MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 19 Maret 2018 14:38
Resmi Berbadan Hukum hingga Langganan Wakili Kaltara

Cara Sanggar Tari Tiga Tawai Lestarikan Budaya Lokal

LESTARIKAN BUDAYA: Anggota Sanggar Tari Tiga Tawai Bulungan mengabadikan momen setelah mengisi berbagai kegiatan belum lama ini. JONI KULEH UNTUK RADAR KALTARA

PROKAL.CO, Arus pengaruh globalisasi dan modernisasi cukup berdampak terhadap eksistensi kultur dan budaya daerah. Diperlukan upaya strategis atau wadah untuk mempertahankan dan penanaman nilai-nilai budaya tersebut.

ISMAIL ANSHORY

SALAH satu wadah atau ruang yang dirasa cukup efektif dalam memfilter generasi muda dan masyarakat guna mempertahankan nilai budaya itu adalah sanggar tari.

Sanggar tari Tiga Tawai Bulungan misalnya, walau resmi berbadan hukum atau tercatat di notaris pada 2014 lalu, namun sanggar tari yang diasuh Eta Esa S.Pdk dan Joni Kuleh ini sudah lama eksis dalam mempertahankan budaya nenek monyang suku Dayak ini.

Kepada Radar Kaltara, Joni Kuleh mengungkapkan, nama sanggar tari Tiga Tawai diambil dari dua suku kata, yaitu tiga berarti baik sedangkan tawai hati. “Sederhana saja artinya yang baik hati,” sebut Joni saat ditemui di kediaman sekaligus sanggar tari itu di Jalan Jalarai, Tanjung Selor.

Alasan lahirnya sanggar tari ini tidak hanya sebatas untuk mencurahkan hobi dan kecintaan pada budaya dan seni. Tetapi untuk menciptakan kecintaan terhadap pelestarian budaya, namun tidak alergi dengan budaya asing. Artinya budaya luar tatap diterima, akan tetapi melalui penyaringan yang tepat. “Tapi kultur kita tetap kita jaga,” imbuh Joni Kuleh.

Generasi muda menurut Joni, jangan sampai melupakan budayanya sendiri yang telah ada sejak zaman nenek moyang dan dilestarikan turun temurun. “Jangan sampai terpengaruh budaya asing lalu lupa budaya sendiri,” tegas Joni.

Anggota yang tergabung di sanggar tari Tiga Tawai Bulungan ini mulai dari anak usia SD, SMP dan SMA termasuk masyarakat umum khususnya kaum ibu-ibu. Tarian yang diajarkan di sanggar Tiga Tawai dan sering ditampilkan setiap kegiatan kenegaraan baik lingkup Pemkab Bulungan maupun Pemprov Kaltara adalah tarian gerak bersama, tarian tunggal atau tari perang, serta tarian bercerita legenda leluhur, misalnya tari Lamlai Suri dan Bungan Malon atau tarian yang menceritakan keyakinan nenek monyang. “Ditampilkan misalnya saat menyambut tamu,” katanya.

Tidak hanya itu, sanggar tari Tiga Tawai ini juga kerap mewakili provinsi di berbagai acara di luar Kaltara, baik sebatas festival maupun lomba. Seperti festival di Jakarta, di Kalimantan Tengah (Kalteng), Surabaya (Jatim), Ambon dan bahkan pernah tampil di Bali.

Serta lomba di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). “Kita berhasil mengukir prestasi,” beber Joni namun tidak dapat menyebutkan detail spesifikasi juara yang diperoleh.

Selain sarana mempertahankan, sanggar ini juga sebagai media untuk memperkenalkan budaya yang ada di Bulungan dan Kaltara, umumnya ke masyarakat luas. “Kalau pun cuma festival tidak jarang orang banyak minta abadikan momen dan bertanya-tanya tentang Kalimantan,” sebutnya.

Saat ini, Joni bersama Eta Esa yang tidak lain adalah istrinya, telah melatih generasi penerus menguasai jenis-jenis tarian dan alat musik dengan harapan sanggar tari Tiga Tawai dapat terus berbuat. “Kami juga sibuk. Jadi ada sudah yang dilatih untuk melatih sekaligus membantu saat permintaan tampil,” ucap Joni.

Joni mengaku cukup berbangga, buka nama sanggar dan jangkauan wilayah yang telah didatangi, namun keinginan masyarakat ikut serta melestarikan budaya, khususnya suku Dayak cukup tinggi. “Terbukti di sini ada juga masyarakat asal daerah lain yang ikut berlatih,” pungkasnya. (***/eza)


BACA JUGA

Senin, 19 November 2018 15:18

Revisi RTRW Dikebut

TANJUNG SELOR – Revisi Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang…

Senin, 19 November 2018 15:17

Desak Selesaikan Masalah Batas Wilayah

TANJUNG SELOR – Hingga kini, sejumlah daerah termasuk Kalimantan Utara…

Senin, 19 November 2018 15:16

Gagal Tes CPNS, Harus Lebih Kreatif

TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan…

Senin, 19 November 2018 15:15

Dua Terdakwa Sabu Terima Hukuman 17 Tahun Penjara

TANJUNG SELOR - Dua terdakwa perkara sabu-sabu seberat 1.000,3 gram,…

Senin, 19 November 2018 15:13

Bawaslu Akan Tindak Parpol Bandel

TANJUNG SELOR – Sejak kampanye bergulir, Badan Pengawas Pemilihan Umum…

Senin, 19 November 2018 15:08

Perkara Ayah Bejat Dilimpahkan ke Kejari

TANJUNG SELOR – Setelah menerima petunjuk dari Jaksa yang menyatakan…

Senin, 19 November 2018 10:45

Pelabuhan Bunyu Butuh Restu Pertamina

BUNYU – Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie melanjutkan kegiatan…

Senin, 19 November 2018 10:43

Menikmati Buah, Turis Asing ke Desa Ardi Mulyo

WEEKEND Asyik kembali menyapa Anda di akhir pekan ini dengan…

Senin, 19 November 2018 10:41

Pemindahan Ibu Kota Tunggu RTRW Rampung

TANJUNG SELOR – Sejak ditetapkan sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan…

Senin, 19 November 2018 10:40

DIKLAIM..!! Rusunawa Didesain Tahan Gempa

TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .