MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 19 Maret 2018 11:57
WNI Terlantar, Minta Perlindungan KJRI

Janji Dinikahi Warga Negara Malaysia

DEPORTAN KHUSUS: Tujuh orang anak ikut dipulangkan dalam deportasi khusus Warga Negera Indonesia (WNI) yang meminta perlindungan ke KJRI akibat terlantar di negara tetangga Malaysia. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pihak Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia memulangkan sepuluh orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditampung di Shelter KJRI Kota Kinabalu, ke Indonesia melalui Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Jumat (16/3).

Ada tiga orang perempuan dewasa dan tujuh orang anak yang dipulangkan pihak JKRI Kota Kinabalu, lantaran harus dipulangkan ke kampung halamannya karena terlantar di Malaysia kemudian meminta perlindungan kepada pihak KJRI.

Kepala Pos Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Tunon Kata Nunukan, Nasution mengatakan, sepuluh deportan khusus yang dipulangkan pihak KJRI notabenenya tersandng kasus penipuan yang menyebabkan ketiga perempuan dewasa tersebut terlantar di Malaysia.

“Jadi keadaan itu yang membuat mereka meminta perlindungan ke pihak KJRI. Apalagi mereka terlantar beserta anak-anaknya,” ujar Nasution kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai, kemarin.

Setelah mendapatkan perlindungan dari pihak KJRI, mereka pun akhirnya dipulangkan ke Indonesia untuk selanjutnya pulang ke kampung halamannya masing-masing.

Nasution menjelaskan, salah satu permasalahan yang dihadapi deportan khsus tersebut yakni yang dialami Yuniar. Perempuan berusia 37 tahun tersebut pertama tiba di Malaysia, tepatnya di Kota Belud, bersama seseorang Warga Negara (WN) Malaysia dengan maksud dengan menikah di Sabah.

Namun, tanpa alasan yang jelas dan belum terjadi pernikahan, lelaki WN Malaysia tersebut menghilang dan meninggalkannya. Yuniar pun akhirnya Hisup sendirian di Koba Belud hingga izin tinggal atau Pas Lawatan mati (Kedaluwarsa, Red).

“Ya, dia (Yuniar, Red) merasa ditipu oleh teman lelakinya itu. Jadi dia memohon perlindungan ke pihak KJRI serta meminta bantuan pemulangan ke Indonesia,” Jelas Nasution.

Pasca dideportasi, seluruh deportan khusus tersebut langsung dilimpahkan ke pihak Balai Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Nunukan. Proses pemulangan pun akan segera ditindaklanjuti pihak BP3TKI. (raw/nri)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:21

Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, putra asal Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai…

Kamis, 21 Maret 2019 10:41

Narkoba Ancaman Terbesar di Perbatasan

NUNUKAN – Sebagai wilayah perbatasan, Kabupaten Nunukan menjadi salah satu…

Kamis, 21 Maret 2019 10:39

Masih Sering Terjadi, DLH Klaim Sudah Mengimbau

NUNUKAN – Menghadapi maraknya pembakaran hutan dan lahan, yang sebelumnya…

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*