MANAGED BY:
MINGGU
20 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 12 Maret 2018 11:48
Rela Menempuh Perjalanan Jauh demi Cita-Cita

Beasiswa Pendidikan Anak BMI ke Indonesia

MENERIMA BEASISWA: Kepala KJRI kota Kinabalu, Krisma Djeilani menyerahkan secara simbolis kepada anak BMI Sabah dan Sarawak untuk menerima Beasiswa Repatriasi 2018 Kemendikbud. ISTIMEWA

PROKAL.CO, Angin segar bagi Anak Buruh Migran Indonesia (BMI) yang mengenyam pendidikan di Community Learning Centre (CLC) dan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Sabah dan Sarawak, Malaysia. Mereka mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan di tanah air.

Asrullah, Nunukan

Jauh dari negara asal, tak membuat para BMI beserta anak-anak mereka untuk melupakan kampung halaman di Indonesia. Keingan mengenyam pendidikan di tanah air juga selalu mereka tunggu-tunggu. Sebab, bagi mereka berada di negara orang tetap tak senyaman berada di negara sendiri.

Seperti yang dilakukan salah seorang pelajar CLC Anisa Nurul yang rela menempuh perjalanan 9 jam dari perkebunan sawit di Malaysia, untuk bisa menjadi salah satu dari 100 anak yang diberikan kesempatan melanjutkan pendidikan di Indonesia melalui beasiswa Repatrasi 2018. Anisa bertekad melanjutkan pendidikan untuk bisa meraih cita-citanya sejak kecil menjadi seorang guru.

Untuk diketahui, program ini merupakan program langsung yang dibentuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang masih peduli terhadap warga negara Indonesia (WNI) di luar negara.

Alasa terbesarnya Anisa mewujdukan cita-citnya,  menjadi seorang guru lantaran melihat lingkungan tempat tinggalnya yang berada di area pekebunan sawit, anak seusianya tidak bisa leluasa mendapatkan pendidikan. “Saya ingin membanggakan keluarga. Walaupun orang tua saya bekerja sebagai buruh di perkebunan sawit,” ucap Anisa.

Sementara itu, Kepala Konsulat Jendera Republik Indonesia (KJRI) Kota Kinabalu (KK) Krishna Djelani menyampaikan, beasiswa dari Kemendibud merupakan perhatian serius terkait pendidikan anak BMI yang ada di Sabah dan Sarawak. Selain memberikan beasiswa, ratusan tenaga pengajar juga dikerahkan.

“Jumlah guru ada 300 orang. Karena mengenyam pendidikan merupakan hak bagi setiap anak Indonesia,” tegas mantan Kepala Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau ini.

Diketahui, selain beasiswa Repatrasi 2018 untuk 100 orang anak yang mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di tanah air. Beasiswa Sabah Bridge melalui inisiasi tenaga pengajar CLC Sabah, sejak 2015 menyalurkan sebanyak 66 pelajar ke tanah air. Dan tahun ini sebanyak 81 orang. Harapanyan dengan peningkatan pendidikan dapat membantu anak-anak BMI yang bekerja di perkebunan keluar dari lingkaran kemiskinan. (***/nri)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Mei 2018 08:46

Warga di Sini Jadi Incaran Buaya dan Ular Sembakung

NUNUKAN – Warga di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung membutuhkan perhatian dari pemerintah. Sebab…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:44

Layanan Belum Memenuhi Keinginan Masyarakat

NUNUKAN – Sistem birokrasi dalam tubuh pemerintah, masih banyak yang dikeluhkan oleh masyarakat.…

Jumat, 18 Mei 2018 12:38

Defisit, Pembangunan Sulit Terlaksana

NUNUKAN - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Nunukan…

Jumat, 18 Mei 2018 12:13

Pengecer Gas Melon Ilegal Segera Ditangani Tim Satgas

NUNUKAN – Persoalan gas melon 3 kilogram (kg) di wilayah perbatasan belum berakhir. Sampai saat…

Jumat, 18 Mei 2018 12:08

Calon Anggota Legislatif Dilarang Kampanye

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan telah menyampaikan larangan kampanye melalui…

Jumat, 18 Mei 2018 12:06

Pencuri Handphone di Jok Motor Dibekuk

NUNUKAN – Salah seorang pelaku pencurian sejumlah handphone yang diletakkan di kantong serta jok…

Jumat, 18 Mei 2018 12:04

Terjadi Gangguan, Maskapai Ini Gagal Terbang Perdana

NUNUKAN – Maskapai Aviastar yang ditetapkan sebagai pememang lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA)…

Kamis, 17 Mei 2018 11:17

Temukan Barang Terlarang di Lapas

NUNUKAN – Tak ingin kejadian kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Depok, beberapa waktu…

Rabu, 16 Mei 2018 11:38

ANJING LIAR MENGGILA..!! Korban Gigitan Bertambah, Penindakan Stagnan

NUNUKAN — Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nunukan dr. Ika Bihandayani tak menampik…

Rabu, 16 Mei 2018 11:24

Stok Blangko Cukup, Server Gangguan

NUNUKAN — Pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP kembali terganggu. Server…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .