MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 26 Maret 2018 09:41
Sulit Ubah Kebiasaan Buang Sampah ke Laut

Kurangnya Sarana-prasarana Angkutan

DISIAPKAN: Tampak salah satau TPS kontainer yang disiapkan DLH Nunukan kepada warga pesisir agar tidak membuang sampah di laut. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Penanganan sampah untuk wilayah pesisir masih menjadi pekerjaan rumah (PR) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) hingga saat ini. Tumpukan sampah saat air laut surut, menjadi pemandangan rutin. Khususnya di pemukiman warga wilayah pesisir.

Tumpakan sampah ini terlihat kontras dengan pemandangan sampah di wilayah darat. Sebab, untuk wilayah darat tak perlu diragukan lagi. Petugas keberishan dari DLH Nunukan telah menempatkan sejumlah pasukan kuning (sebutan petugas kebersihan) di beberapa titik jalan. Tak hanya siang, malam hari juga sering ditemukan bekerja membersihkan jalan.

Tempat Pembuangan Sampah (TPS) jarang terlihat kosong karena dipenuhi sampah. Hanya hitungan jam, kembali kosong lagi karena diangkut untuk dibuang ke Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) di Kecamatan Nunukan Selatan. Kesadaran warga pesisir memang patut dan perlu ditingkatkan agar tak membuang sampah di laut.

Namun, keadaan itu justru tak didukung dengan sarana dan prasarananya. Khususnya TPS di setiap rumah warga pesisir. Begitu juga di sejumlah titik yang memudahkan masyarakt menampung sampahnya.  “Rata-rata sampah rumah tangga itu dibuang langsung ke laut saja. Buka pintu lempar ke laut. Air pasang, bersih lagi,” kata Amran, warga Jalan Manunggal Bakti kepada media ini.

Ia mengaku, warga pesisir lebih memilih membuang ke laut karena tempat sampah tak tersedia di dekat rumahnya. Dan petugas kebersihan tak lagi masuk mengambilnya. Untuk merubah pola pikir masyarakat pesisir agar tidak membuang sampah ke laut memang cukup sulit. Apa lagi hanya dilakukan dengan lisan tanpa dukungan insfrastruktur. “Ada TPS, tapi di wilayah darat. Lumayan jauh juga. Kalau sampahnya banyak berat. Mendingan buang ke laut saja. Karena semua warga begitu,” aku Amran.

Terpisah, Kepala Bidang Persampahan DLH Nunukan Joned membenarkan hal tersebut. Keterbatasan menyampaikan informasi dan memberikan sosialisasi khusus warga pesisir memang belum ada.

Kendati demikian, beberapa wilayah telah disiapkan TPS agar mereka dapat membuangnya di sana. Sebab, di wilayah pesisir itu sangat sulit truk pengangkut sampah mencapainya. Makanya, TPS kontainer sengaja disimpan berdekatan dengan wilayah pesisir.

Seperti di Jalan Manunggal Bhakti RT 12 Kelurahan Nunukan Timur. Bahkan, bak TPS telah diperbaiki. Begitu juga di RT 17 Kelurahan Nunukan Timur. TPS kontainer sangat disimpan di Jalan Lingkar untuk memudahkan warga pesisir membuangnya.

“Kalau perluasan layanan memang belum dilakukan. Karena sangat berkaitan dengan infrastruktur, personelnya dan operasionalnya. Tapi khusus yang inisiatif warga dan bisa bersinergi, pasti kami fasiltasi,” ungkap Joned.

Contoh, katanya, seperi warga di Gang Pak Jana, pemuda karang taruna di sana berinisiatif membersihkan sampah sisa rumput laut. Mereka mengumpulkan dan menampungnya di TPS yang telah disediakan. Yakni, di TPS kontainer dan mengangkutnya ke TPA di Nunukan Selatan.

“Bahkan, kami malah tidak angkut sampahnya. Justru kami beli sampahnya, dengan dibentuk bank sampah. Cuma kalau kami yang harus pungut sampah di laut, ya tidak bakalan bisa. Artinya, masyarakat pesisir yang mengangkatnya ke TPS lalu kami angkut ke TPA. Jadi, bersih lingkungannya, dapat berkahnya,” pungkanya. (oya/nri)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 12:02

Dua Bulan Tangkapan, 3 Kg Sabu Dilarutkan

NUNUKAN – Hampir 3 kilogram (kg) sabu-sabu dimusnahkan di Kantor Polisi Resor (Polres) Nunukan,…

Jumat, 20 Juli 2018 11:47

Gedung UKM Centre Dipertanyakan

NUNUKAN – Keberadaan gedung UKM Centre di Jalan Bahari, Kelurahan Nunukan Utara, kini mulai menjadi…

Jumat, 20 Juli 2018 11:45

Warga Penderita Gangguan Jiwa Masih Terlantar

NUNUKAN – Sempat berkurang, penderita gangguan jiwa kembali terlihat berkeliaran di tempat umum.…

Jumat, 20 Juli 2018 11:45

PLTMG Mansapa Segera Dibangun

PEMATANGAN lahan telah selesai dikerjakan. Unit-unit bangunan kantor Pembangkit Listrik Tenaga Mesin…

Jumat, 20 Juli 2018 11:34

Tak Lengkap, Parpol Tetap Mengajukan DCS

NUNUKAN - Pengajuan Daftar Calon Sementara (DCS) resmi ditutup Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan tepat…

Kamis, 19 Juli 2018 11:18

KPK Tegur Syarat Pemberian TTP ASN

NUNUKAN – Pemberian Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:04

Pastikan Normal Pertengahan Agustus

NUNUKAN – Masyarakat Nunukan khususnya warga daerah Nunukan Selatan serta Nunukan Timur mempertanyakan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:03

TKI di Wilayah Sabah Dinilai Tersiksa

NUNUKAN – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia sebagai pahlawan devisa kerap kurang mendapatkan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:01

Rutin Pemeliharaan, Listrik PLN Mulai Tahan Banting

NUNUKAN – Sedikit perubahan memang diperlihatkan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Nunukan…

Rabu, 18 Juli 2018 23:32

Perpindahan Pelabuhan Perlu Kajian

NUNUKAN – Perpindahan pelabuhan speedboat dari Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .