MANAGED BY:
JUMAT
18 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Maret 2018 11:27
Makin Bebas, Pengecer BBM Harus Ditindak
HARUS DICEGAH: Pengecer BBM yang semakin bebas menjual BBM, seharusnya dilakukan penindakan oleh pemerintah setempat atau aparat hukum. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Pengecer Bahan Bakar Minyak (BBM) saat ini semakin bebas, bahkan pemerintah setempat belum pernah melakukan penindakan. Untuk itu, hal ini perlu segera ditindak untuk mewujudkan BBM satu harga di perbatasan.

Seperti diungkapkan salah seorang pemilik Agen Penyalur Minyak Solar (APMS) Cahaya Soppeng, Hj. Yuliana. Diungkapkannya, untuk penyaluran BBM saat ini telah diawasi. Untuk APMS sendiri hanya menjual BBM kepada sub penyalur yang telah memiliki izin dari Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan. “BBM saat ini disalurkan sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Hj. Yuliana kepada media ini kemarin.

Ia menjelaskan, untuk penyaluran BBM kepada sub penyalur yang memiliki izin dilakukan saat selesai pelayanan umum. Untuk di Sebatik dilakukan pada malam hari. Karena untuk siang hari hanya mengisi BBM untuk kendaraan roda dua dan empat.

Jika ada pelayanan pada malam hari dan dilakukan pengisian BBM ke drum, katanya, penyaluran BBM tersebut bukan untuk pengecer, melainkan untuk sub penyalur resmi. “Untuk APMS di Sebatik tiap hari masyarakat antre dan alhamdulillah semua terlayani dengan baik,” ujarnya.

Lanjut dia, untuk penyaluran BBM dengan baik seharusnya yang harus dibenahi adalah pengecer BBM. Karena saat ini telah ada sub penyalur resmi. Sehingga masyarakat tidak sulit lagi untuk mendapatkan BBM. Jika habis di APMS, masyarakat dapat membeli di sub penyalur dengan harga yang tidak jauh berbeda.

Selain itu, untuk menerapkan BBM satu harga di perbatasan maka pengecer harus ditertibkan terlebih dahulu. Karena jika masih ada yang menjual di pengecer, maka BBM tidak dapat dikatakan satu harga, melainkan banyak harga. “Saya menginginkan penjualan BBM dilakukan sesuai aturan, jadi tidak ada lagi BBM dijual bebas,” tambahnya.

Sementara, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) 1 Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan Muktar SH mengatakan, upaya yang telah dilakukan Pemkab Nunukan untuk mengatasi penjualan BBM eceran telah ada. Namun, penjulan BBM di pengecer tetap masih terjadi hingga saat ini. “Pemkab Nunukan telah menyurati APMS yang ada, jangan ada yang menjual BBM ke pengecer,” kata Muktar.

Namun hal tersebut tidak dapat terlaksana dengan baik. Karena masih banyak cara yang dilakukan oleh para pengecer untuk mendapatkan BBM di APMS. Adanya antre panjang di APMS, dipastikan bukan masyarakat umum melainkan pengecer. “Selanjutnya akan diupayakan lagi, agar di APMS ini tidak bebas menjual BBM. Jadi perlu dilihat siapa yang sering mengambil BBM di APMS dan perlu dilakukan pendataan,” ujarnya. (nal/ash)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…

Rabu, 16 Januari 2019 11:56

RSUD Tambah Tiga Dokter Spesialis

NUNUKAN – Tingkatkan pelayanan pada penanganan medis, Rumah Sakit Umum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*