MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Maret 2018 11:44
Dua Guru Abaikan Edaran BKN

Masih Menjabat Struktural di Lingkungan Pemkab Nunukan

DIPINDAHKAN: Pemkab Nunukan kembali melakukan mutasi sejumlah ASN telah digeser dan menduduki jabatan baru. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, kembali melakukan mutasi. Posisi jabatan yang dilantik di antaranya administrator, pengawas dan fungsional. Namun mutasi kali ini, masih ada guru yang menjabat di struktural.

Berdasarkan surat keputusan Bupati Nunukan, nomor 188.45/353/III/2018 tentang pengangkatan dan pemberhentian PNS, dalam dan dari jabatan administrator dan jabatan pengawas di lingkungan Pemkab Nunukan. Pada lampiran surat tersebut ada 68 PNS yang dimutasi.

Dalam keputusan itu, ternyata masih ditemukan guru menjabat struktural, yakni  Asnawi, SE yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Pelayanan Informasi dan Hubungan Media pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Nunukan. Mutasi kali ini, dia dipercayakan menjabat sebagai Kepala Seksi Kesenian dan Tenaga Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan.

Sama halnya dengan Rahcmansyah, S.Kom merupakan seorang guru yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Administrasi dan Kewilayahan pada Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan. Dan dimutasi menjabat Kepala Sub Bagian Umum, Aset dan Kepegawaian pada Disdikbud Nunukan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan, Sabri, ST. M.Si mengatakan ada 242 ASN yang dimutasi kali ini. Termasuk dua guru yang sebelumnya menjabat di luar dari Disdikbud Nunukan, yang telah dikembalikan.

“Semua guru yang menjabat di struktural telah dikembalikan lagi ke rumpunnya,” kata Sabri kepada media ini kemarin.

Menurutnya, ASN yang menjabat di struktural dari fungsional bisa saja menjabat strukrual, jika memang karirnya berkembang dikemudian hari. Saat ini keduanya hanya sebatas menjabat sebagai kepala seksi atau kepala sub bagian. Selanjutnya sudah dapat dimutasi kembali dengan posisi yang seharusnya.

Lebih lanjut Sabri menjelaskan, ASN yang dimaksud telah masuk ke level pimpinan tinggi, tentu akan bisa menjabat posisi lainnya. Namun tetap harus mengikuti prosedur yang ada yakni melalui uji kompetensi. Seperti halnya guru menjabat di struktural, selanjutnya dapat mendapat jabatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain.

“Bisa saja dimutasi kembali, setelah dari Disdikbud pindah ke OPD lainnya,” ujarnya.

Padahal, keputusan mutasi itu bertentangan dengan surat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Seperti diketahui kedua guru tersebut sebelumnya mengajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) yang diambil alih oleh  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Harusnya menjadi pejabat di provinsi. Namun dalam kenyataanya, kedua pejabat tersebut masih berada di lingkungan Pemkab Nunukan.

Dalam surat BKN dengan menindaklanjuti permasalahan dalam pengalihan PNS sebagai dampak pada UU nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah. Lalu Kepala BKN mengeluarkan surat nomor K.26-30/V.113-2/99 pada 16 November 2016 lalu yang bersifat penting.

Pada surat tersebut poin tiga huruf j, bagi PNS yang berdasarkan peratuan kepala BKN wajib dialihkan, tetapi tidak bersedia dialihkan, maka PPK pada instansi asal, wajib melakukan pemeriksaan sesuai peraturan perundang-undangan, untuk kemudian dijatuhi hukuman disiplin, dan fotokopi keputusan penjatuhan hukuman disiplin harus disampaikan kepada BKN. Hukuman yang dimaksud adalah salah satu jenis hukuman disiplin tingkat berat.  (nal/nri)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 15:40

Ratusan Berkas Belum Diterima

NUNUKAN – Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS), telah ditutup secara daring (online).…

Rabu, 17 Oktober 2018 15:38

Seleksi CPNS Siap Diselenggarakan di Nunukan

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan merencanakan lokasi pelaksanaan tes calon pegawai negeri…

Rabu, 17 Oktober 2018 15:35

Sabu 7 Kilogram Berakhir di Toilet

NUNUKAN – Polres Nunukan kembali melakukan pemusnahan barang bukti narkotika golongan satu jenis…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:58

Derita Kanker Paru-Paru Stadium 4, Pesan ke Bawahan Jaga Kesehatan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan kembali berduka. Di tengah perjuangan untuk memberikan pelayanan…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:40

Bawaslu Panggil BKPSDM

NUNUKAN – Pasca tersiar kabar adanya aparatur sipil negara (ASN) di lingkungkan Pemerintah Kabupaten…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:38

DPRD Sarankan Ubah Regulasi

NUNUKAN – Sembilan bahan pokok (sembako) dari Tawau, Malaysia semakin sulit masuk ke Nunukan.…

Selasa, 16 Oktober 2018 16:22

Pengusaha Masih Pilih Sembako Malaysia

NUNUKAN – Para pengusaha yang selama ini melakukan aktivitas perdagangan sembilan bahan pokok…

Selasa, 16 Oktober 2018 15:21

Tabung Malaysia Belum Siap ‘Pensiun’

NUNUKAN – Wacana Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid k mewajibkan aparatur sipil negara (ASN)…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:35

Ekspor Rokok ke Filipina Berjalan Mulus

NUNUKAN – Perdagangan ekspor rokok dari Nunukan ke Tawi-Tawi berjalan mulus. Bahkan aktivitas…

Selasa, 16 Oktober 2018 13:33

Warga Pesisir Diterpa Isu Reklamasi

NUNUKAN – Warga pesisir di rukun tetangga (RT) 12, Kelurahan Nunukan Timur kembali resah. Informasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .