MANAGED BY:
RABU
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 26 Maret 2018 11:36
Pencarian Diperluas hingga Selat Makassar

Korban Andi Nur Risky Pratama Belum Ditemukan

MENYISIR BAKAU: Tim gabungan melakukan penyisiran kawasan hutan bakau yang berada di sekitar runway Bandara Internasional Juwata, kemarin (24/3). GUNTUR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Andi Nur Risky Pratama belum ditemukan. Bocah berusia 8 tahun diduga tenggelam saat berenang di perairan Beringin IV, RT 01, Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan Tengah Kamis (22/3) sore. Pencarian di hari kedua oleh tim gabungan yang melibatkan Basarnas, Polair Polres Tarakan, TNI-AL, BPBD Tarakan, PMI, KSKP, dan Brimob Batalyon C Pelopor belum membuahkan hasil.

Kemarin (24/3), pencarian diawali di radius 1 mil dari lost known position (LKP) atau titik kejadian. Pukul 07.00 Wita, tim memutuskan memperluas pencarian hingga radius 3 mil.

Kasat Polair Polres Tarakan AKP Kalvein menuturkan, jika pencarian hari ketiga dilaksanakan sesuai dengan prosedur dengan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Pencarian dilakukan hingga Pulau Sadau. “Karena lokasi kejadian ini merupakan wilayah yang cukup luas kami masih belum bisa menemukan korban. Namun semua unsur gabungan sudah berupaya untuk melaksanakan pencarian semaksimal mungkin,” jelasnya usai pelaksanaan pencarian di Pos Polair di dermaga Pelabuhan Tengkayu II, pukul 17.00 Wita.

Air pasang serta cuaca siangnya sempat menghalangi pencarian. Pencarian terhenti karena hujan lebat. “Semua tim gabungan sudah lengkap kami akan mengupayakan agar korban bisa segera ditemukan, sesuai dengan perencanaan kami,” bebernya.

Kepala Pos SAR Tarakan Manangap Jumala Hutajulu menjelaskan, teknis pencarian yang dilaksanakan mengikuti pasang surut air laut. “Melihat dari lokasi kejadian memang peputaran arus dari Selatan menuju ke Utara, sehingga radius pencarian kami mulai dari 1 mil hingga 3 mil, dan untuk pencarian besok (hari ini) kemungkinan besar akan kami perluas kembali,” tegasnya.

Pencarian dilakukan hingga Sabtu petang masih belum mendapatkan hasil. Pencarian pun dilanjutkan tadi malam. Bahkan beberapa personel gabungan berjaga di posko gabungan yang terpusat di Pos Polair.

Menurut Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan (Kaltimra) Octavianto kejadian ini merupakan yang kedua kalinya di sekitar perairan Beringin IV. Tahun lalu seorang dewasa tenggelam dan ditemukan di perairan mengarah ke Pulau Sadau. “Targetnya besok (ditemukan). Hari ketiga. Harusnya sudah muncul. Besok (hari ini) pencarian diperluas, dibagi dalam dua tim. Satu tim akan menyisir ke arah Selatan. Karena arus ke arah Selat Makassar,” sebut Octa, sapaan akrabnya.

Petugas mengalami kesulitan mengenai lokai persis korban tenggelam. Kata Octa, andaikan laporan cepat diterima, maka bisa saja saat itu dilakukan penyelaman. “Kemarin (Jumat) kami kesulitan memastikan dia tenggelamkah, diculikkah, atau apakah. Pukul 16.00 baru bisa dipastikan kalau korban tenggelam. Andaikata lebih cepat diketahui di mana titik lokasinya, bisa kita menyelam. Setelah berjam-jam posisi korban bisa ke mana-mana,” sambungnya.

“Besok ke arah Selatan, Tanjung Pasir dan Tanjung Batu. Tim dibagi dua kelompok. Sebagian menyisir di pesisir kota, di bawah-bawah kolong rumah warga,” rincinya.

Pihak keluarga Andi juga terlibat dalam pencarian. Kakak sepupu korban, Marfuatun Adawiyah (17), keluarga juga sudah melakukan pencarian pada hari pertama Andi atau yang kerap disapa Abang pada Kamis (22/3) lalu. “Jadi pas mengetahui Abang hilang, kan awalnya ada orang melihat dia dibawa oleh seseorang dengan sepeda motor. Jadi kami keluarga ini mencari hingga pukul 03.00 Wita Jumat dini hari, dengan menggunakan sepeda motor hingga Juata Laut,” bebernya kepada media ini.

Setelah adanya penuturan dari tiga rekan korban dan mengakui jika Abang berenang di Dermaga Beringin IV, keluarga lantas meyakini jika Abang tenggelam. Meski pihak keluarga sempat tidak mempercayai jika korban turun ke air, karena diketahui korban tidak bisa berenang. “Kami memang awalnya tidak percaya Abang berenang, karena dia tidak bisa berenang, karena temannya ngomong bahwa Abang benar-benar berenang barulah kami keluarga mempercayainya,” kaya Marfuatun saat dijumpai di Pos Polair.

Dahliana (25), kerabat korban lainnya mengakui beberapa upaya dari keluarga terus dilakukan untuk mencari keberadaan Abang. “Saat ini di rumah nenek juga di RT  16 Gunung Selumit menggelar pengajian malam ini untuk memanjatkan doa agar Abang lekas ketemu,” tambahnya. (puu/lim)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 21:09

Pawai Takbir, Momentum Doakan Korban Gempa di Lombok

TARAKAN - Menyambut Idul Adha 1439 Hijriah, Pemerintah Kota Tarakan akhirnya melepaskan puluhan rombongan…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:54

Kuota Angkutan Online Se-Kaltara 191 Unit

TARAKAN- Pengoperasian kendaraan online atau angkutan sewa khusus belum dibuka, kendati diketahui kuota…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:12

Optimis PAD Sampai Target

TARAKAN - Meski jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini baru mencapai 30 persen, namun pihak pemerintah…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:09

Inginkan Wilayah Pesisir Diperhatikan

TARAKAN—Hingga 2018, wilayah RT 2 Kelurahan Karang Anyar Pantai, belum mendapat bantuan perbaikan…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:00

Predikat SAKIP Tarakan Masih C

TARAKAN - Predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diperoleh Bumi Paguntaka…

Selasa, 21 Agustus 2018 14:28

Dua Pelaku Penerima Sabu 1 Kg Berhasil Dibekuk di Makassar

  TARAKAN - Polres Tarakan bekerja sama dengan Polda Sulsel, Kamis (16/8) berhasil membekuk dua…

Senin, 20 Agustus 2018 23:59

RASAKAN..!! Kapal Illegal Fishing Ditenggelamkan

TARAKAN – Penenggelaman kapal ikan asing (KIA) yang melakukan illegal fishing digelar serentak…

Senin, 20 Agustus 2018 23:43

SUDAH TAK WAJAR..!! Harga Ayam Potong di Tarakan

TARAKAN – Harga daging ayam di sejumlah pasar masih saja berpolemik. Berkaca dari Hari Raya Idulfitri…

Senin, 20 Agustus 2018 17:32

Sabu Dikirim via Kargo

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Bandara Internasional Juwata…

Senin, 20 Agustus 2018 17:30

Jaringan Tiga Kabupaten Blackout

TARAKAN - Ruang baterai Site Telkom Mamburungan Minggu (19/8) malam hangus terbakar. Belum diketahui…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .