MANAGED BY:
SENIN
16 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Maret 2018 11:44
Dua Guru Abaikan Edaran BKN

Masih Menjabat Struktural di Lingkungan Pemkab Nunukan

DIPINDAHKAN: Pemkab Nunukan kembali melakukan mutasi sejumlah ASN telah digeser dan menduduki jabatan baru. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, kembali melakukan mutasi. Posisi jabatan yang dilantik di antaranya administrator, pengawas dan fungsional. Namun mutasi kali ini, masih ada guru yang menjabat di struktural.

Berdasarkan surat keputusan Bupati Nunukan, nomor 188.45/353/III/2018 tentang pengangkatan dan pemberhentian PNS, dalam dan dari jabatan administrator dan jabatan pengawas di lingkungan Pemkab Nunukan. Pada lampiran surat tersebut ada 68 PNS yang dimutasi.

Dalam keputusan itu, ternyata masih ditemukan guru menjabat struktural, yakni  Asnawi, SE yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Pelayanan Informasi dan Hubungan Media pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Nunukan. Mutasi kali ini, dia dipercayakan menjabat sebagai Kepala Seksi Kesenian dan Tenaga Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan.

Sama halnya dengan Rahcmansyah, S.Kom merupakan seorang guru yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Administrasi dan Kewilayahan pada Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan. Dan dimutasi menjabat Kepala Sub Bagian Umum, Aset dan Kepegawaian pada Disdikbud Nunukan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan, Sabri, ST. M.Si mengatakan ada 242 ASN yang dimutasi kali ini. Termasuk dua guru yang sebelumnya menjabat di luar dari Disdikbud Nunukan, yang telah dikembalikan.

“Semua guru yang menjabat di struktural telah dikembalikan lagi ke rumpunnya,” kata Sabri kepada media ini kemarin.

Menurutnya, ASN yang menjabat di struktural dari fungsional bisa saja menjabat strukrual, jika memang karirnya berkembang dikemudian hari. Saat ini keduanya hanya sebatas menjabat sebagai kepala seksi atau kepala sub bagian. Selanjutnya sudah dapat dimutasi kembali dengan posisi yang seharusnya.

Lebih lanjut Sabri menjelaskan, ASN yang dimaksud telah masuk ke level pimpinan tinggi, tentu akan bisa menjabat posisi lainnya. Namun tetap harus mengikuti prosedur yang ada yakni melalui uji kompetensi. Seperti halnya guru menjabat di struktural, selanjutnya dapat mendapat jabatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain.

“Bisa saja dimutasi kembali, setelah dari Disdikbud pindah ke OPD lainnya,” ujarnya.

Padahal, keputusan mutasi itu bertentangan dengan surat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Seperti diketahui kedua guru tersebut sebelumnya mengajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) yang diambil alih oleh  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Harusnya menjadi pejabat di provinsi. Namun dalam kenyataanya, kedua pejabat tersebut masih berada di lingkungan Pemkab Nunukan.

Dalam surat BKN dengan menindaklanjuti permasalahan dalam pengalihan PNS sebagai dampak pada UU nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah. Lalu Kepala BKN mengeluarkan surat nomor K.26-30/V.113-2/99 pada 16 November 2016 lalu yang bersifat penting.

Pada surat tersebut poin tiga huruf j, bagi PNS yang berdasarkan peratuan kepala BKN wajib dialihkan, tetapi tidak bersedia dialihkan, maka PPK pada instansi asal, wajib melakukan pemeriksaan sesuai peraturan perundang-undangan, untuk kemudian dijatuhi hukuman disiplin, dan fotokopi keputusan penjatuhan hukuman disiplin harus disampaikan kepada BKN. Hukuman yang dimaksud adalah salah satu jenis hukuman disiplin tingkat berat.  (nal/nri)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 16:03

Pemerintah Rencana Siapkan Bangunan Baru

NUNUKAN – Pembagian lapak jualan di Pasar Tradisional Terpadu Liem Hie Djung, tidak semua diterima…

Senin, 16 Juli 2018 16:02

AC Isi Kotak Permen dengan Sabu

NUNUKAN – Salah seorang pria paruh baya diamankan pihak kepolisian setelah diketahui memiliki…

Senin, 16 Juli 2018 16:01

Soroti Kinerja Aparat

NUNUKAN – Selain menyoroti kondisi listrik di Kabupaten Nunukan, Aliansi Mahasiswa Pembela Rakyat…

Senin, 16 Juli 2018 09:00

Nakhoda Laka Speedboat DPO Sabu

NUNUKAN – Nakhoda kecelakaan laut speeboat di perairan Sebatik beberapa waktu lalu yakni Olong…

Senin, 16 Juli 2018 08:58

ANJING BIKIN RESAH..!! Satpol PP Terkendala Alat Tangkap

NUNUKAN – Keluhan masyarakat mengenai keberadaan anjing liar yang menggangu pengguna jalan tampaknya…

Minggu, 15 Juli 2018 15:25

Tak Tertolong karena Tidak Ada Biaya Operasi

M. Raffa, balita tanpa lubang anus yang lahir pada Kamis (5/7) lalu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)…

Minggu, 15 Juli 2018 15:24

Diduga Bawa Barang Ini, Satu Kapal Ditahan

NUNUKAN – Salah satu kapal bermuatan sembilan bahan pokok (sembako) yang diduga ilegal, diamankan…

Minggu, 15 Juli 2018 15:15

Pedagang Enggan Menempati Kios

NUNUKAN – Para pedagang yang mendapatkan tempat di pasar Tradisional Terpadu Liem Hie Djung, tidak…

Minggu, 15 Juli 2018 15:14

Fasilitas Pemerintah Kurang Dimanfaatkan

NUNUKAN – Jalur ilegal yang sering digunakan masyarakat masuk maupun keluar ke Tawau, Malaysia…

Minggu, 15 Juli 2018 15:13

Abaikan Sementara Penindakan Hukum

NUNUKAN – Ketidaktahuan masyarakat terhadap dampak narkotika dan obat berbahaya (Narkoba) menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .