MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

ADV

Senin, 26 Maret 2018 12:33
Program Penyantunan Harus Terukur

Catatan dari Rekernas Baznas di Bali (1)

PEGIAT ZAKAT: K.H. Zainuddin Dalila dan Syamsi Sarman saat mengikuti Rakernas Baznas di Denpasar, Bali. BAZNAS UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, SELAMA 2 hari mengikuti rapat kerja nasional (Rakernas) Baznas se-Indonesia tahun 2018 di Denpasar Bali, Ketua Baznas Tarakan K.H. Zainuddin Dalila didampingi Ketua Pelaksana Syamsi Sarman menyampaikan beberapa catatan penting dalam rangka peningkatan kualitas pengelolaan zakat.

Diantaranya adalah menyiapkan program penyantunan mustahik yang bukan saja harus disiapkan dengan anggaran yang terencana, inovatif dan berkesinambungan, tetapi juga harus terukur.

Ketua Pelaksana Baznas Tarakan  Syamsi Sarman mengatakan, Baznas sebagai organisasi resmi pengelola zakat yang dibentuk pemerintah harus memiliki sinergitas dengan program pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan pemerintah.

Sehingga arah kegiatan dalam mengentaskan kemiskinan dari tahun ke tahun harus bisa terukur.  Lanjutnya, tuntutan ke depannya bagi Baznas dalam membantu mustahik adalah harus besinergi dengan misi pengentasan kemiskinan yang dijalankan pemerintah, baik secara nasional maupun di daerah provinsi dan kabupaten kota. Ini, sebagai konsekuensi logis dan bentuk komitmen Baznas yang berdasarkan undang-undang menerima pemusatan zakat dari lembaga-lembaga instansi pemerintah. Yang dimaksudkan hal tersebut, jika Baznas membuat sebuah program penyantunan maka program tersebut harus bisa diukur secara kualitatif dan kuantitatif mampu meningkatkan ekonomi dan taraf hidup penerima program.

“Sebetulnya hal ini sudah dijalankan juga di Tarakan. Misalnya, ketika Baznas Tarakan memberikan bibit tanaman dan pupuk kepada petani, maka setelah setahun kemudian dapat diukur perubahan apa yang terjadi pada diri petani itu dan keluarganya,” katanya.

Begitu pula pedagang yang mendapatkan modal usaha harus mampu meningkatkan ekonomi dari pedagang dan keluarganya.

Ini yang dimaksud dengan program penyantunan yang terkukur. 

Sehingga, sebuah program penyantunan haruslah didukung dengan survei dan data yang akurat, pendampingan, monitoring dan evaluasi hingga ukuran secara kualitatif dan kuantitatif terhadap perubahan mustahik yang menerima program tersebut.

Ditanya kapan pola ini akan diterapkan, pegiat zakat yang juga menjabat Wakil Ketua MUI Tarakan itu mengakui kalau sebetulnya Baznas Tarakan sudah siap dari sekarang.

“Sebetulnya sejak sekarangpun kami sudah siap, karena memang pola seperti ini sudah kami terapkan sejak lama, hanya saja perlu disesuaikan dengan format dan instrumen pengukur yang telah disepakati secara nasional,” pungkas Syamsi. (adv/har/bersambung)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 07:51

Tanda Tangani Komitmen UHC

BULUNGAN - Provinsi Kaltara menjadi salah satu provinsi yang lahir paling bungsu memiliki tantangan…

Senin, 19 Maret 2018 19:54

PIDATO POLITIK AGUS HARIMURTI YUDHOYONO

Bismillah hirrahman nirrahim,  Assalamualaikum warrahmatullahi  wabarakatuh  Salam sejahtera…

Senin, 19 Maret 2018 19:42

Rakyat Beraspirasi, Demokrat Memberi Solusi

MESKIPUN terdengar klise, namun sesi Rapimnas dengan menghadirkan 14 elemen masyarakat sebagai bentuk…

Senin, 19 Maret 2018 19:39

SBY Beri Penghargaan Kepada Yansen TP dan Ketua DPD Partai Demokrat se-Indonesia

DALAM acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat (PD) yang digelar selama dua hari, yaitu…

Senin, 19 Maret 2018 18:55

DEMOKRAT, KAMPUS POLITIK TERBESAR

Selama dua hari, Partai Demokrat (PD) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Sentul International…

Senin, 19 Maret 2018 18:50

Jokowi - AHY Perlihatkan Kemesraan

PARTAI Demokrat (PD) tidak akan mengulangi kejadian pemilihan presiden 2014 lalu. Partai pimpinan Susilo…

Senin, 19 Maret 2018 18:15

YTP: AHY Adalah Masa Depan Indonesia

BOGOR - Partai Demokrat (PD) baru saja menyatakan kesiapannya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019…

Kamis, 15 Maret 2018 22:07

Ahong Tercatat Dermawan Rutin di Baznas Tarakan

TARAKAN — Ahong alias Budi Wijaya yang merupakan seorang pengusaha yang cukup dikenal masyarakat…

Rabu, 21 Februari 2018 10:39

Meski Yatim Piatu, Rifaldi Tetap Ingin Sekolah

TARAKAN - Nasib Rifaldi memang tidaklah seberuntung anak-anak lain seusianya yang masih memiliki kedua…

Selasa, 20 Februari 2018 10:13

PT Pertamina Bantu Ambulans untuk Baznas

TARAKAN - PT Pertamina (Persero) turut memberikan perhatian terhadap kelancaran operasional Baznas Tarakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .