MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Maret 2018 11:04
Oknum ASN Syahbandar Bunyu Dibekuk

Polisi Sita Puluhan Juta Rupiah Hasil Pungli Penerbitan SPB

HADIRKAN: Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry saat menghadirkan tersangka dan barang bukti pada kegiatan press release kasus OTT yang berhasil diungkap tim Saber Pungli Polres Bulungan. SAMSUL UMARDHANY/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Jajaran Polres Bulungan berhasil mengungkap kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di wilayah kerja Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Syahbandar Bunyu. Pengungkapan tersebut dilakukan dengan operasi tangkap tangan (OTT) di kantor tersebut, Jumat (23/2).

Dalam press release yang langsung dipimpin Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry, kasus tersebut terungkap berkat adanya laporan dari masyarakat kepada Tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Bulungan pada Senin 20 Februari 2018 sekira pukul 09.00 Wita, bahwa adanya dugaan kegiatan pungli di kantor UPP Kelas III Syahbandar Bunyu yang terletak di Jalan Dermaga RT 003, Desa Bunyu Barat, Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan.

“Mendapat laporan tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan di lokasi yang dimaksud,” ujarnya di hadapan awak media di Mapolres Bulungan, Senin (12/3).

Setelah tiga hari dilakukan penyelidikan, tepat 23 Februari sekira pukul 12.20 Wita, Tim Saber Pungli Polres Bulungan pun melakukan penggerebekan atau OTT pada kantor yang diduga tersebut. “Tim menemukan barang bukti, dokumen serta para saksi, bahwa benar pada kantor tersebut terdapat adanya kegiatan pungli,” sebut Kapolres.

Lanjut dikatakannya, pungli tersebut dilakukan untuk penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) pada agen pelayaran PT Bahari Eka Nusantara (BEN) yang dilakukan oleh oknum ASN kantor tersebut, yaitu RSN warga Jalan Kebun Bhakti RT 05, Desa Bunyu Barat.

“Saat itu tertangkap telah menerima dua buah amplop yang masing-masing berisikan uang tunai sebesar Rp 1,4 juta dan Rp 1,8 juta, lalu yang bersangkutan dibawa ke Polres Bulungan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujarnya.

Setelah dilakukan pengembangan, kata dia, pertambahan uang yang diduga hasil pungli RSN mencapai puluhan juta. Dari OTT hari pertama hingga penyelidikan beberapa hari tim kembali mendapatkan uang senilai Rp 850 ribu dalam tas RSN, yang artinya sudah ada sekira Rp 4 juta dugaan hasil punglinya.

“Setelah kami dalami, dilakukan penyitaan terhadap rekening yang bersangkutan dan dicek melalui rekening koran. Kami pelajari transaksi yang ada, kita lakukan pemeriksaan lagi terhadap pelaku, ada sekira Rp 40 juta lebih yang diduga hasil pungli tersebut,” ungkapnya.

Mengapa demikian, kata dia, hingga sampai saat ini yang bersangkutan belum dapat membuktikan uang yang ada di rekening bank miliknya adalah hasil yang sah dari pekerjaannya sebagai seorang PNS. “Sehingga dugaan kuat uang tersebut hasil pungli, di Bank Mandiri ada Rp 32,7 juta dan rekening lain ada Rp 11,5 juta,” sebutnya.

Disinggung sejak kapan kegiatan tersebut dilakukan, dikatakannya, pelaku mulai melakukannya sekitar pertengahan 2017 lalu. Sebab, melihat dari surat penunjukan atau surat keputusan (SK) yang bersangkutan menjadi petugas penerbit SPB keluar pada Mei 2017. “Karena yang bersangkutan juga memiliki sertifikasi sebagai penerbit SPB, jadi ada sekira 10 bulan pungli itu dilakukan oleh pelaku,” ucapnya.

Meski demikian, penyelidikan belum selesai, ini baru permulaan yang disampaikan. Ke depan, pihaknya akan terus mengejar lagi beberapa aset lagi yang ditargetkan untuk disita.

“Tapi, mohon maaf belum bisa kami sebutkan, takut mengganggu penyelidikan kami, jadi ini semua bukanlah hasil akhir, mungkin ada penambahan-penambahan lagi, akan kami informasikan kembali,” sebutnya.

Tak hanya hasil pungli yang dilakukan yang akan terus dikembangkan, namun juga terhadap kemungkinan adanya tersangka lainnya. Untuk itu kata dia, pihaknya akan fokus melakukan penyelidikan.

“Tetap ada arah ke sana (penambahan tersangka, Red), kami berupaya semaksimal mugkin, kami juga intens berkoordinasi dengan JPU, jangan sampai kasus ini ada kendala,” ujarnya.

“Kami yang di lapangan akan terus mengejar perkara ini, kita juga mencari siapa-siapa saja yang bisa dimintai pertanggungjawaban lainnya, dilihat nanti perbuatan melawan hukum apa yang kami temukan dalam penyelidikan kami ke depannya,” sebutnya.

Kasus itu bermoduskan dengan mempercepat penerbitan SPB Tanpa melalui standar operasional prosedur (SOP) sehingga meraup keuntungan uang dari agen kapal.

Terhadap tindakan pelaku, pasal yang disangkakan adalah pasal 11 Undang-Undang (UU) nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberatasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 12 huruf b UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 12B ayat (2) UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 64 KUHP. “Namun perlu kembali diingat, ini belum berakhir. Kami akan terus melakukan penyelidikan,” tegasnya mengakhiri. (sny/eza)


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 20:29

Polda Bidik Kasus Pidana Khusus

TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus)…

Jumat, 17 Agustus 2018 20:24

Bangunan SPN Masih Butuh Miliaran Rupiah

TANJUNG SELOR – Setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau menghibahkan lahan berikut gedung…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:31

Biaya BBNKB 15 Persen Dinilai Memberatkan

TANJUNG SELOR - Penerapan beban Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 15 persen dirasa perlu…

Kamis, 16 Agustus 2018 21:30

BPSK Terima Laporan Dugaan Beredarnya Beras Plastik

TANJUNG SELOR – Laporan adanya dugaan beras plastik yang beredar di pasar tradisional di Ibu Kota…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:24

Setiap Rumah Wajib Kibarkan Bendera

TANJUNG SELOR - Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 tahun yang akan jatuh…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:20

Tak Terima Mutasi Sistem Transaksional

TANJUNG SELOR – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara (Kaltara), Muhammad Ishak…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:18

Berkas Dikembalikan, Dianggap Tidak Lengkap

TANJUNG SELOR – Perkara  kecelakaan laut Speedboat (SB) Harapan Baru beberapa bulan lalu, …

Kamis, 16 Agustus 2018 12:16

Bupati: Disanksi Sesuai Bentuk Pelanggaran

TANJUNG SELOR -   Bupati Bulungan H. Sudjati berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada…

Rabu, 15 Agustus 2018 22:30

Optimistis Bebas Lokalisasi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Program penutupan lokalisasi di Kaltara khususnya Tarakan-Nunukan memang sempat…

Rabu, 15 Agustus 2018 20:39

Usulan CPNS Diminta Terperinci

TANJUNG SELOR – Penetapan waktu pelaksanaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .