MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 29 Maret 2018 13:53
JAGAIN BENER-BENER..!! Sebatik Jalur Klasik para Teroris
SEMANGATI PERSONIL: Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri) dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat tiba di Pos Satgas Pamtas 621/MTG Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Rabu (28/3). ASRULLAH/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pulau Sebatik yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Filipina merupakan wilayah dengan sejuta persoalan. Salah satunya sering dimanfaatkan sebagai jalur teroris.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian saat mengunjungi Pulau Sebatik, Rabu (28/3), mengungkap garis perbatasan di Kalimantan Utara (Kaltara) sangat panjang. Juga lebih mudah dilalui jika ingin keluar maupun masuk dari Malaysia serta Filipina.

“Sangat banyak permasalahan lintas batas yang terjadi di Sebatik, seperti perdagangan orang, penyelundupan narkoba dan persoalan lainnya,” kata Tito Karnavian, kemarin.

Menurutnya, Sebatik adalah rute klasik para kelompok teroris. Mayoritas rute Sebatik dilalui untuk menuju Filipina bagian selatan. Ada dua jalur yang menjadi favorit teroris saat ini.

Ia menjelaskan, teroris melalui jalur Sebatik akan menempuh perjalanan menyeberang ke Tawau, Malaysia terlebih dahulu. Lalu ke Sandakan  dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Tawi-Tawi, Filipina bagian selatan. Jalur yang kedua sering digunakan para teroris adalah di Sulawesi Utara, Kepulaun Talaud dan dapat tembus ke Filipina bagian selatan.

Lanjut dia, bahwa konflik yang terjadi di Marawi, Filipina dapat dikatakan telah selesai. Kota Marawi telah diambil pemerintah Filipina.

Konflik terus berlanjut di Marawi. Di antara yang ditangkap pemerintah Filipina berstatus Warga Negara Indonesia (WNI). Selain itu ada yang meninggal dunia akibat konflik tersebut. “Situasi di Marawi belum dapat dikatakan kondusif, karena daerah tersebut hingga saat ini masih sangat favorit bagi para kelompok radikal. Dengan dalih berjihad,” ujarnya.

Untuk itu, yang perlu dilakukan adalah tetap waspada, karena daerah Sebatik sangat rawan. Pulau Sebatik merupakan pulau yang dibagi dua dengan Malaysia. Sehingga lintas batas di daerah ini masih sangat mudah dilalui.

Jenderal bintang empat itu meminta agar semua pihak dapat mendeteksi jaringan teroris yang kerap memanfaatkan daerah perbatasan sebagai perlintasan. Jaringan para teroris tidak pernah berubah, bahkan jaringan lain seperti pelaku penyelundupan narkoba serta human trafficking, pelakunya dipastikan tetap sama. “Yang perlu diperkuat adalah kegiatan intelijen, jika ingin mengetahui siapa saja pelaku para jaringan tersebut,” tambahnya.

Seperti yang terjadi pada Januari lalu, seorang terduga teroris RN yang diamankan Detasemen Khusus (Densus) 88. Peran RN menjadi penyalur pengiriman oknum teroris ke luar negeri. Apalagi, Nunukan berbatasan darat maupun laut dengan Malaysia dan Filipina.

Pada Juni 2017 lalu, seorang WNI dan seorang warga Malayisa tertangkap di Sandakan diduga sebagai jaringan teroris Filipina Selatan. FA dan AL diamankan pasukan E-8, Unit Khusus Anti Terorisme Polis Diraja Malaysia (PDRM) di Jalan 3, Sandakan. Keduanya berencana masuk ke Filipina melalui Sabah, Malaysia guna persiapan aksi terorisme. (nal/lim)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 13:51

Netralitas ASN di Politik Pengaruhi Birokrasi

NUNUKAN – Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan Serfianus mengaku telah mendapat laporan mengenai…

Senin, 22 Oktober 2018 13:48

BB Miras Dilimpahkan ke Kejari

NUNUKAN - Ribuan barang bukti minuman keras (miras) dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan.…

Senin, 22 Oktober 2018 10:35

Dua ASN Belum Penuhi Panggilan

NUNUKAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Nunukan akhirnya memanggil empat aparatur sipil negara…

Senin, 22 Oktober 2018 10:34

Pawai Tematik, Ada Tuna Sebesar Minibus

NUNUKAN – Setidaknya ada ribuan warga yang ikut memeriahkan pawai tematik yang dilakukan Dinas…

Senin, 22 Oktober 2018 10:06

Gara-Gara Kasus Ini, Kepala UPP Sebatik Ikut Jadi Tersangka

NUNUKAN – Kasus dugaan pungli di kantor Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Sei…

Senin, 22 Oktober 2018 09:55

Honorer Berpolitik Akan Dipantau

NUNUKAN – Tak hanya aparatur sipil negara (ASN), pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:38

Pengusaha Elektronik Keluhkan Kenaikan Dolar

NUNUKAN – Melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika yang kini menyentuh Rp 15.145 per USD 1 cukup…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:37

Jalan Lingkar Sebatik Tunggu Perbaikan

NUNUKAN – Jalan lingkar Pulau Sebatik yang menghubungkan dua Kecamatan Sebatik Tengah dan Sebatik…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:10

Daging Alana Ilegal Masih Sulit Dibendung

NUNUKAN – Daging kerbau jenis alana yang beredar di Nunukan, masih banyak yang didatangkan secara…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:21

Polisi Beri Dua Penyidik ke BNNK

NUNUKAN – Polres Nunukan akhirnya memberikan dua orang penyidik ke Badan Narkotika Nasional (BNN)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .