MANAGED BY:
JUMAT
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 19 Maret 2018 11:57
WNI Terlantar, Minta Perlindungan KJRI

Janji Dinikahi Warga Negara Malaysia

DEPORTAN KHUSUS: Tujuh orang anak ikut dipulangkan dalam deportasi khusus Warga Negera Indonesia (WNI) yang meminta perlindungan ke KJRI akibat terlantar di negara tetangga Malaysia. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pihak Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia memulangkan sepuluh orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditampung di Shelter KJRI Kota Kinabalu, ke Indonesia melalui Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Jumat (16/3).

Ada tiga orang perempuan dewasa dan tujuh orang anak yang dipulangkan pihak JKRI Kota Kinabalu, lantaran harus dipulangkan ke kampung halamannya karena terlantar di Malaysia kemudian meminta perlindungan kepada pihak KJRI.

Kepala Pos Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Tunon Kata Nunukan, Nasution mengatakan, sepuluh deportan khusus yang dipulangkan pihak KJRI notabenenya tersandng kasus penipuan yang menyebabkan ketiga perempuan dewasa tersebut terlantar di Malaysia.

“Jadi keadaan itu yang membuat mereka meminta perlindungan ke pihak KJRI. Apalagi mereka terlantar beserta anak-anaknya,” ujar Nasution kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai, kemarin.

Setelah mendapatkan perlindungan dari pihak KJRI, mereka pun akhirnya dipulangkan ke Indonesia untuk selanjutnya pulang ke kampung halamannya masing-masing.

Nasution menjelaskan, salah satu permasalahan yang dihadapi deportan khsus tersebut yakni yang dialami Yuniar. Perempuan berusia 37 tahun tersebut pertama tiba di Malaysia, tepatnya di Kota Belud, bersama seseorang Warga Negara (WN) Malaysia dengan maksud dengan menikah di Sabah.

Namun, tanpa alasan yang jelas dan belum terjadi pernikahan, lelaki WN Malaysia tersebut menghilang dan meninggalkannya. Yuniar pun akhirnya Hisup sendirian di Koba Belud hingga izin tinggal atau Pas Lawatan mati (Kedaluwarsa, Red).

“Ya, dia (Yuniar, Red) merasa ditipu oleh teman lelakinya itu. Jadi dia memohon perlindungan ke pihak KJRI serta meminta bantuan pemulangan ke Indonesia,” Jelas Nasution.

Pasca dideportasi, seluruh deportan khusus tersebut langsung dilimpahkan ke pihak Balai Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Nunukan. Proses pemulangan pun akan segera ditindaklanjuti pihak BP3TKI. (raw/nri)


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 12:15

Stok Melimpah, Peternak Rebutan Pelanggan

NUNUKAN – Melimpahnya stok daging ayam belakangan ini membuat harga…

Kamis, 13 Desember 2018 12:14

Bandara Siap Terima Maskapai Baru

NUNUKAN - Pemberian tali asih atas tanaman tumbuh warga setempat…

Kamis, 13 Desember 2018 12:12

Cabuli Kekasih, Divonis 8 Tahun Penjara

NUNUKAN –  Terdakwa DD atas perkara perselingkuhan dan mencabuli anak…

Kamis, 13 Desember 2018 11:52

Siswa Magang Lakukan Pencurian

NUNUKAN – Kepolisian terpaksa mengamankan siswa salah satu Sekolah Menengah…

Rabu, 12 Desember 2018 12:48

Minim Suntikan PAD

NUNUKAN – Kontribusi PT Nusa Serambi Persada (NSP) kepada pemerintah…

Rabu, 12 Desember 2018 12:47

Puluhan Algaka Ditertibkan

NUNUKAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan lakukan penertiban Alat…

Rabu, 12 Desember 2018 12:46

Pemerintah Buru Wajib Pajak Restoran

NUNUKAN – Pemerintah kini getol memburu pelaku wajib pajak yang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:43

Operasi Kembali, Mengutang Kantong Darah

NUNUKAN – Setelah sempat terhenti, pelayanan donor darah di Palang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:36

Pelaku dan Barang Bukti Penyelundup Kayu Dilimpahkan ke Polres

NUNUKAN – Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan melimpahkan berkas perkara…

Selasa, 11 Desember 2018 15:25

Sertifikasi Profesi Berpengaruh Tinggi

NUNUKAN – Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) calon Pegawai Negeri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .