MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 16 Maret 2018 10:16
245 Bal Rombengan Segera Dimusnahkan
BARANG BUKTI: 245 bal pakaian bekas yang diamankan Satreskrim Polres Bulungan ini rencananya akan dilimpahkan ke Bea Cukai untuk kemudian dimusnahkan. DOK/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Barang ilegal jenis rombengan atau pakaian bekas hasil sitaan Satreskrim Polres Bulungan pada akhir Desember 2016 lalu di wilayah perairan Kuala I, Kecamatan Tanjung Palas akan dilimpahkan ke Bea Cukai untuk dilakukan pemusnahan.

Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kasatreskrim Polres Bulungan AKP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, dalam proses pemusnahan tersebut pihaknya saat ini tengah menyiapkan administrasi pelimpahan barang bukti yang diperkirakan mencapai 245 bal.

“Bulan ini pelimpahan ke Bea Cukai akan kami lakukan. Cuma sekarang masih mengurus administrasi pelimpahannya dulu,” ungkap Gede kepada Radar Kaltara melalui WhatsApp pribadinya, kemarin (15/3).

Dikatakan juga, dasar pelimpahan ini menurutnya menjadi salah satu prosedur pihak kepolisian dalam hal penanganan kasus. Mengingat, selama proses penyelidikan pihaknya telah secara bertahap melakukan upaya pengungkapan tentang pelaku utama dari pemilik rombengan itu. “Ini di samping upaya kami dalam mempercepat kasus agar segera selesai. Sebab, saat ini masih banyak kasus-kasus lain yang harus kami tangani,” ujarnya.

Lanjutnya, sejauh ini permasalahan rombengan yang berisi pakaian dan sepatu bekas itu memang menjadi perhatian serius pihaknya. Oleh karenanya, dalam kurun waktu sekira dua tahun ini pihaknya terus menggali secara dalam tentang penyelundupan barang itu.

“Kami sedari juga begitu besar dampak bilamana saat ini ratusan bal barang ilegal ini lolos. Bagaimana nasib perekonomian di Bulungan,” katanya.

Gede berharap, dengan langkah yang telah dilakukannya hingga kini, ke depan tak ada lagi kasus serupa yang terjadi. Tentunya, tindakan hukum bakal diberlakukan jika ada masyarakat yang terbukti melanggar.

“Di sini kami bertindak berdasarkan undang-undang. Untuk itu, jika kasus serupa terjadi. Maka, tak segan kami akan menindaknya,” tegasnya.

Hanya, tambahnya, mengaca dari kasus yang ada. Diharapkan masyarakat dapat dijadikan pelajaran. Sebab, ancaman masuk ke jeruji besi bisa saja diberlakukan. Tak hanya pada penyelundupan barang ilegal. Melainkan, kasus lain yang dianggap melanggar pasal dan undang-undang yang berlaku. “Ini negara hukum. Jadi, bilamana itu terbukti melanggar, ancaman bakal menanti,” jelasnya.

Di sisi lain, Gede berharap selama pelaksanaan proses administrasi tak ada kendala yang berarti. Sehingga secara bertahap kasus dapat terselesaikan. Untuk itu, pihaknya memastikan bakal serius dalam menyiapkan segala administrasinya. “Mudahan nanti setelah selesai tak ada masalah lagi. Andaipun ada yang belum lengkap mudahan tak cukup waktu lama untuk kami benahi,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan bal karung berisi ribuan pakaian bekas dan sepatu bekas asal Malaysia disita. Yang mana barang ilegal itu diangkut menggunakan kapal kayu dengan nama lambung Handayani 14 yang menurut awak kapal, berasal dari Sei Nyamuk, Sebatik, Nunukan. Dan kapal itu diamankan lantaran saat dimintai surat-surat dokumennya tak dapat menunjukkan.

Alhasil, keempat awak kapal berinisial LD (32), warga Wakatobi, Sulawesi Tenggara yang juga bertindak nakhoda, KH (30), warga Sungai Pancang, Sebatik, Nunukan, LL (30) warga Sungai Nyamuk, Nunukan dan Bud (27), warga Sungai Nyamuk kala itu langsung diamankan di Reskrim Polres Bulungan sebagai saksi.

Sedangkan, mengenai modus penyelundupan barang bekas dari Malaysia itu, pelaku usaha atau importir memerintahkan orang lain dalam mengambil barang dari Tawau Malaysia ke Indonesia, melewati Sebatik. (omg/eza)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 20:53

Sabu Seberat 1 Kg Berakhir di Toilet

TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) lakukan…

Senin, 16 Juli 2018 20:52

Baru Parpol Ini Daftarkan Calegnya

TANJUNG SELOR – Waktu pendaftaran bakal calon Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan…

Senin, 16 Juli 2018 16:11

Terkena Demam Piala Dunia Petugas KPU Pakai Baju Timnas

Nuansa piala dunia di tahun ini ternyata tak hanya menyita perhatian khalayak umum. Pada pendaftaran…

Senin, 16 Juli 2018 16:08

Pembangunan Gedung Metrologi Capai 30 Persen

TANJUNG SELOR - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop…

Senin, 16 Juli 2018 16:07

Pemkab Utang Program ke Pusat

TANJUNG SELOR – Peralihan kewenangan Dinas Kehutanan (Dishut) dari kabupaten/kota ke provinsi…

Senin, 16 Juli 2018 16:06

NAH KENAPA INI? Perusahaan Enggan Lapor TKA

TANJUNG SELOR - Sepanjang tahun ini Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bulungan…

Senin, 16 Juli 2018 16:04

Tak Disiplin, Sanksi Tegas Menunggu ASN

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Irianto Lambrie berjanji tidak akan mentolelir…

Senin, 16 Juli 2018 09:08

Nakhoda Harapan Baru Terancam Lima Tahun Penjara

TANJUNG SELOR – Setelah menetapkan tersangka terhadap nakhoda Speedboat (SB) Harapan Baru berinisial…

Senin, 16 Juli 2018 09:07

Warga Krayan Swadaya Perbaiki Pipa PDAM

TANJUNG SELOR - Kerusakan parah instalasi pipa besi pendistribusian air bersih Pa Rumpai di Kecamatan…

Senin, 16 Juli 2018 09:06

BAHAYA..!! Pulau Ini Kekurangan Sumber Air Baku

TANJUNG SELOR - Kecamatan Bunyu hingga saat ini masih sangat kesulitan air baku untuk diolah menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .