MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Maret 2018 11:14
Gandeng Media, Deklarasikan Anti Hoax
ANTI HOAX: Perwakilan media dan salah satu admin PDKT, Hadi Istanto (tengah batik) saat berfoto bersama usai kegiatan Dek larasi Anti Hoax di Mako Polres Tarakan, Senin (12/3). POLRES UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Deklarasi Anti Hoax dilakukan oleh Polres Tarakan, Senin (12/3) di halaman Mako Polres Tarakan pada pukul 10.30 Wita, deklarasi kali ini menggandeng beberapa media Tarakan dan salah satu admin grup Facebook Peduli Kota Tarakan (PDKT), Hadi Istanto.

Kegiatan Deklarasi Anti Hoax dilakukan sebagai bentuk tanggapan terkait banyaknya, informasi hoax yang selama ini beredar melalui media sosial (medsos), sehingga diharapkan masyarakat melalui peranan media dapat membantu menghentikan penyebaran informasi hoax di medsos.

Kapolres Tarakan, AKBP Dearystone Supit mengatakan, Deklarasi Anti Hoax tidak hanya dilaksanakan di Tarakan saja, hampir di seluruh tempat sudah melaksanakan kegiatan ini, hal ini dilakukan sebagai upaya  memberikan pelajaran ke masyarakat bahwa informasi hoax dapat memicu terjadinya konflik.

“Mungkin bagi sebagian masyarakat menganggap berita hoax itu adalah hal sepele, namun bila lebih dicermati isu hoax ini bisa merusak keutuhan Negara Kesatuan Republlik Indonesia (NKRI),” tuturnya.

Sehingga dirinya meminta masyarakat lebih pro aktif bila mendapatkan informasi yang belum bisa dibuktikan kebenarannya.

“Informasi hoax ini sama dengan narkoba, bila narkoba menghancurkan generasi kita, informasi hoax ini bisa merusak bangsa dan negara, sehingga dapat memecah belah bangsa,” bebernya.

Pria dengan dua bunga melati di pundaknya ini menuturkan bahwa masyarakat harus lebih jeli lagi bila mendapatkan informasi yang kebenarannya masih diragukan.

“Beli kebenarannya tidak bisa dibuktikan, jangan ikut share informasi hoax ini. Selain menimbulkan pro dan kontra, dapat juga menjadi salah satu sumber konflik berbau SARA. Terlebih Tarakan pernah terjadi konflik beberapa tahun lalu, sehingga perlu kita jaga bersama agar kejadian serupa tidak terulang,” ucapnya.

Selain konflik di daerah, informasi hoax ini menurutnya bisa menjadi konflik untuk skala nasional yakni perang saudara, sehingga dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati lagi dalam menggunakan medsos, terlebuh di momen pilkada tahun ini pastinya banyak informasi hoax yang .

“Untuk mengatasi hal ini, Polres Tarakan juga sudah memperkuat fungsi untuk melakukan penyelidikan di bidang cyber, pengawasan informas hoax akan terus kita lakukan,” ujarnya.

Terpisah perwakilan media, Chriss Toffan yang juga menjabat sebagai anggota Bidang Hubungan Antara Lembaga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tarakan mengatakan, pihaknya mendukung dari upaya Polres Tarakan dalam hal memerangi informasi hoax yang beredar selama ini.

“Kami berharap kepada masyarkata Tarakan yang muslim maupun non muslim untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu hoax dan tidak terpengaruh serta menshare berita hoax kepada orang lain,” tuturnya.

Karena menurutnya informasi hoax tersebut dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga masyarakat harus lebih jeli lagi ketika mendapatkan informasi.

“Kami mendukung sepenuhnya upaya Polri dalam memerangi hoax ini,” tuturnya.

Dirinya juga berharap agar aparat penegak hukum, khususnya Polri dapat mengusut tuntas terhadap para aktor yang menyebarkan informasi maupun berita hoax.

“Aktor ini harus diusut tuntaas, agar kita terselamatkan dari pertikaian horizontal karena munculnya adu domba penyebaran kebencian terhadap etnis dan agama tertentu,” ucapnya.

Terpisah Admin PDKT, Hadi Istanto mengatakan,  dari tahun 2012 terbentuknya grup Facebook PDKT hingga 2018 sudah ada 72 member yang tergabung dalam grup yang mewadahi aspirasi masyarakat Tarakan.

“Untuk memerangi informasi hoax yang beredar khususnya di grup PDKT, kami sudah mengubah regulasinya pada tahun 2017, yakni menyaring informasi yang di-share member grub, bila mengandung hoax akan dibatalkan dan dihapus,” tuturnya.

Selain mengawasi posting-an yang di-share member grup, pihaknya juga memantau setiap percakapan yang ada di grub PDKT yang tidak jarang mengandung ujaran kebencian.

“Biasanya ujaran kebencian tersebut kita hapus dulu komentarnya dan memberikan peringatan kepada member tersebut, bila melakukan hal serupa lagi baru akan dikeluarkan dari grup,” tuturnya.

Setidaknya dalam sehari pihaknya harus membatalkan dan menghapus 20 posting-an dari member PDKT yang dianggap mengandung unsur hoax.

“Selain hoax, kami juga menghapus posting-an ujaran kebencian, menyinggung SARA dan pornografi,” pungkasnya.(jnr)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…

Kamis, 20 September 2018 12:56

SK Pemberhentian Sudah Ditandatangani

TARAKAN — Upaya  Wakil Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat untuk bisa lolos sebagai…

Kamis, 20 September 2018 12:44

Beruang Itu Diduga Sakit dan Stres Berat

TIGA ekor beruang madu yang hidup di dua kandang di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan Kampung…

Kamis, 20 September 2018 12:30

922 Gram Sabu Dilarutkan di Air

TARAKAN - Sabu-sabu sebanyak 922,12 gram dimusnahkan pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)…

Kamis, 20 September 2018 12:13

SK Honorer Tunggu Data Valid

TARAKAN - Kejelasan status tenaga honorer saat ini masih terus diperjelas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan…

Kamis, 20 September 2018 12:10

Ditinggal, Rombong PKL Diangkut

TARAKAN - Empat unit rombong milik pedagang kaki lima (PKL) yang berada di depan Taman Berkampung, Kelurahan…

Kamis, 20 September 2018 12:09

Di Samping Jalan Rusak Ada Jurang

TARAKAN – Ketua RT 4, Kelurahan Juata Laut, Amiruddin mengatakan beberapa usulan yang diajukan…

Kamis, 20 September 2018 12:08

Jaringan Bermasalah, Pencetakan E-KTP Terkendala

TARAKAN – Setelah masalah kekurangan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) terselesaikan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .