MANAGED BY:
KAMIS
21 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 12 Maret 2018 11:49
Lahan Dibakar, Pipa Gas Terancam

Empat Hektare Hangus Kurang dari Sejam

ULAH OKNUM: Lahan di Jalan Binalatung, RT 11, Kelurahan Pantai Amal diduga sengaja dibakar orang. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Kebakaran lahan terjadi di Jalan Binalatung, RT 11 Kelurahan Pantai Amal, Minggu (11/3) siang. Laporan diterima Pemadam Kebakaran (PMK) sekitar pukul 13.30 Wita. Akses jalan dan lokasi yang cukup jauh menjadi kendala petugas.

Menurut pengakuan warga RT 11, api awalnya muncul sekitar pukul 12.00 Wita. Karena angin cukup kncang di tengah terik matahari, api dengan cepat menyebar. Fahmiyanti (29) mengaku terkejut ketika pertama kali menyaksikan asap tebal dari arah belakang rumahnya. Ia pun berlari menyelamatkan anaknya serta mertuanya untuk keluar dari rumah, pasalnya sang suami sedang bekerja.

“Jam 11.30 Wita api itu kecil sekali saya lihat, tapi pas jam 12.00 Wita banyak asap saat saya lihat ke belakang rumah. Ternyata api sudah besar sekali hampir terkena rumah saya, hanya kebun mangga saya saja yang terbakar,” kata ibu tiga anak ini.

Petugas PMK tiba di lokasi pukul 14.00 Wita dengan mengerahkan sekitar 7 unit mobil armada. PMK juga dibantu Polisi Kehutanan (Polhut) BKSDA, PMI, Satpol-PP dan aparat kepolisian.   

Warga sekitar mengeluhkan kejadian kebakaran lahan yang terjadi di setiap tahunnya lokasi tersebut mengalami kebakaran. Ambo (50) warga RT 9 Pantai Amal menjelaskan, di kawasan tersebut hampir dua tahun belakangan ini mengalami kebakaran hebat. “Memang di sini seperti langganan terjadinya kebakaran lahan,” bebernya.

Polisi Kehutanan BKSDA Kaltim memperkirakan lahan yang terbakar seluas 4 hektare. Butuh waktu empat jam untuk dapat menjinakkan api.  Edi Sulianto, salah satu Polhut BKSDA menegaskan kebakaran tersebut disebabkan oleh pembakaran lahan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Kawasan itu juga dilalui beberapa pipa gas Pertamina.

“Mau hampir setiap tahun di kawasan ini menjadi favorit pembakaran lahan, lalu ditinggal begitu saja, 11 personel Polhut akan berjaga-jaga di lokasi kejadian untuk mengawasi munculnya kebakaran susulan,” tegasnya. (puu/lim)


BACA JUGA

Rabu, 20 Maret 2019 11:17

Pigging Klir, Listrik Berangsur Pulih

TARAKAN – PT Medco E&P Tarakan tengah berusaha merampungkan proses…

Rabu, 20 Maret 2019 11:15

Kelalaian Warga, Lahan Kembali Terbakar

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi di RT 05 Kelurahan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:13

“WTP Bukanlah Tanda Kelulusan, tapi Kewajiban”

Dalam kaitan membangun Indonesia, masyarakat perlu memiliki pemahaman cukup untuk…

Rabu, 20 Maret 2019 11:12

Kampanyekan Heart of Borneo Jadi Wisata Dunia

JAKARTA - Tak hanya kekayaan sumber daya alam berupa minyak…

Rabu, 20 Maret 2019 11:11

PLTSa di Kunak, Kontribusi Rp 1 Miliar

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tarakan akhirnya memilih Kawasan Usaha Peternakan (Kunak)…

Rabu, 20 Maret 2019 11:11

Permen-KP 56, Bukan Pelarangan

TARAKAN- Terkait dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen-KP) Nomor…

Rabu, 20 Maret 2019 10:34

Dewi Yul Dituntut 18 Tahun Penjara

TARAKAN – Wanita cantik pengiriman sabu 1 kg yaitu Dewi…

Rabu, 20 Maret 2019 10:31

Putusan Inkrah, JPU Siap Lakukan Eksekusi

TARAKAN – Kasus perkara korupsi bahan mengajar dalam pelaksanaan Program…

Selasa, 19 Maret 2019 11:40

Gas PGN Normal, Kok Listrik PLN Ngga Nyala-Nyala...

TARAKAN - PT Medco EP menjamin pekerja yang menjadi korban…

Selasa, 19 Maret 2019 11:38

Tak Ada Jaminan PLN Sampai Kapan Padam

SEHUBUNGAN dengan adanya insiden ledakan di Stasiun Pengumpul Gas Utama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*