MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Maret 2018 12:10
Kasus Lahan Menguap, Pejabat Was-Was
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN - Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Tarakan terus menyelidiki dugaan korupsi pengadaan lahan pada 2015 yang melibatkan dua pejabat teras di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan.

Siapakah dua pejabat itu? Baru-baru ini, Radar Tarakan  mendapatkan informasi jika lahan yang dimaksud kini berdiri bangunan Kantor Kelurahan Karang Balik, Kecamatan Tarakan Barat.

Pejabat Pemkot pun was-was dengan dugaan korupsi yang merugikan negara kurang lebih Rp 2 miliar pada 2015 itu. Sekretaris Kota (Sekkot) Tarakan, Firmananur yang merupakan mantan Asisten Bidang Administrasi Umum Setkot Tarakan ini, hanya mengatakan bahwa yang dia ketahui hanyalah adanya sejumlah pegawai yang dipanggil untuk dimintai keterangan oleh kepolisian. “Kalau yang itu (dugaan kasus korupsi lahan) kan memang ada. Pemeriksaan itu kan pasti masih berjalan. Tapi saya tidak tahu kalau sampai 23 orang, tapi ada beberapa PNS,” ungkap Firmananur.

Saat disinggung, lokasi mana yang dimaksud, Firmannur menegaskan jika dirinya tidak mengetahui lahan di lokasi mana. “Saya nggak tahu itu. Tanyakan yang ke lain saja yang lebih tahu,” singkatnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tarakan, Arbain mengaku jika tidak mengetahui sama sekali proses pengadaan lahan tersebut. Bahkan, ia menjelaskan dirinya baru tahu dari media cetak. “Saya tahunya saat baca di koran. Tapi saya tidak tahu itu persisnya di mana. Di koran pun juga tidak menjelaskan itu di mana,” kata Arbain saat ditemui di kantornya.

Saat disinggung kembali, apakah dari 23 orang yang dipanggil Unit Tipikor termasuk dirinya? Arbain menegaskan jika dirinya tidak pernah dipanggil kepolisian untuk dimintai keterangan terkait kasus lahan ini.  Apalagi, pengadaan lahan pada 2015 lalu. “Saya saja belum menjabat sebagai Kepala DP2KA atau sekarang sekarang BPKAD,” ucapnya.

Selain itu, Kepala Bappeda Tarakan Eddy Suriansyah yang coba dikonfirmasi akan hal ini, enggan berkomentar. Karena menurutnya, kasus ini bukan ranahnya. “Oh, itu bukan ranah kami, itu Inspektorat. itu bukan ranah Bappeda,” singkatnya, sambil meninggalkan gedung  BPKAD.

Sementara itu, kami pun kembali mencoba menghubungi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Hendry Arfandi. Namun, ternyata sedang melakukan dinas ke luar daerah. Termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat dan para asistennya. “Bapak lagi keluar,” ucap fronte office saat ditemui.  (eru/lim)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:37

ITCC Kirim 34 Pelajar Kaltara ke Tiongkok

TARAKAN - Kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Ya, pepatah ini kerap kali menjadi tolok ukur seorang…

Jumat, 21 September 2018 11:35

Minim Anggaran, Cuma Periksa Kotoran

TARAKAN - Tiga ekor beruang madu di dua kandang besi di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 11:33

Dorong Peningkatan Vokasi

PENYEDIAAN lapangan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang dimiliki masih menimbulkan pertanyaan,…

Jumat, 21 September 2018 11:32

Hujan Lebat, Distribusi PDAM Belum Normal

TARAKAN – Meski beberapa hari ini hujan lebat, pendistribusian air Perusahaan Daerah Air Minum…

Jumat, 21 September 2018 10:52

200 Orang Asing Kerja di Kaltara

TARAKAN - Pengawasan orang asing atau warga negara asing (WNA) di Kota Tarakan saat ini melibatkan berbagai…

Jumat, 21 September 2018 10:51

Penantian Bertahun-tahun Akhirnya Terjawab

TARAKAN – Bertahun-tahun menantikan perbaikan, akhirnya jembatan di Gang Tudai RT 17, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 10:46

Desember, XC Race dan Jambore Sepeda

TARAKAN – Persiapan pelaksanaan XC race dan jambore sepeda terus berjalan, yang terbaru kini sudah…

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .