MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 12 Maret 2018 11:20
Pengecer Ilegal Masih Beroperasi

BBM Subsidi Harus Sesuai Peruntukan

BEBAS DIJUAL: BBM yang dijual pengecer masih sulit dibendung, karena masih mudah didapatkan di SPBU atau APMS. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dijual pengecer masih bebas. Hingga saat ini belum ada tindakan dilakukan dari pihak manapun baik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, maupun aparat.

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Fanshurullah Asa mengatakan, penjual BBM eceran harus diawasi dengan ketat, terutama BBM bersubsidi jenis premium yang seharusnya dinikmati langsung masyarakat. Namun saat ini ada dijual bebas oleh pengecer.

“Saya titip dengan aparat, untuk mengawasi jika ada BBM bersubsidi disalah gunakan, karena BPH Migas tidak dapat mengawasi seluruh wilayah di Indonesia,” kata Fanshurullah Asa.

Jika BBM disalah gunakan, warga bisa melaporkan ke pihak aparat maupun langsung ke BPH Migas. Tugas dari BPH Migas sendiri adalah, mewujudkan keadilan harga, keadilan ketersedian BBM dan keadilan distribusi.

Lanjut dia, untuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sebagai penyalur. Dapat didistribusikan ke sub penyalur yang resmi, bukan menyalurkan ke pertamini. Karena pertamini saat ini adalah ilegal yang belum memiliki izin.

Menurutnya, untuk itu perlu dilakukan sosialisi dengan baik kepada sub penyalur yang tidak resmi. Jika masih tetap berjualan dengan cara tidak resmi, perlu dilakukan penindakan. Ke depan yang ingin berjualan BBM dengan cara resmi dapat mengajukan izin ke pemerintah.

Untuk membuat sub penyalur, kata Fanshurullah, tidak membutuhkan biaya yang sangat besar, minimal dapat menyiapkan dana sebesar Rp 50 juta. Berbeda dengan SPBU harus menyiapkan anggaran hingga miliaran rupiah, baru dapat mendirikan satu SPBU. “Jika ada sub penyalur ini dapat membantu masyarakat juga, dengan begitu pemerintah dapat mengatur keberadaan sub penyalur,” tambahnya.

Sementara itu, Retail Fuel Marketing Region VI Manager PT Pertamina, Rama Suhut, untuk di Nunukan telah ada sembilan penyalur BBM. Namun masih ada daerah yang sulit dijangkau untuk penyaluran seperti di Kecamatan Krayan.

“Untuk pengawasan BBM ini harus butuh kerja sama dari masyarakat sendiri,” kata Rama Suhut.

Ia menjelaskan, harga BBM Pertamina telah mengeluarkan dua jenis harga, yakni harga subsidi dan harga non subsidi. Untuk BBM yang dijual dengan harga subsidi harus benar-benar dinikmati masyarkat. Bukan untuk kepentingan lain.

“BBM subsidi seharusnya hanya dijual kepada masyarakat saja. Melalui penyalur resmi,” ujarnya. (nal/nri)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 11:59

Usul Mutasi Minimal 10 Tahun

NUNUKAN – Peserta seleksi yang sudah dinyatakan lulus wajib membuat…

Jumat, 07 Desember 2018 11:59

Izin Usaha Terbentur Andalalin

NUNUKAN – Akibat tak memiliki analisis dampak lalu lintas (Andalalin),…

Jumat, 07 Desember 2018 11:54

Kali Kedua Mangkir dari Panggilan

NUNUKAN - Seorang Apatatur Sipil Negara (ASN) yang telah dilaporkan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:53

Petani Butuh Tambahan Angkutan

NUNUKAN – Produksi rumput laut semakin berlimpah, namun tak sebanding…

Jumat, 07 Desember 2018 11:52

Fasilitasi Warga Lengkapi Dokumen

NUNUKAN – Agar warga Desa Balansiku tertib administrasi dan meningkatkan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:47

Kendaraan Pelat Merah Terlibat Kecelakaan Maut

NUNUKAN – Dua kendaraan bermotor terlibat kecelakaan maut di Jalan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:45

Demi Berfoya-foya, Pria Nekat Curi Tas

NUNUKAN – Pria paruh baya nekat melakukan aksi pencurian di…

Kamis, 06 Desember 2018 12:58

Pekan Depan, SKB Digelar

NUNUKAN – Tahapan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018…

Kamis, 06 Desember 2018 12:57

Perkara Narkotika Meningkat

NUNUKAN – Periode Januari hingga November, Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan…

Kamis, 06 Desember 2018 12:55

Minim Penarikan Pajak Restoran

NUNUKAN – Pajak restoran 10 persen yang dibebankan ke konsumen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .