MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 12 Maret 2018 11:49
Lahan Dibakar, Pipa Gas Terancam

Empat Hektare Hangus Kurang dari Sejam

ULAH OKNUM: Lahan di Jalan Binalatung, RT 11, Kelurahan Pantai Amal diduga sengaja dibakar orang. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Kebakaran lahan terjadi di Jalan Binalatung, RT 11 Kelurahan Pantai Amal, Minggu (11/3) siang. Laporan diterima Pemadam Kebakaran (PMK) sekitar pukul 13.30 Wita. Akses jalan dan lokasi yang cukup jauh menjadi kendala petugas.

Menurut pengakuan warga RT 11, api awalnya muncul sekitar pukul 12.00 Wita. Karena angin cukup kncang di tengah terik matahari, api dengan cepat menyebar. Fahmiyanti (29) mengaku terkejut ketika pertama kali menyaksikan asap tebal dari arah belakang rumahnya. Ia pun berlari menyelamatkan anaknya serta mertuanya untuk keluar dari rumah, pasalnya sang suami sedang bekerja.

“Jam 11.30 Wita api itu kecil sekali saya lihat, tapi pas jam 12.00 Wita banyak asap saat saya lihat ke belakang rumah. Ternyata api sudah besar sekali hampir terkena rumah saya, hanya kebun mangga saya saja yang terbakar,” kata ibu tiga anak ini.

Petugas PMK tiba di lokasi pukul 14.00 Wita dengan mengerahkan sekitar 7 unit mobil armada. PMK juga dibantu Polisi Kehutanan (Polhut) BKSDA, PMI, Satpol-PP dan aparat kepolisian.   

Warga sekitar mengeluhkan kejadian kebakaran lahan yang terjadi di setiap tahunnya lokasi tersebut mengalami kebakaran. Ambo (50) warga RT 9 Pantai Amal menjelaskan, di kawasan tersebut hampir dua tahun belakangan ini mengalami kebakaran hebat. “Memang di sini seperti langganan terjadinya kebakaran lahan,” bebernya.

Polisi Kehutanan BKSDA Kaltim memperkirakan lahan yang terbakar seluas 4 hektare. Butuh waktu empat jam untuk dapat menjinakkan api.  Edi Sulianto, salah satu Polhut BKSDA menegaskan kebakaran tersebut disebabkan oleh pembakaran lahan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Kawasan itu juga dilalui beberapa pipa gas Pertamina.

“Mau hampir setiap tahun di kawasan ini menjadi favorit pembakaran lahan, lalu ditinggal begitu saja, 11 personel Polhut akan berjaga-jaga di lokasi kejadian untuk mengawasi munculnya kebakaran susulan,” tegasnya. (puu/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 12:12

Bawaslu Bilang ODGJ dan Orang Gila Beda, BEDANYA DIMANA YA..??

TARAKAN - Pada Pemilu 2019 mendatang, akan ada tempat pemungutan…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:10

Awali dengan Senandung Harmoni Paguntaka

Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kota Tarakan, Lembaga Penyiaran…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:08

Pelaku Usaha BBM Eceran Butuh Petunjuk

TARAKAN – Penjualan bahan bakar minyak (BBM) hingga bahkan menggunakan…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:07

Pembangunan TPA Baru Tersendat

TARAKAN - Permasalahan lahan yang berada di kawasan Bukit Indah,…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:06

Tunggakan Terbanyak di Tarakan

TARAKAN - Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:26

Pengurus Koperasi Idec Pernah Pinjam di Bank

TARAKAN - Kasus dugaan penggelapan dana Koperasi PT Idec masih…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:24

Pemerintah Harus Tegas Soal Retribusi

TARAKAN - Tidak tercapainya pendapatan asli daerah (PAD) Tarakan di…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:22

Hendrik Bantah Keterangan Penyidik BNNP

TARAKAN – Sidang terdakwa sabu 1 kg yang melibat Hendrik…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:20

Awal 2020, PLTS Akan Dibangun

TARAKAN – Adanya keputusan untuk membangun tempat pembangkit listrik tenaga…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:19

Akses Jalan Rusak dan Drainase Dangkal

AKSES Jalan yang menjadi salah satu kebutuhan masyarakat kembali dikeluhkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .