MANAGED BY:
SENIN
16 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Maret 2018 11:45
Perintis Subsidi APBN Terbang Perdana
SUBSIDI APBN: Penerbangan perdana maskapai Susi Air caravan C208B dengan kapasitas 12 orang dengan tujuan Tarakan menuju Long Bawan. YUSTINA LUMBAA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Penerbangan subsidi perintis yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akhirnya terbang perdana dari Tarakan menuju Long Bawan, kemarin (12/3). Dengan menggunakan salah satu maskapai swasta, penerbangan subsidi ini akan menempuh sepuluh rute daerah-daerah terpencil. “Hari ini memang perdana, dan kami harapkan sampai akhir tahun untuk menempuh daerah-daerah yang terpencil,” kata Elfi Amir, Kepala Bandara Juwata Tarakan.

Dengan adanya penerbangan perintis ini, mobilisasi dari daerah-daerah dari Tarakan maupun ke tempat yang lain dapat terakomodir. Penerbangan dari Tarakan ke Long Bawan dilakukan dalam empat kali dalam seminggu. “Ini ada yang dilakukan empat kali dalam seminggu ada yang hanya dua kali saja ada juga yang sekali saja,” ungkapnya.

Total subsidi yang diberikan pada 2.070 penerbangan. Sementara Tarakan-Long Bawan ada 184 penerbangan selama setahun. Tipe pesawat yang digunakan yakni caravan C208B dengan kapasitas 12 orang. “Hari ini penerbangan perdana, seat full, seluruhnya terpakai,” ungkapnya.

Untuk harga tiket, seluruhnya ditentukan pemerintah, sehingga otomatis harga yang diberlakukan lebih murah. Masyarakat diharapkan memantau agar tidak ada kenaikan harga. “Harganya memang ratusan ribu saja, jadi harga sudah ditetapkan Menteri Perhubungan,” tuturnya.

Penerbangan ini sendiri bukanlah peralihan dari Mission Aviation Fellowship (MAF), karena memang berbeda. Sedangkan penerbangan ini penerbangan komersial bertarif.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Tarakan Hamid Amren mengatakan beberapa waktu lalu masyarakat yang berada di wilayah pedalaman dan perbatasan mengalami kesulitan akses. Dengan adanya pembukaan rute baru yang disubsidi pemerintah, akan sangat membantu. “Memang ada yang hanya sekali seminggu terbangnya, jadi kami harap pemerintah provinsi mensubsidi satu kali agar tidak seminggu sekali,” ujarnya.

Jika dilakukan sekali seminggu sendiri menurutnya memang akan membuat masyarakat mengeluarkan biaya yang cukup lumayan. Karena rata-rata orang berangkat yakni tiga hingga empat hari, jika menunggu sampai seminggu maka akan berpikir dan lebih cemas. Bahkan biaya selama di luar daerah akan cukup banyak dikeluarkan. “Jika frekuensi penerbangan ada dua kali dalam seminggu, maka akan lebih menguntungkan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Distrik Manager Susi Air Tarakan Daniel Dwi Ananta mengatakan harga tiket memang sudah ditetapkan sehingga tidak ada kenaikan karena diambil dari APBN. Penerbangan ini memang diperuntukkan untuk semua orang, hanya saja pihaknya memprioritaskan warga yang berada atau berdomisili di pedalaman dan perbatasan. “Ini kan subsidi yang diperuntukkan untuk mereka yang berada di pedalaman dan perbatasan. Jadi yang diutamakan memang mereka,” tuturnya.

Pihaknya sendiri memang tidak membatasi penumpang, tetapi karena masyarakat yang ingin ke pedalaman dan perbatasan cukup banyak. Untuk penerbangan perintis ini, pihaknya menyiapkan 3 pesawat karavan C208B kapasitas 12 seat. (*/naa/lim)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 16:19

Arkanata Akram Menjadi Saksi Sportivitas Pecinta Sepakbola

Menyaksikan Final Piala Dunia Rusia 2018 asyiknya dengan nonton bareng (nobar). Seperti kemeriahan nobar…

Senin, 16 Juli 2018 16:17

BNNP Berharap Gedung Rehabilitasi Dihibahkan

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara berharap gedung rehabilitasi pengguna…

Senin, 16 Juli 2018 16:16

Pura-Pura Miskin Tidak Diterima

Jalur keluarga miskin (gakin) dengan kuota minimal 50 persen, dengan maskimal tidak terbatas dimanfaatkan…

Senin, 16 Juli 2018 16:15

Manipulasi SKTM, Tindak Tim Verifikasi

PENGGUNAAN surat keterangan tidak mampu (SKTM) oleh masyarakat yang tergolong mampu, membuat sistem…

Senin, 16 Juli 2018 16:13

Selamatkan Diri, Lempar Anak Lewat Jendela

TARAKAN - Apa pun pasti akan dilakukan seorang ibu saat mendapati buah hatinya dalam bahaya. Begitu…

Senin, 16 Juli 2018 09:14

Negosiasi Berjam-jam, Pelantikan FPI Batal

TARAKAN – Ratusan personel dari TNI dan Polri, Sabtu (14/7) melakukan pengamanan di terminal Bandara…

Senin, 16 Juli 2018 09:13

Pemkot Sampaikan Permintaan Maaf

Pemkot Sampaikan Permintaan Maaf KEDATANGAN Wakil Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) di Kota Tarakan,…

Senin, 16 Juli 2018 09:12

Wisata Asyik ke Embung Geomembran

SELAIN menawarkan banyak wisata budaya, masih ada satu wisata yang enggak kalah menarik dan wajib banget…

Senin, 16 Juli 2018 09:10

Jalan Gunung Selatan Jadi Lokasi TPS

TARAKAN– Jalan Gunung Selatan yang sebenarnya merupakan “paru-paru” bagi Bumi Paguntaka…

Senin, 16 Juli 2018 08:57

INGAT..!! Beras Sachet untuk Masyarakat Kecil

PENDISTRIBUSIAN beras sachet dari Perum Bulog telah tersebar di sebagian wilayah Jawa, sebagai uji coba.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .