MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Maret 2018 11:30
Kasus 2015, Dua Pejabat Teras Terseret
INT.

PROKAL.CO, TARAKAN – Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Tarakan menyelidiki dugaan korupsi pengadaan lahan pada 2015 yang melibatkan dua pejabat teras di lingkungan Pemkot Tarakan.

AKP Choirul Yusuf saat dikonfirmasi Senin (12/3) kemarin mengungkapkan bahwa penyelidikan dilakukan sejak 2017 lalu. “Kasus ini berawal dari laporan masyarakat, sehingga dikembangkan dan dilakukan penyelidikan,” tutur pria yang menjabat Kasat Reskrim itu menyampaikan arahan Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit.

Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya diketahui bahwa pengadaan lahan yang akan digunakan untuk fasilitas pemerintah dengan nilai anggaran Rp 2 miliar ini melibatkan pihak ketiga. “Pengadaan lahannya untuk fasilitas pemerintah di Jalan Yos Sudarso. Sementara, kerugian negara yang diduga sekitar Rp 2 miliar lebih untuk pengadaan lahan di bawah 5 hektare,” bebernya.

Choirul sendiri tidak bisa memberikan lebih rinci terkait penggunaan lahan untuk fasilitas pemerintah tersebut. “Nanti kalau sudah penetapan tersangka baru saya beberkan semua, karena sifatnya masih tertutup,” imbuhnya.

Dirinya menuturkan saat ini prosesnya sudah memasuki tahap penyidikan untuk melengkapi administrasi berkas dan saksi-saksi terkait dengan kasus ini. “Ada dua orang atau lebih oknum pegawai negeri aktif, pejabat di Pemkot Tarakan yang kita duga terlibat, tapi tergantung nanti hasil pemeriksaan,” ujarnya.

Pria dengan balok emas tiga di pundaknya ini menuturkan bahwa kasusnya nanti rencananya akan digelar di Polda Kaltim untuk penetapan tersangka. Namun dari penyidik Unit Tipikor Polres Tarakan masih memeriksa saksi-saksi, di antaranya juga PNS yang ada di lingkungan Pemkot Tarakan dan terkait dengan pengadaan maupun pembebasan lahan. “Saksi sudah sekitar 23 orang yang kami periksa, dari PNS dan pihak terkait lainnya, termasuk saksi ahli. Tapi, nanti kami hanya mengusulkan siapa tersangkanya, buktinya ini, temuannya ini dan berdasarkan bukti yang ada kurangnya apa, nanti akan dibahas saat digelar di Polda Kaltim itu,” ungkap perwira pangkat balok tiga ini.

Dirinya memperkirakan pada Maret ini penyidik sudah membawa administrasi penyidikan ke Polda Kaltim untuk kepentinga gelar perkara.

“Kami gelar di Polda karena sebagai bentuk pengawasan dalam penentuan tersangka, kan Polda yang laporan langsung ke Mabes Polri terkait penggunaan anggaran maupun tindak lanjutnya untuk kegiatan penyidik di jajaran. Jangan sampai nanti di Polres ada oknum yang hanya bermain, apalagi kasus korupsi kan pasti berkaitan dengan pejabat dan oknum PNS,” imbuhnya. (jnr/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:26

PLN Kaltimra Cek Kondisi PLTU, Ini yang Ditemukan

TANJUNG SELOR - Guna mendapatkan informasi mengenai pemadaman bergilir yang…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:25

KPU Diserang, Satu Demonstran Ditembak

TANJUNG SELOR – Massa tiba-tiba menyerbu kantor Komisi Pemilihan Umum…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:23

Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Pemilu

TANJUNG SELOR - Ribuan personel siap dikerahkan guna mengamankan pelaksanaan…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:22

Tak Netral, ASN Dapat Dipidanakan

TANJUNG SELOR – Menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Sekretaris Provinsi (Sekprov)…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:21

Dua Bus Damri Akan Dikomersilkan

TANJUNG SELOR – Jika sesuai rencana, dalam waktu dekat ini…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:25

Mampu Jadi Penopang Ekonomi Indonesia

TANJUNG SELOR - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:23

SOA Barang Masih Proses Lelang

TANJUNG SELOR - Subsidi ongkos angkut (SOA) barang yang diprogramkan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:23

Kaltara Miliki Prospek Pengembangan Transportasi Darat

Sejak 22 Februari 2019, Tri Wijono Djati resmi mengepalai jabatan …

Sabtu, 23 Maret 2019 10:22

Caleg Stres, RSD Siapkan Dokter Kejiwaan

TANJUNG SELOR - Meskipun di beberapa rumah sakit (RS) di…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:19

Tak Disiplin, Diskualifikasi Menanti

TANJUNG SELOR - Sebanyak 453 calon pegawai negeri sipil (CPNS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*