MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Maret 2018 10:46
Temukan Telur Aneh, Masyarakat Silakan Lapor
DIPANTAU: Sejak isu telur palsu beredar, pihak DPKP Nunukan telah memantau sejumlah distributor telur ayam. Tampak, salah satu distributor yang disambangi pihak DPKP Nunukan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Keberadaan telur yang diduga palsu kembali meresahkan masyarakat tak terkecuali di Nunukan. Setelah Februari lalu ditemukan dan menjadi viral di media sosial (medsos), Maret ini kembali terjadi. Jenis dan informasinya juga hampir serupa. Kendati demikian, telur yang diduga palsu itu tidak semua masyarakat yang menemukannya.

Telur-telur yang berbeda dari jenis telur ayam ras biasanya itu memiliki cangkang dan ukuran yang berbeda. Bahkan, isi telur berbeda dari telur biasanya. Dari pengamatan media ini, memang tidak menimbulkan bau amis. Termasuk cangkangnya yang sedikit lebih keras dan tebal. Bahkan, kulit tipis yang menutup kuning telur sedikit lebih elastis dibanding dengan biasanya.

“Tidak semua juga yang palsu. Dari 30 butir yang ada, hanya 4 butir yang berbeda. Semuanya sudah dibuka. Hampir sama,” ungkap Hamrin, warga Kelurahan Nunukan Timur kepada media ini.

Kendati demikian, dia tidak berani mengumbarnya ke medsos. Hanya saja, beberapa rekannya yang memintanya. Namun ditolak lantaran belum yakin. “Saya juga bingung mau melaporkan ke mana. Apa lagi telurnya sudah dipecah semua. Jadi, tidak bisa dijadikan barang bukti lagi,” ungkapnya.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan, Alim Bakri mengakui telah mendapatkan informasi mengenai telur ayam yang diduga palsu. Untuk itu, pihaknya mengimbau ke masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan kejanggalan bagi telur yang dibeli.

Sebab, isu yang disampaikan melalui media sosial (medsos) dapat disalahartikan masyarakat. Apa lagi sumbernya tidak jelas. Hanya berdasarkab analisa masyarakat tanpa melakukan uji coba laboratorium.

“Untuk menyatakan telur itu palsu harus melalui lembaga atau pejabat yang berkompeten. Tidk hanya analisis biasa saja. Jadi, masyarakat yang menyebarkan informasi itu harus hati-hati juga. Laporkan saja ke kami, nanti akan kami tindaklanjuti jika mencurigakan,” tegasnya.

Sementara dari pantaunya kepada tiga distributor telur ayam yang di Nunukan semuanya mengaku mengambil telur ayam di Sulawesi Selatan. Tepatnya di Desa Allakkuang dan Tanete, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulsel. “Kalau yang dari Tawau, itu yang belum kami periksa. Karena belum temukan distributornya,” akunya.

Terpisah, alah seorang Distributor telur ayam di Nunukan, Abbas mengaku belum pernah menerima keluhan dari pedagang mengenai hal tersebut. Sebab, selama ini telur yang didatangkan langsung dari peternakan ayam petelur. Dan, pemiliknya memiliki hubungan keluarga. “Selama ini saya ambil dari Sulsel. Selama ini belum ada keluhan juga. Kecuali yang dari Tawau. Karena saya tidak pernah ambil dari sana,” pungkasnya. (oya/nri)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:56

Perdana, 63 Ton Menuju Korea Selatan

NUNUKAN – Budidaya rumput laut yang menjadi unggulan masyarakat Nunukan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*