MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 16 Maret 2018 10:27
Dewan Ingatkan Dishub Jangan Tunggu Didemo
Aprem. DOK

PROKAL.CO, NUNUKAN – Gagalnya lelang kedua SOA Penumpang membuat masyarakat kecewa terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Dikarenakan, janji Pemkab Nunukan segera menyelesaikan lelang sejak akhir Februari tak kunjung direalisasikan.

Ketua Komisi I Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan, Aprem menilai tidak ada keseriusan Pemkab Nunukan melalui Dinas Perhunungan (Dishub). Seharusnya, gagalnya lelang pertama menjadi evaluasi bagi Dishub agar lelang kedua tidak gagal.

“Harusnya lebih serius lagi. Gagal lelang kedua karena persoalan sama. Berarti tidak serius mengatasi,” ujar Aprem, Rabu (14/3).

Dijelaskan, saat ini SOA penumpang melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) telah melayani, salah satunya rute Tarakan-Long Bawab. Sedangkan, untuk Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Nunukan belum terlaksana. Padahal sistem lelang dilakukan dengan Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKaP) selama sepekan.

“APBN Tarakan-Long Bawan sudah melayani. Nunukan kapan? Jangan malah buat janji, malah lelang batal lagi,” tegas politisi Gerindra ini.

Lanjutnya, seharunya hal seperti ini menjadi perhatian serius. Sebab, persoalan ini terjadi setiap tahun. Harusnya sudah ada alternatif dari Pemkab Nunukan untuk mengatasi persoalan ini.

Dikarenakan, jika kondisi ini terus terjadi bukan tidak mungkin masyarakat berunjuk rasa lagi. Sebab, janji-janji yang terus disampaikan Dishub Nunukan tak direalisasikan. “Jangan tunggu masyarakat demo baru bekerja. Persoalan ini terus terulang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Penerbangan pada Dishub Nunukan Edi menyampaikan, harga yang ditawarkan Pemkab Nunukan dengan sekali terbang Rp 14.350.000, sedangkan permintaan sebelumnya menjadi Rp 14.700.000 atau lebih tinggi Rp 350 ribu.

Sehingga, dari pihak maskapai menilai satuan harganya sangat kecil. Sehingga peserta lelang tidak melakukan penawaran lagi. Alhasil, lelang kedua SOA batal. (akz/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:28

Ribuan Warga Antar Aldy ke Makam Pahlawan

NUNUKAN – Ribuan warga menjemput dan mengantar jenazah Bharatu Anumerta…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:19

Sekolah di Perbatasan Butuh Perhatian

NUNUKAN – Salah satu sekolah di Desa Kalampising, Kecamatan Lumbis…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:17

Pesta Demokrasi Berlangsung ‘Ricuh’

NUNUKAN – Sejumlah kericuhan terjadi dalam pesta demokrasi hingga penanganan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:17

Satgas Siap Bersihkan Pengecer Ilegal

NUNUKAN – Pendistribusian Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg)…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:17

Penyelundupan Produk Malaysia Masih Terjadi

NUNUKAN – Pasca penangkapan tiga perahu yang diamankan Polda Kalimantan…

Kamis, 21 Maret 2019 11:21

Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, putra asal Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai…

Kamis, 21 Maret 2019 10:41

Narkoba Ancaman Terbesar di Perbatasan

NUNUKAN – Sebagai wilayah perbatasan, Kabupaten Nunukan menjadi salah satu…

Kamis, 21 Maret 2019 10:39

Masih Sering Terjadi, DLH Klaim Sudah Mengimbau

NUNUKAN – Menghadapi maraknya pembakaran hutan dan lahan, yang sebelumnya…

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*