MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Maret 2018 11:44
Dua Guru Abaikan Edaran BKN

Masih Menjabat Struktural di Lingkungan Pemkab Nunukan

DIPINDAHKAN: Pemkab Nunukan kembali melakukan mutasi sejumlah ASN telah digeser dan menduduki jabatan baru. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, kembali melakukan mutasi. Posisi jabatan yang dilantik di antaranya administrator, pengawas dan fungsional. Namun mutasi kali ini, masih ada guru yang menjabat di struktural.

Berdasarkan surat keputusan Bupati Nunukan, nomor 188.45/353/III/2018 tentang pengangkatan dan pemberhentian PNS, dalam dan dari jabatan administrator dan jabatan pengawas di lingkungan Pemkab Nunukan. Pada lampiran surat tersebut ada 68 PNS yang dimutasi.

Dalam keputusan itu, ternyata masih ditemukan guru menjabat struktural, yakni  Asnawi, SE yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Pelayanan Informasi dan Hubungan Media pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Nunukan. Mutasi kali ini, dia dipercayakan menjabat sebagai Kepala Seksi Kesenian dan Tenaga Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan.

Sama halnya dengan Rahcmansyah, S.Kom merupakan seorang guru yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Administrasi dan Kewilayahan pada Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan. Dan dimutasi menjabat Kepala Sub Bagian Umum, Aset dan Kepegawaian pada Disdikbud Nunukan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan, Sabri, ST. M.Si mengatakan ada 242 ASN yang dimutasi kali ini. Termasuk dua guru yang sebelumnya menjabat di luar dari Disdikbud Nunukan, yang telah dikembalikan.

“Semua guru yang menjabat di struktural telah dikembalikan lagi ke rumpunnya,” kata Sabri kepada media ini kemarin.

Menurutnya, ASN yang menjabat di struktural dari fungsional bisa saja menjabat strukrual, jika memang karirnya berkembang dikemudian hari. Saat ini keduanya hanya sebatas menjabat sebagai kepala seksi atau kepala sub bagian. Selanjutnya sudah dapat dimutasi kembali dengan posisi yang seharusnya.

Lebih lanjut Sabri menjelaskan, ASN yang dimaksud telah masuk ke level pimpinan tinggi, tentu akan bisa menjabat posisi lainnya. Namun tetap harus mengikuti prosedur yang ada yakni melalui uji kompetensi. Seperti halnya guru menjabat di struktural, selanjutnya dapat mendapat jabatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain.

“Bisa saja dimutasi kembali, setelah dari Disdikbud pindah ke OPD lainnya,” ujarnya.

Padahal, keputusan mutasi itu bertentangan dengan surat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Seperti diketahui kedua guru tersebut sebelumnya mengajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) yang diambil alih oleh  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara). Harusnya menjadi pejabat di provinsi. Namun dalam kenyataanya, kedua pejabat tersebut masih berada di lingkungan Pemkab Nunukan.

Dalam surat BKN dengan menindaklanjuti permasalahan dalam pengalihan PNS sebagai dampak pada UU nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah. Lalu Kepala BKN mengeluarkan surat nomor K.26-30/V.113-2/99 pada 16 November 2016 lalu yang bersifat penting.

Pada surat tersebut poin tiga huruf j, bagi PNS yang berdasarkan peratuan kepala BKN wajib dialihkan, tetapi tidak bersedia dialihkan, maka PPK pada instansi asal, wajib melakukan pemeriksaan sesuai peraturan perundang-undangan, untuk kemudian dijatuhi hukuman disiplin, dan fotokopi keputusan penjatuhan hukuman disiplin harus disampaikan kepada BKN. Hukuman yang dimaksud adalah salah satu jenis hukuman disiplin tingkat berat.  (nal/nri)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:56

Perdana, 63 Ton Menuju Korea Selatan

NUNUKAN – Budidaya rumput laut yang menjadi unggulan masyarakat Nunukan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*