MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 26 Maret 2018 13:21
Eksekusi Mati Bang Toyib Tunggu PK Ditolak Presiden
TERPIDANA: Eksekusi hukuman mati terhadap Bang Toyib masih menunggu upaya hukum PK dari terdakwa ditolak. Hingga kini Kejari Bulungan belum menerima pemberitahuan bahwa yang bersangkutan melakukan upaya hukum. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELORProses eksekusi mati Arman Suyuti alias Bang Toyib, pemilik sabu-sabu seberat 2 kilogram (kg) nampaknya masih membutuhkan waktu yang cukup lama hingga dieksekusi.

Pasalnya hingga kini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan belum menerima pemberitahuan bahwa terpidana melakukan upaya hukum berupa peninjauan kembali (PK) atau grasi.

Dijelaskan Kepala Kejari Bulungan Erich Folanda melalui Kepala Seksi Intelejen, Denny Iswanto, dikarenakan yang bersangkutan divonis hukuman mati Mahkamah Agung (MA) yang sifatnya inkrah atau keputusan yang berkekuatan hukum tetap, terpidana masih bisa melakukan upaya hukum berupa PK atau bahkan permintaan pengurangan hukuman atau grasi ke Presiden.

“Tapi hingga saat ini kami belum menerima pemberitahuan tersebut dari MA, kemungkinan eksekusinya masih akan lama dilakukan,” ujarnya saat dikonfirmasi belum lama ini.

Lebih lanjut dikatakan Denny, upaya hukum luar biasa dan grasi dapat diajukan dikarenakan MA menolak upaya hukum kasasi yang diajukan Bang Toyib pada Februari lalu. “MA menguatkan putusan PT (Pengadilan Tinggi) Samarinda yang menjatuhkan vonis hukuman mati pada Bang Toyib,” sebutnya.

Sementara pengajuan grasi, kata dia, bukan bagian dari upaya hukum, melainkan permohonan pengampunan kepada presiden setelah upaya hukum luar biasa dilakukan. Hanya dalam pengajuan PK, terpidana harus ada bukti baru.

Lanjutnya, dalam hal pengajuan PK hanya boleh dilakukan sebanyak dua kali, itu batasan yang diberikan kejaksaan bagi terpidana mati dalam perkara narkoba. Jika proses PK berulang kali diajukan, justru membuat eksekusi putusan hukumnya akan terus tertunda. “Ketika dua kali PK yang dilakukan ditolak, maka akan dilanjutkan dengan eksekusi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Bang Toyib ditangkap Jajaran Satreskoba Polres Bulungan di Bone, Sulawesi Selatan pada September 2015 silam. Dirinya diduga sebagai otak pembelian sabu-sabu seberat 2 kg yang dibawa Nur Salam dan berhasil ditangkap jajaran Polres Bulungan di Tanjung Selor sebelumnya. Nur salam divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Selor dengan hukuman penjara 16 tahun dan denda Rp 800 juta. (sny/eza)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 20:29

Polda Bidik Kasus Pidana Khusus

TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus)…

Jumat, 17 Agustus 2018 20:24

Bangunan SPN Masih Butuh Miliaran Rupiah

TANJUNG SELOR – Setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menghibahkan lahan berikut gedung…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:31

Biaya BBNKB 15 Persen Dinilai Memberatkan

TANJUNG SELOR - Penerapan beban Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 15 persen dirasa perlu…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:30

BPSK Terima Laporan Dugaan Beredarnya Beras Plastik

TANJUNG SELOR – Laporan adanya dugaan beras plastik yang beredar di pasar tradisional di Ibu Kota…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:24

Setiap Rumah Wajib Kibarkan Bendera

TANJUNG SELOR - Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tahun yang akan jatuh…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:20

Tak Terima Mutasi Sistem Transaksional

TANJUNG SELOR – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara (Kaltara), Muhammad Ishak…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:18

Berkas Dikembalikan, Dianggap Tidak Lengkap

TANJUNG SELOR – Perkara  kecelakaan laut Speedboat (SB) Harapan Baru beberapa bulan lalu, …

Kamis, 16 Agustus 2018 12:16

Bupati: Disanksi Sesuai Bentuk Pelanggaran

TANJUNG SELOR -   Bupati Bulungan H. Sudjati berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada…

Rabu, 15 Agustus 2018 22:30

Optimistis Bebas Lokalisasi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Program penutupan lokalisasi di Kaltara khususnya Tarakan-Nunukan memang sempat…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:39

Usulan CPNS Diminta Terperinci

TANJUNG SELOR – Penetapan waktu pelaksanaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .