MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 12 Maret 2018 11:20
Pengecer Ilegal Masih Beroperasi

BBM Subsidi Harus Sesuai Peruntukan

BEBAS DIJUAL: BBM yang dijual pengecer masih sulit dibendung, karena masih mudah didapatkan di SPBU atau APMS. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dijual pengecer masih bebas. Hingga saat ini belum ada tindakan dilakukan dari pihak manapun baik dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, maupun aparat.

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Fanshurullah Asa mengatakan, penjual BBM eceran harus diawasi dengan ketat, terutama BBM bersubsidi jenis premium yang seharusnya dinikmati langsung masyarakat. Namun saat ini ada dijual bebas oleh pengecer.

“Saya titip dengan aparat, untuk mengawasi jika ada BBM bersubsidi disalah gunakan, karena BPH Migas tidak dapat mengawasi seluruh wilayah di Indonesia,” kata Fanshurullah Asa.

Jika BBM disalah gunakan, warga bisa melaporkan ke pihak aparat maupun langsung ke BPH Migas. Tugas dari BPH Migas sendiri adalah, mewujudkan keadilan harga, keadilan ketersedian BBM dan keadilan distribusi.

Lanjut dia, untuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sebagai penyalur. Dapat didistribusikan ke sub penyalur yang resmi, bukan menyalurkan ke pertamini. Karena pertamini saat ini adalah ilegal yang belum memiliki izin.

Menurutnya, untuk itu perlu dilakukan sosialisi dengan baik kepada sub penyalur yang tidak resmi. Jika masih tetap berjualan dengan cara tidak resmi, perlu dilakukan penindakan. Ke depan yang ingin berjualan BBM dengan cara resmi dapat mengajukan izin ke pemerintah.

Untuk membuat sub penyalur, kata Fanshurullah, tidak membutuhkan biaya yang sangat besar, minimal dapat menyiapkan dana sebesar Rp 50 juta. Berbeda dengan SPBU harus menyiapkan anggaran hingga miliaran rupiah, baru dapat mendirikan satu SPBU. “Jika ada sub penyalur ini dapat membantu masyarakat juga, dengan begitu pemerintah dapat mengatur keberadaan sub penyalur,” tambahnya.

Sementara itu, Retail Fuel Marketing Region VI Manager PT Pertamina, Rama Suhut, untuk di Nunukan telah ada sembilan penyalur BBM. Namun masih ada daerah yang sulit dijangkau untuk penyaluran seperti di Kecamatan Krayan.

“Untuk pengawasan BBM ini harus butuh kerja sama dari masyarakat sendiri,” kata Rama Suhut.

Ia menjelaskan, harga BBM Pertamina telah mengeluarkan dua jenis harga, yakni harga subsidi dan harga non subsidi. Untuk BBM yang dijual dengan harga subsidi harus benar-benar dinikmati masyarkat. Bukan untuk kepentingan lain.

“BBM subsidi seharusnya hanya dijual kepada masyarakat saja. Melalui penyalur resmi,” ujarnya. (nal/nri)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:28

Ribuan Warga Antar Aldy ke Makam Pahlawan

NUNUKAN – Ribuan warga menjemput dan mengantar jenazah Bharatu Anumerta…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:19

Sekolah di Perbatasan Butuh Perhatian

NUNUKAN – Salah satu sekolah di Desa Kalampising, Kecamatan Lumbis…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:17

Pesta Demokrasi Berlangsung ‘Ricuh’

NUNUKAN – Sejumlah kericuhan terjadi dalam pesta demokrasi hingga penanganan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:17

Satgas Siap Bersihkan Pengecer Ilegal

NUNUKAN – Pendistribusian Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg)…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:17

Penyelundupan Produk Malaysia Masih Terjadi

NUNUKAN – Pasca penangkapan tiga perahu yang diamankan Polda Kalimantan…

Kamis, 21 Maret 2019 11:21

Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, putra asal Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai…

Kamis, 21 Maret 2019 10:41

Narkoba Ancaman Terbesar di Perbatasan

NUNUKAN – Sebagai wilayah perbatasan, Kabupaten Nunukan menjadi salah satu…

Kamis, 21 Maret 2019 10:39

Masih Sering Terjadi, DLH Klaim Sudah Mengimbau

NUNUKAN – Menghadapi maraknya pembakaran hutan dan lahan, yang sebelumnya…

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*