MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 12 Maret 2018 10:45
Masyarakat Setor Upal ke Perbankan
PELAYANAN: Temuan uang palsu biasanya terjadi ketika nasabah hendak menyetorkan uang tunai ke perbankan yang kemudian diperiksa dan terdeteksi. DOK/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Belakangan ini masyarakat di Bulungan kembali diresahkan dengan beredarnya uang palsu (upal). Perbankan pun tak menampik bahwa ada ditemukannya upal yang didapat nasabah meski tidak dalam jumlah besar, namun masyarakat diminta untuk lebih teliti ketika bertransaksi.

Salah satunya, bank yang menjadi kas titipan Bank Indonesia (BI), yaitu Bankaltimtara. Pimpinan Bidang Layanan dan Oprasional Bankaltimtara Cabang Tanjung Selor, Wahyu Minarti mengatakan, temuan uang palsu yang pernah didapati berada di antara beberapa uang yang disetorkan nasabah ke teller bank.

“Jadi uang itu terselip di bundelan uang asli, jadi memang ada ditemukan,” ujarnya saat dikonfirmasi belum lama ini.

Meski ada temuan, kata dia, tidak dalam jumlah besar dan sangat jarang ditemukan. Hanya pada saat-saat tertentu saja, sepanjang 2018 memang ada ditemukan pada salah seorang nasabah yang hendak menyetorkan uang. “Pecahan yang kerap dijumpai itu adalah pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu,” sebutnya.

Jika kemudian ditemukan, uang palsu tersebut diserahkan ke Bank Indonesia (BI). Namun, terkadang juga dikembalikan ke nasabah yang bersangkutan untuk keperluan nasabah tersebut melapor ke kepolisian untuk ditindaklanjuti. “Kita juga menyarankan demikian, sebab kita tidak tahu asal-usul uang tersebut mengapa sampai ada, tidak menutup kemungkinan dari oknum atau komplotan yang sengaja mengedarkannya, terlebih beberapa waktu lalu Polres Bulungan juga mengamankan orang yang mengedarkan upal,” sebutnya.

Hal tersebut kerap terjadi kepada para pedagang saat bertransaksi dengan pembelinya. Karena, saat menerima uang, uang palsu tersebut diambil begitu saja tanpa disadari masyarakat.

“Untuk itu kami minta agar lebih teliti saja, dengan demikian bisa meminimalisir peredaran upal tersebut, kalau bisa gunakan juga pendeteksi,” sebutnya.

“Kalau di bank, uang palsu tidak akan lolos. Karena setiap teller sudah dilengkapi dengan alat pendeteksi uang palsu atau money detector,  alat itu yang medeteksi uang palsu melalui sinar UV (ultraviolet),” sambungnya.

Artinya alat yang digunakan tidak hanya bisa menghitung uang tapi juga mampu mendeteksi upal. Jika terdapat uang palsu, maka akan berbunyi dan menandakan tidak terbacanya upal tersebut oleh sistem. “Sebenarnya jika masyarakat teliti, maka akan terlihat perbedaan antara palsu dan aslinya,” ucapnya.

Uang asli, kata dia, dicetak dengan tinta pigment khusus dan bisa berubah warna kalau dipandang dari sudut pandang berbeda. Sementara pada uang palsu tinta pembuatnya tidak menghasilkan perubahan kalau dilihat dari sudut pandang yang lain.

“Jika membiasakan 3D, yaitu dilihat, diraba dan diterawang, kita pasti lebih mengenal uang asli dan palsu. Dengan adanya temuan, cukuplah membuat kita lebih berhati-hati dan teliti dalam bertransaksi,” pungkasnya.(sny/eza)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 20:38

Awas Hoaks Penerimaan CPNS 2018

TANJUNG SELOR – Beredarnya informasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dipastikan berita…

Jumat, 22 Juni 2018 20:34

Kuota Produksi Batu Bara Kaltara Diturunkan Kemen ESDM

TANJUNG SELOR - Kuota produksi batu bara di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini hanya sebesar…

Jumat, 22 Juni 2018 12:29

Ribuan Rumah Tak Layak Huni Akan Direhab

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini akan merealisasikan proyek pembangunan…

Jumat, 22 Juni 2018 12:22

Pasca Libur, ORI Sidak Rumah Sakit

TANJUNG SELOR – Pasca libur panjang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Ombudsman Republik Indonesia…

Jumat, 22 Juni 2018 12:16

Gubernur Tegur OPD yang Belum Miliki SOP

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie menyebutkan hingga saat ini masih…

Jumat, 22 Juni 2018 12:12

Bupati Bantah TPA Diserahkan ke Pemkab

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan H. Sudjati membantah jika sudah ada penyerahan dari Satuan Kerja…

Jumat, 22 Juni 2018 12:01

Sistem Zonasi Diklaim Berpihak ke Warga Miskin

TANJUNG SELOR – Polemikproses penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang terjadi tahun lalu diharapkan…

Kamis, 21 Juni 2018 22:08

Ibu Kota Sering Banjir, Akan Dibangun Drainase Model Ini

TANJUNG SELOR - Salah satu permasalahan klasik yang masih saja terjadi di Kota Tanjung Selor dan sulit…

Kamis, 21 Juni 2018 21:59

Ditetapkan KPU, Ini Jumlah Pemilih Sementara di Kaltara

TANJUNG SELOR – Berdasarkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat provinsi…

Kamis, 21 Juni 2018 13:33

DLH Belum Kelola TPA di Bumi Rahayu

TANJUNG SELOR – Meski proyek Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kilometer 9, Bumi Rahayu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .