MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Maret 2018 12:02
Rumput Laut Ganggu Pengamanan
PADAT: Bentangan rumput laut yang berada di perairan Nunukan-Sebatik mengganggu pelayaran. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, RUMPUT laut merupakan komoditas unggulan Kabupaten Nunukan. Sebagian besar warganya bertani rumput laut. Di sisi lain muncul persoalan baru. Sebab, perairan yang berbatasan langsung dengan Malaysia hingga muara Nunukan dipadati bentangan rumput laut.

Kondisi itu membuat aktivitas pelayaranan terganggu. Alur navigasi kapal berukuran besar menjadi sempit. Bahkan kapal perang Republik Indonesia yang bakal mengisi bahan bakar minyak (BBM) untuk patroli kesulitan melintas lantaran banyaknya bentangan rumput laut. “Jadi, hampir seluruh perairan muara Nunukan hingga muara Kayu Mati dipenuhi rumput laut,” ujar Komandan Lanal Nunukan Letkol Laut (P) Ari Aryono, kemarin (13/3).

Untuk itu, ia berharap, melalui dinas terkait dapat mensosialiasikan serta menertibkan batas perairan yang dapat digunakan para petani. Dikarenakan, Pos AL yang berada di Tinabasan sulit berpatroli. “Posisi terdepan di sempadan Indonesia-Malaysia. Speedboat patroli tidak bisa bermanuver dan navigasi cepat jika dalam waktu darurat, karena ancaman bentangan rumput laut,” jelasnya.

Guna mengantisipasi hal tersebut, pihaknya melaksanakan imbauan terhadap petani rumput laut dan pemukat sekira 70 orang di Pos AL Tinabasan. Beberapa poin yang menjadi perhatian di antaranya, para petani rumput laut harus memperhatikan posisi hingga tidak menggangu jalur pelayaran.

Serta, koordinasi antar petani rumput laut bersama pemukat agar tidak saling merugikan. “Agar para nelayan dan petani rumput laut tidak melakukan aktifitas yang sembarangan, yang dapat merusak hasil rumput laut,” tegasnya. (akz/lim)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…

Selasa, 19 Maret 2019 11:00

Minta Segera Lunasi Utang Petani

NUNUKAN – Harga tanda buah segar (TBS) kelapa sawit masih…

Selasa, 19 Maret 2019 10:44

Terkendala SDM, Banyak Warga Tak Membayar Retribusi

NUNUKAN – Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nunukan belum maksimal…

Selasa, 19 Maret 2019 10:43

Administrasi Nelayan Ribet Banget, Begini Reaksi Nelayan

NUNUKAN – Para nelayan di Sebatik mengeluhkan proses administrasi atau…

Senin, 18 Maret 2019 10:40

ADUHHH..!! Kualitas Gizi Anak 6-14 Tahun Rendah

NUNUKAN – Tahun 2019, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), kembali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*