MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 16 Maret 2018 10:23
Daerah Gelap, Rawan Kecelakaan dan Kriminal
RAWAN: Jembatan di Jalan Kenanga 1, RT 19, Kelurahan Karang Anyar rawan kecelakaan dan diperparah minimnya penerangan. Lisawan/Radar Tarakan

PROKAL.CO, Ketua RT 19, Kelurahan Karang Anyar, Sumadi mengatakan, sebelumnya di lingkungan RT 19, tepatnya di Jalan Kenanga 1 terdapat lampu penerangan jalan umum (PJU). Entah mengapa lampu tersebut dilepaskan, ia pun sudah berapa kali mengusulkan agar dilakukan pemasangan ulang.

“Dahulu ada lampunya tapi dilepas padahal ada nomor tiangnya. Sudah kita usulkan tapi tidak ada tindak lanjutnya, hampir satu tahun,” jelasnya saat ditemui Radar Tarakan.

Sumadi melanjutkan, yang menjadi permasalahannya, daerah tersebut dijadikan titik kumpul anak muda karena gelap. Ia khawatir justru memicu anak-anak muda bertindak negatif. Karena titik perkumpulan anak muda, tak jarang anak muda terlibat perkelahian.

“Takutnya ada penyalahgunaan narkoba, makanya kita minta lampunya dikembalikan,” lanjutnya.

Tak jauh dari tiang lampu terdapat jembatan yang fisiknya menjulang. Karena gelap saat malam hari, kendaraan dengan kecepatan tinggi dari jalan rata tak menyadari di depannya terdapat jembatan. Keberadaan jembatan ini cukup membahayakan pengguna jalan, tak jarang ia mendapatkan laporan adanya insiden di daerah tersebut. Entah itu jatuh maupun korban ditabrak.

“Pernah ada warga ditabrak, tangannya patah. Itu kan seperti bukit, jadi kalau ada kendaraan dengan kecepatan tinggi saat lewati jembatan kan seperti terbang. Jadi kalau tidak bisa kendalikan, makanya jatuh,” jelasnya.

Sebenarnya ia berinisiatif ingin membuat pita penggaduh atau garis kejut pada badan jalan. Namun ia khawatir justru menyalahi aturan sebab tak mengetahui standar-standar ketinggian.

“Takutnya nanti kita melanggar, makanya kita usulkan dan mengikuti mekanisme tapi sampai hari tidak direalisasikan,” katanya.

Terkadang masyarakat setempat pun merasa resah jika pengendara melaju dengan kecepatan tinggi. Maka ia bermaksud dibuat garis kejut sejauh 20 meter dari titik jembatan.

“Tapi kalau ada pita kejut kan pengendara bisa mengurangi kecepatan. Setidaknya ada rambu-rambu lalu lintas jadi pengguna jalan bisa melihat ada jembatan,” ucapnya.

Sebenarnya rumah warga yang berada di pinggir jalan sudah memasang lampu di terasnya. Tetapi tidak dapat menerangi jalan dan memang dibutuhkan penerangan jalan karena jalan umum.

“Kita tidak minta yang baru, tapi mengusulkan supaya balon lampunya dipasang lagi,” katanya.

Jika lingkungan aman, damai dan tenang tentu memberi dampak yang positif kepada masyarakat. Sehingga ia berharap agar ke depannya, titik-titik yang gelap dan rawan kegiatan negatif dapat diatasi dengan menyediakan penerangan jalan.

“Kita berharap Tarakan aman, damai dan tenang. Dari hal-hal kecil tapi bisa memicu sesuatu yang besar,” harapnya. (*/one)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:18

Pasokan Listrik Segera Pulih Bertahap

TARAKAN – Proses pigging atau pembersihan pipa akhirnya rampung dilakukan…

Kamis, 21 Maret 2019 11:14

ADA APA INI..?? Empat Sukhoi Mengudara di Perbatasan Kaltara

TARAKAN – Empat pesawat Sukhoi jenis SU-27 dan SU-30 dari…

Kamis, 21 Maret 2019 11:13

CIHUYY ..!! Ngga Lama Lagi di Tarakan Ada Cinema XXI

TARAKAN – Pertengahan tahun ini, Cinema XXI di lantai empat…

Kamis, 21 Maret 2019 11:11

4 ASN Mangkir Kerja, 2 Kampanye di Medsos

TARAKAN - Menjadi anggota aparatur sipil negara (ASN) diwajibkan untuk…

Kamis, 21 Maret 2019 10:37

Cabuli Anak di Bawah Umur, CK Diringkus Polisi

TARAKAN – Perbuatan yang dilakukan oleh pria berinsial CK (37)…

Kamis, 21 Maret 2019 10:31

Besi Bermunculan di Badan Jalan

TARAKAN – Minimnya perawatan jalan lingkungan, kerusakan semenisasi jalan pun…

Rabu, 20 Maret 2019 11:17

Pigging Klir, Listrik Berangsur Pulih

TARAKAN – PT Medco E&P Tarakan tengah berusaha merampungkan proses…

Rabu, 20 Maret 2019 11:15

Kelalaian Warga, Lahan Kembali Terbakar

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi di RT 05 Kelurahan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:13

“WTP Bukanlah Tanda Kelulusan, tapi Kewajiban”

Dalam kaitan membangun Indonesia, masyarakat perlu memiliki pemahaman cukup untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 11:12

Kampanyekan Heart of Borneo Jadi Wisata Dunia

JAKARTA - Tak hanya kekayaan sumber daya alam berupa minyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*