MANAGED BY:
SENIN
16 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 16 Maret 2018 10:23
Daerah Gelap, Rawan Kecelakaan dan Kriminal
RAWAN: Jembatan di Jalan Kenanga 1, RT 19, Kelurahan Karang Anyar rawan kecelakaan dan diperparah minimnya penerangan. Lisawan/Radar Tarakan

PROKAL.CO, Ketua RT 19, Kelurahan Karang Anyar, Sumadi mengatakan, sebelumnya di lingkungan RT 19, tepatnya di Jalan Kenanga 1 terdapat lampu penerangan jalan umum (PJU). Entah mengapa lampu tersebut dilepaskan, ia pun sudah berapa kali mengusulkan agar dilakukan pemasangan ulang.

“Dahulu ada lampunya tapi dilepas padahal ada nomor tiangnya. Sudah kita usulkan tapi tidak ada tindak lanjutnya, hampir satu tahun,” jelasnya saat ditemui Radar Tarakan.

Sumadi melanjutkan, yang menjadi permasalahannya, daerah tersebut dijadikan titik kumpul anak muda karena gelap. Ia khawatir justru memicu anak-anak muda bertindak negatif. Karena titik perkumpulan anak muda, tak jarang anak muda terlibat perkelahian.

“Takutnya ada penyalahgunaan narkoba, makanya kita minta lampunya dikembalikan,” lanjutnya.

Tak jauh dari tiang lampu terdapat jembatan yang fisiknya menjulang. Karena gelap saat malam hari, kendaraan dengan kecepatan tinggi dari jalan rata tak menyadari di depannya terdapat jembatan. Keberadaan jembatan ini cukup membahayakan pengguna jalan, tak jarang ia mendapatkan laporan adanya insiden di daerah tersebut. Entah itu jatuh maupun korban ditabrak.

“Pernah ada warga ditabrak, tangannya patah. Itu kan seperti bukit, jadi kalau ada kendaraan dengan kecepatan tinggi saat lewati jembatan kan seperti terbang. Jadi kalau tidak bisa kendalikan, makanya jatuh,” jelasnya.

Sebenarnya ia berinisiatif ingin membuat pita penggaduh atau garis kejut pada badan jalan. Namun ia khawatir justru menyalahi aturan sebab tak mengetahui standar-standar ketinggian.

“Takutnya nanti kita melanggar, makanya kita usulkan dan mengikuti mekanisme tapi sampai hari tidak direalisasikan,” katanya.

Terkadang masyarakat setempat pun merasa resah jika pengendara melaju dengan kecepatan tinggi. Maka ia bermaksud dibuat garis kejut sejauh 20 meter dari titik jembatan.

“Tapi kalau ada pita kejut kan pengendara bisa mengurangi kecepatan. Setidaknya ada rambu-rambu lalu lintas jadi pengguna jalan bisa melihat ada jembatan,” ucapnya.

Sebenarnya rumah warga yang berada di pinggir jalan sudah memasang lampu di terasnya. Tetapi tidak dapat menerangi jalan dan memang dibutuhkan penerangan jalan karena jalan umum.

“Kita tidak minta yang baru, tapi mengusulkan supaya balon lampunya dipasang lagi,” katanya.

Jika lingkungan aman, damai dan tenang tentu memberi dampak yang positif kepada masyarakat. Sehingga ia berharap agar ke depannya, titik-titik yang gelap dan rawan kegiatan negatif dapat diatasi dengan menyediakan penerangan jalan.

“Kita berharap Tarakan aman, damai dan tenang. Dari hal-hal kecil tapi bisa memicu sesuatu yang besar,” harapnya. (*/one)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 16:19

Arkanata Akram Menjadi Saksi Sportivitas Pecinta Sepakbola

Menyaksikan Final Piala Dunia Rusia 2018 asyiknya dengan nonton bareng (nobar). Seperti kemeriahan nobar…

Senin, 16 Juli 2018 16:17

BNNP Berharap Gedung Rehabilitasi Dihibahkan

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara berharap gedung rehabilitasi pengguna…

Senin, 16 Juli 2018 16:16

Pura-Pura Miskin Tidak Diterima

Jalur keluarga miskin (gakin) dengan kuota minimal 50 persen, dengan maskimal tidak terbatas dimanfaatkan…

Senin, 16 Juli 2018 16:15

Manipulasi SKTM, Tindak Tim Verifikasi

PENGGUNAAN surat keterangan tidak mampu (SKTM) oleh masyarakat yang tergolong mampu, membuat sistem…

Senin, 16 Juli 2018 16:13

Selamatkan Diri, Lempar Anak Lewat Jendela

TARAKAN - Apa pun pasti akan dilakukan seorang ibu saat mendapati buah hatinya dalam bahaya. Begitu…

Senin, 16 Juli 2018 09:14

Negosiasi Berjam-jam, Pelantikan FPI Batal

TARAKAN – Ratusan personel dari TNI dan Polri, Sabtu (14/7) melakukan pengamanan di terminal Bandara…

Senin, 16 Juli 2018 09:13

Pemkot Sampaikan Permintaan Maaf

Pemkot Sampaikan Permintaan Maaf KEDATANGAN Wakil Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) di Kota Tarakan,…

Senin, 16 Juli 2018 09:12

Wisata Asyik ke Embung Geomembran

SELAIN menawarkan banyak wisata budaya, masih ada satu wisata yang enggak kalah menarik dan wajib banget…

Senin, 16 Juli 2018 09:10

Jalan Gunung Selatan Jadi Lokasi TPS

TARAKAN– Jalan Gunung Selatan yang sebenarnya merupakan “paru-paru” bagi Bumi Paguntaka…

Senin, 16 Juli 2018 08:57

INGAT..!! Beras Sachet untuk Masyarakat Kecil

PENDISTRIBUSIAN beras sachet dari Perum Bulog telah tersebar di sebagian wilayah Jawa, sebagai uji coba.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .