MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 26 Maret 2018 13:21
Eksekusi Mati Bang Toyib Tunggu PK Ditolak Presiden
TERPIDANA: Eksekusi hukuman mati terhadap Bang Toyib masih menunggu upaya hukum PK dari terdakwa ditolak. Hingga kini Kejari Bulungan belum menerima pemberitahuan bahwa yang bersangkutan melakukan upaya hukum. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELORProses eksekusi mati Arman Suyuti alias Bang Toyib, pemilik sabu-sabu seberat 2 kilogram (kg) nampaknya masih membutuhkan waktu yang cukup lama hingga dieksekusi.

Pasalnya hingga kini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan belum menerima pemberitahuan bahwa terpidana melakukan upaya hukum berupa peninjauan kembali (PK) atau grasi.

Dijelaskan Kepala Kejari Bulungan Erich Folanda melalui Kepala Seksi Intelejen, Denny Iswanto, dikarenakan yang bersangkutan divonis hukuman mati Mahkamah Agung (MA) yang sifatnya inkrah atau keputusan yang berkekuatan hukum tetap, terpidana masih bisa melakukan upaya hukum berupa PK atau bahkan permintaan pengurangan hukuman atau grasi ke Presiden.

“Tapi hingga saat ini kami belum menerima pemberitahuan tersebut dari MA, kemungkinan eksekusinya masih akan lama dilakukan,” ujarnya saat dikonfirmasi belum lama ini.

Lebih lanjut dikatakan Denny, upaya hukum luar biasa dan grasi dapat diajukan dikarenakan MA menolak upaya hukum kasasi yang diajukan Bang Toyib pada Februari lalu. “MA menguatkan putusan PT (Pengadilan Tinggi) Samarinda yang menjatuhkan vonis hukuman mati pada Bang Toyib,” sebutnya.

Sementara pengajuan grasi, kata dia, bukan bagian dari upaya hukum, melainkan permohonan pengampunan kepada presiden setelah upaya hukum luar biasa dilakukan. Hanya dalam pengajuan PK, terpidana harus ada bukti baru.

Lanjutnya, dalam hal pengajuan PK hanya boleh dilakukan sebanyak dua kali, itu batasan yang diberikan kejaksaan bagi terpidana mati dalam perkara narkoba. Jika proses PK berulang kali diajukan, justru membuat eksekusi putusan hukumnya akan terus tertunda. “Ketika dua kali PK yang dilakukan ditolak, maka akan dilanjutkan dengan eksekusi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Bang Toyib ditangkap Jajaran Satreskoba Polres Bulungan di Bone, Sulawesi Selatan pada September 2015 silam. Dirinya diduga sebagai otak pembelian sabu-sabu seberat 2 kg yang dibawa Nur Salam dan berhasil ditangkap jajaran Polres Bulungan di Tanjung Selor sebelumnya. Nur salam divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Selor dengan hukuman penjara 16 tahun dan denda Rp 800 juta. (sny/eza)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 11:07

Rekrutmen Transparan, Seleksi JPT Terbuka

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Gubernur Kaltara Dr.…

Rabu, 20 Maret 2019 11:04

ASN Dilarang Ikut Naik Panggung

TANJUNG SELOR - Berbagai upaya terus dilakukan Badan Pengawasan Pemilihan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:03

Utamakan Putra Daerah

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kaltara mempersiapkan kuota…

Rabu, 20 Maret 2019 11:01

Pemprov Akan Bersurat ke KKP

TANJUNG SELOR - Kehadiran Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI…

Rabu, 20 Maret 2019 11:00

Aktivitas Sabung Ayam Terhenti

TANJUNG SELOR – Aktivitas judi sabung ayam di komplek perkebunan…

Rabu, 20 Maret 2019 10:53

Beri Klarifikasi, BPKAD Kaltara Minta Maaf

TANJUNG SELOR - Kondisi tidak menyenangkan kembali dialami wartawan. Kali…

Selasa, 19 Maret 2019 14:54

ASTAGA..!! Di OPD Ini, Samakan Wartawan dengan Peminta Sumbangan

TANJUNG SELOR - Kondisi tidak menyenangkan kembali dialami wartawan. Kali…

Selasa, 19 Maret 2019 11:16

Investasi Industri Metanol 700 Juta USD

TANJUNG SELOR - Sejauh ini Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan salah…

Selasa, 19 Maret 2019 11:15

BAKAL SURPLUS SETRUM..!! Sungai di Kaltara Mampu Hasilkan 10.060 MW

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto…

Selasa, 19 Maret 2019 11:12

Miliki Mapolda, SPN hingga RS Bhayangkara

Tepat 14 Maret 2018, Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Drs. Indrajit,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*