MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Maret 2018 12:04
Orang Tua Urunan Bayar Gaji Guru Honorer
TERDAMPAK BOSDA: Gaji sejumlah tenaga honorer di SDN 1 Nunukan dibayarkan melalui sumbangan sukarela para orang tua siswa. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Gaji guru honorer di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Nunukan tak dapat ditalangi dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) yang tak kunjung cair. Komite sekolah berencana menggalang keikhlasan para orang tua murid mengumpulkan dana guna membayar jasa guru honorer.

Beberapa saat lalu sempat diberlakukan iuran dengan nominal Rp 40 ribu untuk satu orang tua murid. Itu juga dilakukan atas keikhlasan orang tua murid. Jika ada yang tak sanggup membayar tidak dipermasalahkan.

Namun, tak disangka ada seorang orang tua murid di SDN 1 Negeri Nunukan yang inisiatif memberikan dana sebesar Rp 32 juta untuk membayar gaji guru honorer di akhir 2017 lalu. “Ya, alhamdulillah dengan dana tersebut, jagi guru honorer untuk tiga triwulan ke depan tahun ini insyaallah aman. Sementara untuk triwulan terakhir di tahun 2017 sudah terbayarkan,” ungkap Ketua Komite SDN 1 Nunukan, Kadri yang enggan menyebutkan nama orang tua murid itu, Selasa (13/3).

Pengumpulan dana iuran sebesar Rp 40 ribu yang awalnya sudah terlanjur terlaksana pun akhirnya dikembalikan ke orang tua siswa masing-masing yang sempat membayar iuran.

Karena permasalahan yang sama berlanjut, maka para orang tua siswa kembali menyiapkan pembayaran iuran yang bertujuan membayar gaji guru honorer. “Jadi semua orang tua siswa sepakat jika nanti kembali seperti itu, mereka bersedia kembali melakukan pembayaran iuran bagi yang mampu dan mau, namun dengan syarat guru honorer yang mengajar bisa lebih giat lagi menjadi pahlawan tanpa jasa murid SDN 1 Nunukan,” beber Kadri.

Terpisah, kepala SDN 1 Nunukan Rahman yang dikonfirmasi hal tersebut pun membenarkannya. Pihaknya hanya memfasilitasi pihak komite mencari solusi atas permasalahan yang ada. Dalam hal ini pihaknya juga tidak bisa memaksakan keadaan pemerintah yang sedang kekurangan anggaran yang berdampak pada dana Bosda.

Adanya keberadaan komite memang diakuinya membantu pihak sekolah.  Ada 21 orang tenaga honorer termasuk guru pengajar yang hanya mengharapkan gaji dari dana Bosda. “Kalau dana BOS sebenarnya ada, tapi kan dari dana BOS pegawai honorer hanya mendapatkan Rp 300 ribu saja. Jika ada dana Bosda bertambah Rp 526 Ribu, tapi dana Bosda tidak cair, jadi hanya bisa digaji menggunakan dana BOS saja,” tutur Rahman.

Di luar daripada itu, pihak sekolah tidak pernah memungut biaya apapun kepada orang tua siswa. Jika ada permasalahan seperti tidak adanya dana yang harus dibayarkan kepada guru honorer, pihak komite yang nantinya akan mencari solusi.  “Jadi kalau untuk permasalahan itu, itu wewenangnya komite, tidak ada sangkut pautnya dengan sekolah. Sekali lagi kami hanya memfasilitasi,” terang Rahman. (raw/lim)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…

Selasa, 19 Maret 2019 11:00

Minta Segera Lunasi Utang Petani

NUNUKAN – Harga tanda buah segar (TBS) kelapa sawit masih…

Selasa, 19 Maret 2019 10:44

Terkendala SDM, Banyak Warga Tak Membayar Retribusi

NUNUKAN – Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nunukan belum maksimal…

Selasa, 19 Maret 2019 10:43

Administrasi Nelayan Ribet Banget, Begini Reaksi Nelayan

NUNUKAN – Para nelayan di Sebatik mengeluhkan proses administrasi atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*