MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 16 Maret 2018 10:16
245 Bal Rombengan Segera Dimusnahkan
BARANG BUKTI: 245 bal pakaian bekas yang diamankan Satreskrim Polres Bulungan ini rencananya akan dilimpahkan ke Bea Cukai untuk kemudian dimusnahkan. DOK/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Barang ilegal jenis rombengan atau pakaian bekas hasil sitaan Satreskrim Polres Bulungan pada akhir Desember 2016 lalu di wilayah perairan Kuala I, Kecamatan Tanjung Palas akan dilimpahkan ke Bea Cukai untuk dilakukan pemusnahan.

Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kasatreskrim Polres Bulungan AKP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, dalam proses pemusnahan tersebut pihaknya saat ini tengah menyiapkan administrasi pelimpahan barang bukti yang diperkirakan mencapai 245 bal.

“Bulan ini pelimpahan ke Bea Cukai akan kami lakukan. Cuma sekarang masih mengurus administrasi pelimpahannya dulu,” ungkap Gede kepada Radar Kaltara melalui WhatsApp pribadinya, kemarin (15/3).

Dikatakan juga, dasar pelimpahan ini menurutnya menjadi salah satu prosedur pihak kepolisian dalam hal penanganan kasus. Mengingat, selama proses penyelidikan pihaknya telah secara bertahap melakukan upaya pengungkapan tentang pelaku utama dari pemilik rombengan itu. “Ini di samping upaya kami dalam mempercepat kasus agar segera selesai. Sebab, saat ini masih banyak kasus-kasus lain yang harus kami tangani,” ujarnya.

Lanjutnya, sejauh ini permasalahan rombengan yang berisi pakaian dan sepatu bekas itu memang menjadi perhatian serius pihaknya. Oleh karenanya, dalam kurun waktu sekira dua tahun ini pihaknya terus menggali secara dalam tentang penyelundupan barang itu.

“Kami sedari juga begitu besar dampak bilamana saat ini ratusan bal barang ilegal ini lolos. Bagaimana nasib perekonomian di Bulungan,” katanya.

Gede berharap, dengan langkah yang telah dilakukannya hingga kini, ke depan tak ada lagi kasus serupa yang terjadi. Tentunya, tindakan hukum bakal diberlakukan jika ada masyarakat yang terbukti melanggar.

“Di sini kami bertindak berdasarkan undang-undang. Untuk itu, jika kasus serupa terjadi. Maka, tak segan kami akan menindaknya,” tegasnya.

Hanya, tambahnya, mengaca dari kasus yang ada. Diharapkan masyarakat dapat dijadikan pelajaran. Sebab, ancaman masuk ke jeruji besi bisa saja diberlakukan. Tak hanya pada penyelundupan barang ilegal. Melainkan, kasus lain yang dianggap melanggar pasal dan undang-undang yang berlaku. “Ini negara hukum. Jadi, bilamana itu terbukti melanggar, ancaman bakal menanti,” jelasnya.

Di sisi lain, Gede berharap selama pelaksanaan proses administrasi tak ada kendala yang berarti. Sehingga secara bertahap kasus dapat terselesaikan. Untuk itu, pihaknya memastikan bakal serius dalam menyiapkan segala administrasinya. “Mudahan nanti setelah selesai tak ada masalah lagi. Andaipun ada yang belum lengkap mudahan tak cukup waktu lama untuk kami benahi,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan bal karung berisi ribuan pakaian bekas dan sepatu bekas asal Malaysia disita. Yang mana barang ilegal itu diangkut menggunakan kapal kayu dengan nama lambung Handayani 14 yang menurut awak kapal, berasal dari Sei Nyamuk, Sebatik, Nunukan. Dan kapal itu diamankan lantaran saat dimintai surat-surat dokumennya tak dapat menunjukkan.

Alhasil, keempat awak kapal berinisial LD (32), warga Wakatobi, Sulawesi Tenggara yang juga bertindak nakhoda, KH (30), warga Sungai Pancang, Sebatik, Nunukan, LL (30) warga Sungai Nyamuk, Nunukan dan Bud (27), warga Sungai Nyamuk kala itu langsung diamankan di Reskrim Polres Bulungan sebagai saksi.

Sedangkan, mengenai modus penyelundupan barang bekas dari Malaysia itu, pelaku usaha atau importir memerintahkan orang lain dalam mengambil barang dari Tawau Malaysia ke Indonesia, melewati Sebatik. (omg/eza)


BACA JUGA

Senin, 24 September 2018 21:15

Formasi Dokter Spesialis Terancam Minim Pelamar

TANJUNG SELOR – Pada Peneriman Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini di lingkungan Pemerintah…

Senin, 24 September 2018 21:14

BBM Langka di Ibu Kota

TANJUNG SELOR - Antrean panjang dan kerap kosongnya stok bahan bakar minyak (BBM) di Tanjung Selor masih…

Senin, 24 September 2018 14:03

Tujuh Bulan Caleg Tebar Pesona

TANJUNG SELOR – Tahapan kampanye resmi dimulai kemarin (23/9). Kurang lebih tujuh bulan, calon…

Senin, 24 September 2018 14:01

Penduduk Bertambah 242.258 Jiwa

TANJUNG SELOR - Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi…

Senin, 24 September 2018 13:59

SPBU 24 Jam, Stok BBM Tak Ada

TANJUNG SELOR - Sejak beberapa pekan terakhir, antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum…

Senin, 24 September 2018 13:57

Empat Proyek Multiyears Dikebut

TANJUNG SELOR - Pengerjaan delapan paket proyek Pemkab Bulungan yang skema pengerjaannya dengan sistem…

Senin, 24 September 2018 13:55

Waspada Pembobolan Rumah

TANJUNG SELOR – Tingkat kriminalitas di Bumi Tenguyun semakin hari kian memprihatinkan. Seiring…

Senin, 24 September 2018 13:51

Terancam Dipecat, Oknum ASN terlibat Judi

TANJUNG SELOR – Nahas, salah seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah…

Senin, 24 September 2018 11:48

Tersedia Rp 1,5 Miliar untuk Perbaikan Jalan

TANJUNG SELOR – Sempat menjadi tanda tanya besar terkait tidak adanya kejelasan kelanjutan perbaikan…

Senin, 24 September 2018 11:11

MOMEN HARU KEPULANGAN JEMAAH HAJI

TANJUNG SELOR – Seluruh jamaah haji asal Bulungan akhirnya kembali menginjakkan kakinya di Bumi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .