MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 28 Maret 2018 11:17
Polisi Masih Tunggu Hasil Uji Labfor

Kasus Pembakaran SMAN 2 Tanjung Selor

DIBAKAR: Berkas perkara pembakaran SMAN 2 Tanjung Selor di Selimau akan dilimpahkan ke Kejari pekan depan. Tampak Tim Labfor Surabaya saat melakukan olah TKP beberapa waktu lalu. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pelimpahan berkas perkara pembakaran SMAN 2 Tanjung Selor dari penyidik Polres Bulungan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan berjalan lamban.

Itu diakibatkan karena polisi masih menunggu hasil dari uji Laboratorium Forensik (Labfor) Surabaya. Namun, direncanakan pelimpahan akan dilakukan pekan depan.

Dikatakan Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kasatreskrim Polres Bulungan AKP Gede Prasetia Adi Sasmita, meski belum ada hasil dari tim Labfor Surabaya yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya berencana akan melakukan pelimpahan berkas perkara tahap pertama dalam waktu dekat.

“Memang sejauh ini hasil labfor belum ada, tapi pekan depan akan kami limpahkan berkas perkaranya untuk diteliti terlebih dahulu oleh JPU (Jaksa Penuntut Umum),” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (27/3).

Disinggung mengenai kapan kepastian uji labfor tersebut keluar, dirinya mengatakan, akan kembali berkoordinasi dengan tim yang melakukan uji terhadap hasil olah TKP yang dilakukan sebelumnya. “Kemungkinan sudah keluar. Hanya saja, belum dikirimkan ke kami, tapi akan kami koordinasikan kembali, nanti hasilnya itu bisa menyusul untuk diteliti lagi oleh jaksa,” bebernya.

Yang terpenting, kata dia, berkas perkara terlebih dahulu dilimpahkan mengingat masalah waktu yang diberikan Kejari untuk penyidikan kasus tersebut. Untuk itu, kata dia, pihaknya akan melimpahkan berkas perkara yang ada.

“Sehingga, nanti jika ada kekurangan baik itu syarat formil dan materiil untuk dilimpahkan ke persidangan, jaksa juga bisa cepat memberitahukan ke kami, artinya agar proses hukum perkara ini bisa lebih cepat, sebab banyak juga yang kami tangani,” jelasnya.

Dikatakannya, hasil uji labfor tersebut diperlukan karena sebagai alat bukti petunjuk dari kejadian yang melibatkan seorang oknum guru SMA itu sendiri, yaitu pria berinisial RN (40) yang ditetapkan sebagai tersangka tak kurang dari 2 x 24 jam pasca kejadian. “Hasil uji labfor tersebut sebenarnya juga akan berpengaruh pada proses hukum bagi tersangkanya, maka diperlukan hasil dari uji tersebut,” sambungnya lagi.

Kembali ia katakan, RN ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan pihaknya. Sehingga bukti yang cukup kuat ditemukan, bahwa RN adalah pelakunya. Diketahui, peristiwa yang terjadi Rabu (24/1) sekira pukul 20.00 Wita itu, tersangka datang ke sekolah dengan membawa sumbu kompor dan minyak tanah yang ditaruh dalam jeriken isi 5 liter.

Setibanya di sekolah, tersangka langsung menuangkan minyak berserta sumbur di lantai, tepatnya di depan ruangan guru dan ruangan staf TU. Kemudian, tersangka langsung membakar dan pergi meninggalkan sekolah.

Kemudian sekira pukul 22.00 Wita, tersangka datang kembali ke sekolah dan berpura-pura ingin menyaksikan peristiwa tersebut. RN dijerat pasal 187 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun. (sny/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 20:37

Tanjung Palas Paling Potensial

TANJUNG SELOR – Peralihan status Tanjung Selor dari Ibu Kota Kabupaten Bulungan menjadi Ibu Kota…

Sabtu, 18 Agustus 2018 20:36

Bawaslu Minta Bacaleg Menahan Diri

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kaltara belum lama ini telah menetapkan nama-nama…

Sabtu, 18 Agustus 2018 19:27

Kaltara Makin Maju, Gubernur Persilakan Masyarakat Nilai Sendiri

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie menyebutkan Provinsi Kaltara telah…

Sabtu, 18 Agustus 2018 19:24

Jadi Pengalaman Berharga, Grogi Saat Bertatap Gubernur

Dipercaya sebagai pembawa baki bendera merah putih pada peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia di Tanjung…

Jumat, 17 Agustus 2018 20:29

Polda Bidik Kasus Pidana Khusus

TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus)…

Jumat, 17 Agustus 2018 20:24

Bangunan SPN Masih Butuh Miliaran Rupiah

TANJUNG SELOR – Setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menghibahkan lahan berikut gedung…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:31

Biaya BBNKB 15 Persen Dinilai Memberatkan

TANJUNG SELOR - Penerapan beban Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 15 persen dirasa perlu…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:30

BPSK Terima Laporan Dugaan Beredarnya Beras Plastik

TANJUNG SELOR – Laporan adanya dugaan beras plastik yang beredar di pasar tradisional di Ibu Kota…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:24

Setiap Rumah Wajib Kibarkan Bendera

TANJUNG SELOR - Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tahun yang akan jatuh…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:20

Tak Terima Mutasi Sistem Transaksional

TANJUNG SELOR – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara (Kaltara), Muhammad Ishak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .