MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Maret 2018 11:44
Dua Guru Abaikan Edaran BKN

Masih Menjabat Struktural di Lingkungan Pemkab Nunukan

DIPINDAHKAN: Pemkab Nunukan kembali melakukan mutasi sejumlah ASN telah digeser dan menduduki jabatan baru. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, kembali melakukan mutasi. Posisi jabatan yang dilantik di antaranya administrator, pengawas dan fungsional. Namun mutasi kali ini, masih ada guru yang menjabat di struktural.

Berdasarkan surat keputusan Bupati Nunukan, nomor 188.45/353/III/2018 tentang pengangkatan dan pemberhentian PNS, dalam dan dari jabatan administrator dan jabatan pengawas di lingkungan Pemkab Nunukan. Pada lampiran surat tersebut ada 68 PNS yang dimutasi.

Dalam keputusan itu, ternyata masih ditemukan guru menjabat struktural, yakni  Asnawi, SE yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Pelayanan Informasi dan Hubungan Media pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Nunukan. Mutasi kali ini, dia dipercayakan menjabat sebagai Kepala Seksi Kesenian dan Tenaga Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan.

Sama halnya dengan Rahcmansyah, S.Kom merupakan seorang guru yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Administrasi dan Kewilayahan pada Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan. Dan dimutasi menjabat Kepala Sub Bagian Umum, Aset dan Kepegawaian pada Disdikbud Nunukan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan, Sabri, ST. M.Si mengatakan ada 242 ASN yang dimutasi kali ini. Termasuk dua guru yang sebelumnya menjabat di luar dari Disdikbud Nunukan, yang telah dikembalikan.

“Semua guru yang menjabat di struktural telah dikembalikan lagi ke rumpunnya,” kata Sabri kepada media ini kemarin.

Menurutnya, ASN yang menjabat di struktural dari fungsional bisa saja menjabat strukrual, jika memang karirnya berkembang dikemudian hari. Saat ini keduanya hanya sebatas menjabat sebagai kepala seksi atau kepala sub bagian. Selanjutnya sudah dapat dimutasi kembali dengan posisi yang seharusnya.

Lebih lanjut Sabri menjelaskan, ASN yang dimaksud telah masuk ke level pimpinan tinggi, tentu akan bisa menjabat posisi lainnya. Namun tetap harus mengikuti prosedur yang ada yakni melalui uji kompetensi. Seperti halnya guru menjabat di struktural, selanjutnya dapat mendapat jabatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain.

“Bisa saja dimutasi kembali, setelah dari Disdikbud pindah ke OPD lainnya,” ujarnya.

Padahal, keputusan mutasi itu bertentangan dengan surat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Seperti diketahui kedua guru tersebut sebelumnya mengajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) yang diambil alih oleh  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Harusnya menjadi pejabat di provinsi. Namun dalam kenyataanya, kedua pejabat tersebut masih berada di lingkungan Pemkab Nunukan.

Dalam surat BKN dengan menindaklanjuti permasalahan dalam pengalihan PNS sebagai dampak pada UU nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah. Lalu Kepala BKN mengeluarkan surat nomor K.26-30/V.113-2/99 pada 16 November 2016 lalu yang bersifat penting.

Pada surat tersebut poin tiga huruf j, bagi PNS yang berdasarkan peratuan kepala BKN wajib dialihkan, tetapi tidak bersedia dialihkan, maka PPK pada instansi asal, wajib melakukan pemeriksaan sesuai peraturan perundang-undangan, untuk kemudian dijatuhi hukuman disiplin, dan fotokopi keputusan penjatuhan hukuman disiplin harus disampaikan kepada BKN. Hukuman yang dimaksud adalah salah satu jenis hukuman disiplin tingkat berat.  (nal/nri)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Mei 2018 08:46

Warga di Sini Jadi Incaran Buaya dan Ular Sembakung

NUNUKAN – Warga di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung membutuhkan perhatian dari pemerintah. Sebab…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:44

Layanan Belum Memenuhi Keinginan Masyarakat

NUNUKAN – Sistem birokrasi dalam tubuh pemerintah, masih banyak yang dikeluhkan oleh masyarakat.…

Jumat, 18 Mei 2018 12:38

Defisit, Pembangunan Sulit Terlaksana

NUNUKAN - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Nunukan…

Jumat, 18 Mei 2018 12:13

Pengecer Gas Melon Ilegal Segera Ditangani Tim Satgas

NUNUKAN – Persoalan gas melon 3 kilogram (kg) di wilayah perbatasan belum berakhir. Sampai saat…

Jumat, 18 Mei 2018 12:08

Calon Anggota Legislatif Dilarang Kampanye

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan telah menyampaikan larangan kampanye melalui…

Jumat, 18 Mei 2018 12:06

Pencuri Handphone di Jok Motor Dibekuk

NUNUKAN – Salah seorang pelaku pencurian sejumlah handphone yang diletakkan di kantong serta jok…

Jumat, 18 Mei 2018 12:04

Terjadi Gangguan, Maskapai Ini Gagal Terbang Perdana

NUNUKAN – Maskapai Aviastar yang ditetapkan sebagai pememang lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA)…

Kamis, 17 Mei 2018 11:17

Temukan Barang Terlarang di Lapas

NUNUKAN – Tak ingin kejadian kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Depok, beberapa waktu…

Rabu, 16 Mei 2018 11:38

ANJING LIAR MENGGILA..!! Korban Gigitan Bertambah, Penindakan Stagnan

NUNUKAN — Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nunukan dr. Ika Bihandayani tak menampik…

Rabu, 16 Mei 2018 11:24

Stok Blangko Cukup, Server Gangguan

NUNUKAN — Pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP kembali terganggu. Server…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .