MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 10 Maret 2018 10:53
Gebrak Pecinta Musik Negeri Jiran Bersama Microchip

Sepenggal Cerita, Eksistensi Para Musisi di Kaltara (2-Habis)

PARA: Iskandar AS (mengenakan topi) bersama salah satu drummer terbaik tanah air, Gilang Ramadhan. DOK PRIBADI

PROKAL.CO, Siapa yang tak mengenal Band Microchip asal Nunukan. Band ternama ini sempat menggebrak panggung musik negeri jiran Malaysia lewat single ‘Ungkapkan Rasa’.

ASRULLAH

ISKANDAR AS, salah satu pentolan Band Microchip asal Nunukan yang sempat tenar 2001 silam masih terus berkarya.

Sebelum dikenal hingga ke Malaysia, perjalanan musiknya dimulai sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Ia penasaran dengan aktivitas saudaranya yang lebih dulu menjadi musisi di Geska Band.

Untuk menyalurkan bakatnya setiap hari belajar dengan memukul meja. Di mana pun ia berada, tangannya tak bisa diam ketika mendengarkan musik. Begitulah awal Iskandar mengobati rasa penasaran agar bisa mahir memainkan alat musik pukul. Alasannya dengan gerak dan berpikir melalui drum membuatnya nyaman. Bahkan, sesekali menenangkan diri dengan alat musik drum.

Dukungan dari keluarga juga terus mengalir untuk Iskandar. Walaupun tak memiliki alat, tak membuat Iskandar patah semangat.

Suatu ketika ada festival musik sekolah menengah atas (SMA). Iskandar mendapatkan kesempatan bergabung dalam sebuah band di Bulungan. “Mulai tampil bersama KNPI Junior Band Bulungan. Pak Caco sebagai pembina,” kenang Iskandar.

Usai tampil, semakin membuat ia termotivasi menekuni dunia musik. Pada 1995, ia harus tinggal di Kota Samarinda. Ia terus mengasah diri. Waktu luangnya hanya untuk bermain musik. Dari situ pula ia manggung dari kafe ke kafe selama lima tahun.

Kemudian berlanjut sejumlah kafe di Berau dengan konsep homeband. Selama setahun di Berau, Iskandar merantau ke Nunukan. Saat itu, Nunukan baru saja dimekarkan menjadi kabupaten. Berangkay dengan sejumlah pengalaman.

Perlahan ia merangkul anak muda Nunukan membentuk sebuah band. Usaha tak mengkhianati hasil, begitulah ucapan syukur yang terus keluar dari bibir Sekretaris Dewan Kesenian Nunukan (DKN) ini.

Single ‘Ungkapkan Rasa’ pada 2005 lalu menghantarkan ia bersama rekan-rekannya dikenal di Malaysia. “Mencoba mengaktualisasi diri dengan apa yang telah dimiliki. 2003 Microchip berdiri. Dengan harapan untuk memperkenalkan daerah,” katanya.

Hingga 2008, tawaran manggung di sejumlah daerah Sabah, Malaysia pun berdatangan. Namun, Microchip meredup seiring kesibukan personilnya masing-masing.

Di antara personelnya, ada yang menjadi aparatur sipil negara (ASN) hingga pengusaha. Hal itu tak membuat Kanday sapaan akrab Iskandar, patah arang. Aktivitas bermusiknya tidak terhenti. Ia beberapa kali terlibat dalam penggarapan lagu daerah.

Salah satu bukti eksistensinya melalui Indonesia Drum Perkusi (IDP) Nunukan yang dibentuk 2014 lalu. Pembentukannya diresmikan langsung Ketua IDP Eki Soekarno.

Iskandar mengungkap musik yang digeluti tidak hanya genre modern. Tetapi dengan musik tradisional asli Nunukan juga terus dijaga dan diperkenalkan.

Iskandar juga sarat akan prestasi di bidang seni. Mulai dari The Best Drum Kalimantan Timur 1998, Drummer Terbaik kategori dewasa pada IDP Fest 2017 mengalahkan ratusan perserta dari berbagai daerah.

Ia berharap agar musisi Nunukan kembali melebarkan sayap. Apa yang telah dimiliki tentunya tak membuat para musisi Nunukan cepat berpuas diri. “Niat saya sejak awal dapat bermanfaat bagi semua. Melalui musik bersama musisi dapat membawa daerah. Dan musisi Nunukan diharapkan tidak cepat puas dengan yang telah dimiliki,” pungkasnya. (***/lim)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…

Kamis, 20 September 2018 12:56

SK Pemberhentian Sudah Ditandatangani

TARAKAN — Upaya  Wakil Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat untuk bisa lolos sebagai…

Kamis, 20 September 2018 12:44

Beruang Itu Diduga Sakit dan Stres Berat

TIGA ekor beruang madu yang hidup di dua kandang di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan Kampung…

Kamis, 20 September 2018 12:30

922 Gram Sabu Dilarutkan di Air

TARAKAN - Sabu-sabu sebanyak 922,12 gram dimusnahkan pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)…

Kamis, 20 September 2018 12:13

SK Honorer Tunggu Data Valid

TARAKAN - Kejelasan status tenaga honorer saat ini masih terus diperjelas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan…

Kamis, 20 September 2018 12:10

Ditinggal, Rombong PKL Diangkut

TARAKAN - Empat unit rombong milik pedagang kaki lima (PKL) yang berada di depan Taman Berkampung, Kelurahan…

Kamis, 20 September 2018 12:09

Di Samping Jalan Rusak Ada Jurang

TARAKAN – Ketua RT 4, Kelurahan Juata Laut, Amiruddin mengatakan beberapa usulan yang diajukan…

Kamis, 20 September 2018 12:08

Jaringan Bermasalah, Pencetakan E-KTP Terkendala

TARAKAN – Setelah masalah kekurangan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) terselesaikan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .