MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Maret 2018 11:16
Koral Tajam Ganggu Pengendara
TAJAM: Batu koral di Gang Capu, RT 18, Kelurahan Pamusian muncul di permukaan jalan. Foto diabadikan Senin (12/3). LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Infrastruktur yang efektif menuntun aktivitas berjalan dengan lancar. Namun bagaimana jika akses jalan bermasalah dan sering dikeluhkan warga? Begitu pula yang dirasakan warga RT 18, Kelurahan Pamusian ini.

Ketua RT 18, Kelurahan Pamusian, Meme Goran mengatakan, 2015 silam, Gang Caku mendapat bantuan semenisasi sepanjang 250 meter dengan lebar sekiranya tiga meter. Namun permukaan semenisasi terkikis dan batu koral muncul di permukaan.

Tak jarang warganya pun menanyakan kapan akan ada perbaikan jalan lagi. Apalagi kebanyakan anak-anak yang berjalan kaki jatuh karena tersandung batu. Ia mengatakan, batuan koral ini cukup membahayakan apalagi fisiknya yang tajam.

“Dahulu kita dapat bantuan dari partai, tapi batunya sudah naik semua. Warga juga bilang, Bu RT batu-batunya keluar semua, tajam,” tuturnya saat ditemui Radar Tarakan, Senin (12/3).

Sebenarnya tidak hanya di Gang Caku saja, melainkan ada beberapa titik jalan di gang lainnya yang mulai rusak. Namun di beberapa titik, warga inisiatif tambal sulam jalan yang berlubang. Sebab jika terus dibiarkan, lambat laun kerusakan jalan semakin parah.

“Ada juga jalan berlubang tapi warga saja yang tambal sulam sendiri,” lanjutnya.

Selain itu, penyiringan parit di beberapa lingkungan RT 18 pun belum terlaksana. Karena aliran air dari pegunungan cukup deras apalagi saat hujan, tanah pun perlahan amblas. Warga setempat pun khawatir, parit akan melebar, justru jalan semakin sempit. Dengan inisiatif, pada pertengahan 2017 warga setempat swadaya melakukan penyiringan sepanjang 80 meter.

“Kata warga di situ, kita swadaya saja. Jadi mereka beli semen sendiri, yang amblas kena air warga timbun batu dan disemenisasi,” terangnya.

Apalagi di gang-gang rumah warga nampak padat, sehingga keberadaan parit sangat berperan untuk saluran pembuangan akhir. Untungnya, lingkungan RT 18 ini tidak banjir.

Besar harapan warga agar ke depannya semenisasi jalan dapat diperbaiki. Sehingga tak ada lagi warga yang bertanya-tanya mengenai perbaikan jalan rusak yang tak kunjung dibenahi.

“Iya semogalah jalanannya diperbaiki, itu saja semenisasi dan penyiringan,” harapnya. (*/one)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:27

Kapolda: Jangan Bagi Berita Enggak Jelas Sumbernya

TARAKAN – Menjelang pelaksanaan pemungutan suara pada pemilihan legislatif dan…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:16

Akun FB Dipolisikan, Iwan Sebut Kritikan

TANJUNG SELOR - Sahabat Irianto Lambire melaporkan akun media sosial…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:14

Curi Motor Teman Sendiri

TARAKAN – Nekat membawa kabur motor teman sendiri, wanita berinisial…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:14

Pencuri Spesialis Waktu Subuh Dibekuk Polisi

TARAKAN – Anggota reskrim di Kepolisian Kawasan Sektor Pelabuhan (KSKP)…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:12

Jalan Terbelah, Pengendara Resah

TARAKAN - Terlihat ada jalan nyaris terbelah 2 di Jalan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:38

“Aldy Melawan Kejahatan Tingkat Tinggi”

TARAKAN – “Iyaaa mamiku.” Diakhiri dengan emoji penuh cinta. Itulah…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:34

Pemadaman Bergilir, RSUD Tarakan Paling Terdampak

TARAKAN – Selama pemadaman listrik bergilir diberlakukan  keluhan tidak hanya…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:32

Tanpa Izin Edar, Produk Beku Disita

TARAKAN – Penindakan terhadap produk beku di salah satu gedung…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:27

Divonis Mati, Dua Terpidana Sabu 4 Kg Banding

TARAKAN- Usia divonis hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:15

Berlakukan Satu Arah

TARAKAN - Tingginya tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*