MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Maret 2018 11:27
Makin Bebas, Pengecer BBM Harus Ditindak
HARUS DICEGAH: Pengecer BBM yang semakin bebas menjual BBM, seharusnya dilakukan penindakan oleh pemerintah setempat atau aparat hukum. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Pengecer Bahan Bakar Minyak (BBM) saat ini semakin bebas, bahkan pemerintah setempat belum pernah melakukan penindakan. Untuk itu, hal ini perlu segera ditindak untuk mewujudkan BBM satu harga di perbatasan.

Seperti diungkapkan salah seorang pemilik Agen Penyalur Minyak Solar (APMS) Cahaya Soppeng, Hj. Yuliana. Diungkapkannya, untuk penyaluran BBM saat ini telah diawasi. Untuk APMS sendiri hanya menjual BBM kepada sub penyalur yang telah memiliki izin dari Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan. “BBM saat ini disalurkan sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Hj. Yuliana kepada media ini kemarin.

Ia menjelaskan, untuk penyaluran BBM kepada sub penyalur yang memiliki izin dilakukan saat selesai pelayanan umum. Untuk di Sebatik dilakukan pada malam hari. Karena untuk siang hari hanya mengisi BBM untuk kendaraan roda dua dan empat.

Jika ada pelayanan pada malam hari dan dilakukan pengisian BBM ke drum, katanya, penyaluran BBM tersebut bukan untuk pengecer, melainkan untuk sub penyalur resmi. “Untuk APMS di Sebatik tiap hari masyarakat antre dan alhamdulillah semua terlayani dengan baik,” ujarnya.

Lanjut dia, untuk penyaluran BBM dengan baik seharusnya yang harus dibenahi adalah pengecer BBM. Karena saat ini telah ada sub penyalur resmi. Sehingga masyarakat tidak sulit lagi untuk mendapatkan BBM. Jika habis di APMS, masyarakat dapat membeli di sub penyalur dengan harga yang tidak jauh berbeda.

Selain itu, untuk menerapkan BBM satu harga di perbatasan maka pengecer harus ditertibkan terlebih dahulu. Karena jika masih ada yang menjual di pengecer, maka BBM tidak dapat dikatakan satu harga, melainkan banyak harga. “Saya menginginkan penjualan BBM dilakukan sesuai aturan, jadi tidak ada lagi BBM dijual bebas,” tambahnya.

Sementara, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) 1 Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan Muktar SH mengatakan, upaya yang telah dilakukan Pemkab Nunukan untuk mengatasi penjualan BBM eceran telah ada. Namun, penjulan BBM di pengecer tetap masih terjadi hingga saat ini. “Pemkab Nunukan telah menyurati APMS yang ada, jangan ada yang menjual BBM ke pengecer,” kata Muktar.

Namun hal tersebut tidak dapat terlaksana dengan baik. Karena masih banyak cara yang dilakukan oleh para pengecer untuk mendapatkan BBM di APMS. Adanya antre panjang di APMS, dipastikan bukan masyarakat umum melainkan pengecer. “Selanjutnya akan diupayakan lagi, agar di APMS ini tidak bebas menjual BBM. Jadi perlu dilihat siapa yang sering mengambil BBM di APMS dan perlu dilakukan pendataan,” ujarnya. (nal/ash)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 12:02

Dua Bulan Tangkapan, 3 Kg Sabu Dilarutkan

NUNUKAN – Hampir 3 kilogram (kg) sabu-sabu dimusnahkan di Kantor Polisi Resor (Polres) Nunukan,…

Jumat, 20 Juli 2018 11:47

Gedung UKM Centre Dipertanyakan

NUNUKAN – Keberadaan gedung UKM Centre di Jalan Bahari, Kelurahan Nunukan Utara, kini mulai menjadi…

Jumat, 20 Juli 2018 11:45

Warga Penderita Gangguan Jiwa Masih Terlantar

NUNUKAN – Sempat berkurang, penderita gangguan jiwa kembali terlihat berkeliaran di tempat umum.…

Jumat, 20 Juli 2018 11:45

PLTMG Mansapa Segera Dibangun

PEMATANGAN lahan telah selesai dikerjakan. Unit-unit bangunan kantor Pembangkit Listrik Tenaga Mesin…

Jumat, 20 Juli 2018 11:34

Tak Lengkap, Parpol Tetap Mengajukan DCS

NUNUKAN - Pengajuan Daftar Calon Sementara (DCS) resmi ditutup Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan tepat…

Kamis, 19 Juli 2018 11:18

KPK Tegur Syarat Pemberian TTP ASN

NUNUKAN – Pemberian Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:04

Pastikan Normal Pertengahan Agustus

NUNUKAN – Masyarakat Nunukan khususnya warga daerah Nunukan Selatan serta Nunukan Timur mempertanyakan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:03

TKI di Wilayah Sabah Dinilai Tersiksa

NUNUKAN – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia sebagai pahlawan devisa kerap kurang mendapatkan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:01

Rutin Pemeliharaan, Listrik PLN Mulai Tahan Banting

NUNUKAN – Sedikit perubahan memang diperlihatkan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Nunukan…

Rabu, 18 Juli 2018 23:32

Perpindahan Pelabuhan Perlu Kajian

NUNUKAN – Perpindahan pelabuhan speedboat dari Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .