MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Maret 2018 11:27
Makin Bebas, Pengecer BBM Harus Ditindak
HARUS DICEGAH: Pengecer BBM yang semakin bebas menjual BBM, seharusnya dilakukan penindakan oleh pemerintah setempat atau aparat hukum. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Pengecer Bahan Bakar Minyak (BBM) saat ini semakin bebas, bahkan pemerintah setempat belum pernah melakukan penindakan. Untuk itu, hal ini perlu segera ditindak untuk mewujudkan BBM satu harga di perbatasan.

Seperti diungkapkan salah seorang pemilik Agen Penyalur Minyak Solar (APMS) Cahaya Soppeng, Hj. Yuliana. Diungkapkannya, untuk penyaluran BBM saat ini telah diawasi. Untuk APMS sendiri hanya menjual BBM kepada sub penyalur yang telah memiliki izin dari Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan. “BBM saat ini disalurkan sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Hj. Yuliana kepada media ini kemarin.

Ia menjelaskan, untuk penyaluran BBM kepada sub penyalur yang memiliki izin dilakukan saat selesai pelayanan umum. Untuk di Sebatik dilakukan pada malam hari. Karena untuk siang hari hanya mengisi BBM untuk kendaraan roda dua dan empat.

Jika ada pelayanan pada malam hari dan dilakukan pengisian BBM ke drum, katanya, penyaluran BBM tersebut bukan untuk pengecer, melainkan untuk sub penyalur resmi. “Untuk APMS di Sebatik tiap hari masyarakat antre dan alhamdulillah semua terlayani dengan baik,” ujarnya.

Lanjut dia, untuk penyaluran BBM dengan baik seharusnya yang harus dibenahi adalah pengecer BBM. Karena saat ini telah ada sub penyalur resmi. Sehingga masyarakat tidak sulit lagi untuk mendapatkan BBM. Jika habis di APMS, masyarakat dapat membeli di sub penyalur dengan harga yang tidak jauh berbeda.

Selain itu, untuk menerapkan BBM satu harga di perbatasan maka pengecer harus ditertibkan terlebih dahulu. Karena jika masih ada yang menjual di pengecer, maka BBM tidak dapat dikatakan satu harga, melainkan banyak harga. “Saya menginginkan penjualan BBM dilakukan sesuai aturan, jadi tidak ada lagi BBM dijual bebas,” tambahnya.

Sementara, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) 1 Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan Muktar SH mengatakan, upaya yang telah dilakukan Pemkab Nunukan untuk mengatasi penjualan BBM eceran telah ada. Namun, penjulan BBM di pengecer tetap masih terjadi hingga saat ini. “Pemkab Nunukan telah menyurati APMS yang ada, jangan ada yang menjual BBM ke pengecer,” kata Muktar.

Namun hal tersebut tidak dapat terlaksana dengan baik. Karena masih banyak cara yang dilakukan oleh para pengecer untuk mendapatkan BBM di APMS. Adanya antre panjang di APMS, dipastikan bukan masyarakat umum melainkan pengecer. “Selanjutnya akan diupayakan lagi, agar di APMS ini tidak bebas menjual BBM. Jadi perlu dilihat siapa yang sering mengambil BBM di APMS dan perlu dilakukan pendataan,” ujarnya. (nal/ash)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:00

Anggaran Dipangkas, Satpol PP Jadi “Macan Ompong”

NUNUKAN – KinerjaSatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nunukan sebagai penegak peraturan daerah…

Jumat, 21 September 2018 10:57

Manfaatkan Belanja Alat Dapur

NUNUKAN – Kalender Islam 10 Muharam kemarin dijadikan momen unik oleh sebagian ibu-ibu di Nunukan,…

Jumat, 21 September 2018 10:56

Setelah DCT Ditetapkan, Pertarungan Dimulai

NUNUKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan telah menetapkan 302 calon anggota Dewan Perwakilan…

Jumat, 21 September 2018 10:55

Minggu, Rombongan Asal Nunukan Tiba

JAMAAH haji asal Nunukan yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 11 embarkasi haji Balikpapan,…

Jumat, 21 September 2018 10:54

Tak ada Formasi Bagi K2

NUNUKAN – Honorer kategori dua (K2) harus berkecil hati. Sebab, dari pengumunan formasi Calon…

Kamis, 20 September 2018 13:04

Alasan Anggaran, RS Tak Dioperasikan

PELAYANAN Kesehatan di 11 kecamatan yang berada di wilayah tiga di antaranya, Kecamatan Sebuku, Sembakung,…

Kamis, 20 September 2018 12:46

Jembatan Rp 7,5 Miliar Mulai Dikerjakan

NUNUKAN – Setelah menanti 13 tahun lamanya, jembatan permukiman warga di rukun tetangga (RT) 10,…

Kamis, 20 September 2018 12:28

Ketahuan Mencuri, Pemuda Divonis Penjara Satu Tahun

NUNUKAN – Terdakwa Jamal, pemuda berusia 18 tahun dengan perkara pencurian akhirnya menjalani…

Kamis, 20 September 2018 12:26

Tak Ditahan, HM Wajib Lapor

NUNUKAN – HM, seorang pendidik dari salah satu Sekolah Menengas Pertama (SMP) di Nunukan yang…

Kamis, 20 September 2018 12:20

Pencarian Ditutup, Rini Azhara Belum Ditemukan

NUNUKAN – Tim SAR gabungan belum juga menemukan sosok Rini Azhara (7) yang hilang di pasar malam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .