MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 16 Maret 2018 10:23
Daerah Gelap, Rawan Kecelakaan dan Kriminal
RAWAN: Jembatan di Jalan Kenanga 1, RT 19, Kelurahan Karang Anyar rawan kecelakaan dan diperparah minimnya penerangan. Lisawan/Radar Tarakan

PROKAL.CO, Ketua RT 19, Kelurahan Karang Anyar, Sumadi mengatakan, sebelumnya di lingkungan RT 19, tepatnya di Jalan Kenanga 1 terdapat lampu penerangan jalan umum (PJU). Entah mengapa lampu tersebut dilepaskan, ia pun sudah berapa kali mengusulkan agar dilakukan pemasangan ulang.

“Dahulu ada lampunya tapi dilepas padahal ada nomor tiangnya. Sudah kita usulkan tapi tidak ada tindak lanjutnya, hampir satu tahun,” jelasnya saat ditemui Radar Tarakan.

Sumadi melanjutkan, yang menjadi permasalahannya, daerah tersebut dijadikan titik kumpul anak muda karena gelap. Ia khawatir justru memicu anak-anak muda bertindak negatif. Karena titik perkumpulan anak muda, tak jarang anak muda terlibat perkelahian.

“Takutnya ada penyalahgunaan narkoba, makanya kita minta lampunya dikembalikan,” lanjutnya.

Tak jauh dari tiang lampu terdapat jembatan yang fisiknya menjulang. Karena gelap saat malam hari, kendaraan dengan kecepatan tinggi dari jalan rata tak menyadari di depannya terdapat jembatan. Keberadaan jembatan ini cukup membahayakan pengguna jalan, tak jarang ia mendapatkan laporan adanya insiden di daerah tersebut. Entah itu jatuh maupun korban ditabrak.

“Pernah ada warga ditabrak, tangannya patah. Itu kan seperti bukit, jadi kalau ada kendaraan dengan kecepatan tinggi saat lewati jembatan kan seperti terbang. Jadi kalau tidak bisa kendalikan, makanya jatuh,” jelasnya.

Sebenarnya ia berinisiatif ingin membuat pita penggaduh atau garis kejut pada badan jalan. Namun ia khawatir justru menyalahi aturan sebab tak mengetahui standar-standar ketinggian.

“Takutnya nanti kita melanggar, makanya kita usulkan dan mengikuti mekanisme tapi sampai hari tidak direalisasikan,” katanya.

Terkadang masyarakat setempat pun merasa resah jika pengendara melaju dengan kecepatan tinggi. Maka ia bermaksud dibuat garis kejut sejauh 20 meter dari titik jembatan.

“Tapi kalau ada pita kejut kan pengendara bisa mengurangi kecepatan. Setidaknya ada rambu-rambu lalu lintas jadi pengguna jalan bisa melihat ada jembatan,” ucapnya.

Sebenarnya rumah warga yang berada di pinggir jalan sudah memasang lampu di terasnya. Tetapi tidak dapat menerangi jalan dan memang dibutuhkan penerangan jalan karena jalan umum.

“Kita tidak minta yang baru, tapi mengusulkan supaya balon lampunya dipasang lagi,” katanya.

Jika lingkungan aman, damai dan tenang tentu memberi dampak yang positif kepada masyarakat. Sehingga ia berharap agar ke depannya, titik-titik yang gelap dan rawan kegiatan negatif dapat diatasi dengan menyediakan penerangan jalan.

“Kita berharap Tarakan aman, damai dan tenang. Dari hal-hal kecil tapi bisa memicu sesuatu yang besar,” harapnya. (*/one)


BACA JUGA

Selasa, 25 September 2018 22:00

Imunisasi MR Harus Diperpanjang, Reschedule Sekolah

TARAKAN – Masih rendahnya capaian target pelaksanaan imunisasi measles dan rubella (MR) secara…

Selasa, 25 September 2018 21:56

40 Persen Peserta JKN Tertunggak

DEFISIT keuangan yang dialami Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang terjadi secara…

Selasa, 25 September 2018 14:45

173 CDOB Serbu Istana dan DPR RI

NUNUKAN - Ratusan calon daerah otonomi baru (CDOB) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Nasional Percepatan…

Selasa, 25 September 2018 14:43

Anak Petani yang Mendambakan Jadi Pebisnis

Sebanyak 34 pelajar dari Kalimantan Utara mendapat kesempatan menempuh pendidikan di Tiongkok dengan…

Selasa, 25 September 2018 14:42

Jual Daging Tak Layak Bisa Dipidana

SUDAH menjadi kewajiban setiap pedagang menjamin kualitas dan mutu daging yang dijual. Kepala Bidang…

Selasa, 25 September 2018 14:38

Giliran Jadi Saksi, Keterangan Amelia Berbelit

TARAKAN - Sidang terdakwa kasus sabu 1,08 kg yang diduga melibatkan seorang wanita yaitu Lia Lusiana…

Selasa, 25 September 2018 14:36

Pembahasan KUA PPAS APBD-P Terlambat

TARAKAN– Draf Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk…

Selasa, 25 September 2018 14:32

Arief Yakin Sofian Tuntaskan Amanah

MUNDURNYA Khaerudin Arief Hidayat dari jabatannya sebagai Wakil Wali Kota Tarakan, menimbulkan pertanyaan…

Selasa, 25 September 2018 14:11

Nekat Mencuri, Tak Sadar Wajah Terekam

TARAKAN – Aksi pencurian yang dilakukan pria berinisial OS (22) pada 13 September lalu cukup lihai…

Selasa, 25 September 2018 14:09

Kabur ke Tarakan, Pelaku Penganiyaan di Bontang Tertangkap

TARAKAN – Tim gabungan dari unit Jatanras Polres Tarakan dan Polres Bontang mengamankan tiga orang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .