MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Maret 2018 11:27
Makin Bebas, Pengecer BBM Harus Ditindak
HARUS DICEGAH: Pengecer BBM yang semakin bebas menjual BBM, seharusnya dilakukan penindakan oleh pemerintah setempat atau aparat hukum. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Pengecer Bahan Bakar Minyak (BBM) saat ini semakin bebas, bahkan pemerintah setempat belum pernah melakukan penindakan. Untuk itu, hal ini perlu segera ditindak untuk mewujudkan BBM satu harga di perbatasan.

Seperti diungkapkan salah seorang pemilik Agen Penyalur Minyak Solar (APMS) Cahaya Soppeng, Hj. Yuliana. Diungkapkannya, untuk penyaluran BBM saat ini telah diawasi. Untuk APMS sendiri hanya menjual BBM kepada sub penyalur yang telah memiliki izin dari Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan. “BBM saat ini disalurkan sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Hj. Yuliana kepada media ini kemarin.

Ia menjelaskan, untuk penyaluran BBM kepada sub penyalur yang memiliki izin dilakukan saat selesai pelayanan umum. Untuk di Sebatik dilakukan pada malam hari. Karena untuk siang hari hanya mengisi BBM untuk kendaraan roda dua dan empat.

Jika ada pelayanan pada malam hari dan dilakukan pengisian BBM ke drum, katanya, penyaluran BBM tersebut bukan untuk pengecer, melainkan untuk sub penyalur resmi. “Untuk APMS di Sebatik tiap hari masyarakat antre dan alhamdulillah semua terlayani dengan baik,” ujarnya.

Lanjut dia, untuk penyaluran BBM dengan baik seharusnya yang harus dibenahi adalah pengecer BBM. Karena saat ini telah ada sub penyalur resmi. Sehingga masyarakat tidak sulit lagi untuk mendapatkan BBM. Jika habis di APMS, masyarakat dapat membeli di sub penyalur dengan harga yang tidak jauh berbeda.

Selain itu, untuk menerapkan BBM satu harga di perbatasan maka pengecer harus ditertibkan terlebih dahulu. Karena jika masih ada yang menjual di pengecer, maka BBM tidak dapat dikatakan satu harga, melainkan banyak harga. “Saya menginginkan penjualan BBM dilakukan sesuai aturan, jadi tidak ada lagi BBM dijual bebas,” tambahnya.

Sementara, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) 1 Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan Muktar SH mengatakan, upaya yang telah dilakukan Pemkab Nunukan untuk mengatasi penjualan BBM eceran telah ada. Namun, penjulan BBM di pengecer tetap masih terjadi hingga saat ini. “Pemkab Nunukan telah menyurati APMS yang ada, jangan ada yang menjual BBM ke pengecer,” kata Muktar.

Namun hal tersebut tidak dapat terlaksana dengan baik. Karena masih banyak cara yang dilakukan oleh para pengecer untuk mendapatkan BBM di APMS. Adanya antre panjang di APMS, dipastikan bukan masyarakat umum melainkan pengecer. “Selanjutnya akan diupayakan lagi, agar di APMS ini tidak bebas menjual BBM. Jadi perlu dilihat siapa yang sering mengambil BBM di APMS dan perlu dilakukan pendataan,” ujarnya. (nal/ash)


BACA JUGA

Minggu, 22 April 2018 12:12

Kapal Berbendera Vietnam Dipaksa Sandar di Pelabuhan Tunon Taka

NUNUKAN - Kapal asal Vietnam dipaksa bersandar di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. Kapal yang memiliki…

Sabtu, 21 April 2018 10:26

Warga Harus Segera Pindah

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dalam waktu dekat, akan segera membersihkan area…

Sabtu, 21 April 2018 10:14

Persoalan Lawas, Dideportasi Bukan TKI Resmi

NUNUKAN – Bekerja di luar negeri masih menjadi magnet tersendiri bagi para Warga Negara Indonesia…

Jumat, 20 April 2018 12:35

Satu Maskapai Melirik, Armada TNI Jadi Alternatif

NUNUKAN – Proses Lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Nunukan-Krayan kini dilirik salah satu maskapai.…

Jumat, 20 April 2018 12:16

Zona Merah, Aset Pemprov Kaltim

NUNUKAN – Warga yang bermukim di  Rukun Tetangga (RT) 14 Jalan Antasari, Kelurahan Nunukan…

Jumat, 20 April 2018 10:11

Data Belum Valid, Gaji Guru Honorer Tertahan

NUNUKAN – Pasca dilakukan uji kompetensi guru pada Februari lalu, hingga saat ini Dinas Pendidikan…

Jumat, 20 April 2018 10:08

Gagal Mengunduh Soal, UNBK Terancam Tidak Terlaksana

Setelah ditinggal lama dan hanya dijabat pelaksana tugas (Plt), kini Balai Pelayanan Penempatan dan…

Kamis, 19 April 2018 15:23

Gara-Gara Ini, UNBK SMP Terancam Batal

NUNUKAN – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang…

Kamis, 19 April 2018 14:50

Rp 1 Miliar Disiapkan untuk Beasiswa

NUNUKAN – Pelajar dan mahasiswa asal Nunukan yang melanjutkan pendidikan di dalam daerah maupun…

Kamis, 19 April 2018 14:40

Kembali Usulkan Anggaran Traffic Light

NUNUKAN -  Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan kembali akan mengusulkan dana pemeliharaan untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .