MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 16 Maret 2018 10:27
Dewan Ingatkan Dishub Jangan Tunggu Didemo
Aprem. DOK

PROKAL.CO, NUNUKAN – Gagalnya lelang kedua SOA Penumpang membuat masyarakat kecewa terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Dikarenakan, janji Pemkab Nunukan segera menyelesaikan lelang sejak akhir Februari tak kunjung direalisasikan.

Ketua Komisi I Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan, Aprem menilai tidak ada keseriusan Pemkab Nunukan melalui Dinas Perhunungan (Dishub). Seharusnya, gagalnya lelang pertama menjadi evaluasi bagi Dishub agar lelang kedua tidak gagal.

“Harusnya lebih serius lagi. Gagal lelang kedua karena persoalan sama. Berarti tidak serius mengatasi,” ujar Aprem, Rabu (14/3).

Dijelaskan, saat ini SOA penumpang melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) telah melayani, salah satunya rute Tarakan-Long Bawab. Sedangkan, untuk Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Nunukan belum terlaksana. Padahal sistem lelang dilakukan dengan Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKaP) selama sepekan.

“APBN Tarakan-Long Bawan sudah melayani. Nunukan kapan? Jangan malah buat janji, malah lelang batal lagi,” tegas politisi Gerindra ini.

Lanjutnya, seharunya hal seperti ini menjadi perhatian serius. Sebab, persoalan ini terjadi setiap tahun. Harusnya sudah ada alternatif dari Pemkab Nunukan untuk mengatasi persoalan ini.

Dikarenakan, jika kondisi ini terus terjadi bukan tidak mungkin masyarakat berunjuk rasa lagi. Sebab, janji-janji yang terus disampaikan Dishub Nunukan tak direalisasikan. “Jangan tunggu masyarakat demo baru bekerja. Persoalan ini terus terulang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Penerbangan pada Dishub Nunukan Edi menyampaikan, harga yang ditawarkan Pemkab Nunukan dengan sekali terbang Rp 14.350.000, sedangkan permintaan sebelumnya menjadi Rp 14.700.000 atau lebih tinggi Rp 350 ribu.

Sehingga, dari pihak maskapai menilai satuan harganya sangat kecil. Sehingga peserta lelang tidak melakukan penawaran lagi. Alhasil, lelang kedua SOA batal. (akz/lim)


BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 13:54
Dugaan Penyelundupan Beras di Nunukan

TERUNGKAP..!! Ada Beberapa Oknum Dapat "Jatah" ..??

NUNUKAN – Selain informasi keuntungan beras Vietnam tujuan Filipina telah dibagi-bagi ke sejumlah…

Kamis, 26 April 2018 11:08

Dua Kali Tak Hadiri Hearing, DPRD Sambangi PT DTR

NUNUKAN – Sikap tak acuh manajemen PT Duta Tambang Rekayasa (DTR) yang tidak hadir setelah diundang…

Kamis, 26 April 2018 11:00

Hanya Swadaya, Warga Dirikan Sekolah

NUNUKAN – Kecamatan Sebatik Barat belum memiliki Sekolah Menengah Atas (SMA). Saat ini hanya Sekolah…

Rabu, 25 April 2018 12:02
Dugaan Beras Selundupan dari Vietnam

Keuntungan Sudah Dibagi-bagi?

NUNUKAN – Beras Vietnam yang diangkut kapal MV Dong Thien Phu Golden masuk ke Sebatik diduga ada…

Rabu, 25 April 2018 11:08

Listrik Padam, UNBK SMP Terganggu

NUNUKAN – Hari kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasik Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah…

Rabu, 25 April 2018 11:07

Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sempat berada di harga Rp 20 ribu per kilogram, kini harga rumput laut kering anjlok…

Selasa, 24 April 2018 12:40

Bea Cukai Pasang Badan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut 2.900 ton beras asal Vietnam dengan tujuan…

Selasa, 24 April 2018 11:12

Tunjangan Khusus Guru Tak Diberikan

NUNUKAN - Sejumlah guru di Kecamatan Krayan kembali mengadukan nasib mereka di Dewan Perwakilan Rakyat…

Senin, 23 April 2018 12:23

Pos Imigrasi ‘Diserbu’ Warga

NUNUKAN – Pelayanan Imigrasi Kelas II Nunukan yang dilakukan di Pos Imigrasi Sungai Pancang Sebatik…

Senin, 23 April 2018 12:22

PR Kedua Negara Perbatasan

NUNUKAN – Permasalahan tenaga kerja Indonesia (TKI), penyelundupan barang haram hingga teroris…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .