeluhkan terkadang sulit mendapatkan gas melon ukuran 3 kilogram. Mengingat di RT 11 tidak ada pangkalan, namun mengambil di pangkalan RT 9 dan RT 7, tetapi harus mengantri berhari-hari.

Apalagi dari 55 rumah di RT 11 ini, baru tujuh rumah yang terpasang jaringan gas (jargas).

“Karena masih kawasan laut, jadi takut kalau ada kebakaran. Kecuali kalau sudah timbunan, baru dipasang,” jelasnya.

Meski demikian, ia berharap agar warga tetap menjaga ketertiban dan kebersihan. Tentu dalam hal ini, sarana dan prasarana ikut mendukung. Maka dari itu, Ahmad pun sempat mengusulkan pengadaan gerobak kecil. Sebab jalan lingkungan sangat sempit, sehingga gerobak sampah yang diperkirakan memiliki lebar 1,5 meter ini sulit lewat.

“Kalau kiri dan kanan ada motor terparkir, susah juga gerobak besar mau lewat. Tempat sampah yang kecil untuk masing-maisng rumah, supaya petugas lebih mudah ambil sampah warga,” harapnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 23:17
Haji 2018

Doa dari Makkah, Damai dalam Politik

TARAKAN — Para jamaah calon haji (JCH) asal Tarakan turut memperingati Hari Kemerdekaan di Makkah,…

Jumat, 17 Agustus 2018 23:13

Harga Ayam Diatur HET

TARAKAN - Harga sembilan bahan pokok (sembako) yang fluktuatif dari waktu ke waktu memicu sejumlah persoalan.…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:37

Alasan Aset Berpolemik, PAD Terjun

TARAKAN – Pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD) yang dihimpun Badan Retribusi dan Pengelolaan…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:35

Kerajaan Ubur-Ubur Ada di Kaltara?

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Utara (Kaltara) mengimbau kepada masyarakat…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:33

Siswa Kurang Mampu Malah di Swasta

TARAKAN - Sebanyak 24 anak yang tadinya ditolak sekolah negeri, menemui titik terang. Orang tua mereka…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:31

RSUD Diawasi Langsung Gubernur

TARAKAN- Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:06

Peraih Rekor MURI Melintasi Pulau Sadau

TARAKAN – Peristwa bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, membuat…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:53

Soal Ekspor Kepiting, Minta Menteri KKP Melunak

PERMINTAAN luar negeri tinggi akan kepiting. Harganya pun menjanjikan.  Komoditas kepiting Tarakan…

Rabu, 15 Agustus 2018 23:51

Wawali Arief di Simpang Jalan

TARAKAN - Tak terdaftar dalam daftar calon sementara (DCS) calon legislatif 2019, Khaeruddin Arief Hidayat…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:33

DPRD Segera Ajukan Pelantikan

TARAKAN – Penetapan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan terpilih periode 2019-2024…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .