MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 09 Maret 2018 10:46
Barang yang Sudah Diangkat Akan Diambil

Terkait Bongkar Muatan Barang Ilegal di Tengkayu I

DIPERIKSA: Barang ilegal yang muatannya dibongkar di Pelabuhan Tengkayu I/SDF, Rabu (7/3). RURY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Kepala Karantina Pertanian Kelas II  Tarakan, Amril menegaskan jika pihaknya akan tetap memproses hukum pelaku penyelundupan sejumlah barang ilegal yang dipasok dari Tawau, Malaysia ke Tarakan melalui Pelabuhan Tengkayu/SDF Tarakan, Rabu (7/3) sekira pukul 06.30 Wita.

Dengan demikian, Amril yang saat itu memimpin pembongkaran barang muatan di Pelabuhan Tengkayu/SDF ini, terus melakukan pemeriksaan meski dihadapkan dengan kurangnya penyidik di Karantina, karena sebagian sedang dinas luar(DL).

“Seharian ini saya hanya memeriksa dokumennya saja. Kalau itu semua sudah selesai baru masuk ke pemeriksaan nakhoda dan ABK kapal,” ungkap Amril, saat ditemui Radar Tarakan di kantornya.

Namun, Amril mengatakan pihaknya tidak bisa menahan nakhoda maupun anak buiah kapal (ABK) karena tidak memiliki kewenangana dan masih sebatas saksi. Berbeda jika nanti statusnya sudah naik menjadi tersangka. “Yah, kita biarkan untuk sementara. Dan kita minta mereka untuk kooporatif jika nantinya dipanggil untuk dimintai keterangan,” jelasnya.

Saat ini Amril mengaku secara perlahan dirinya akan fokus terlebih dahulu untuk melakukan pemeriksaan bukti-bukti yang ada. Pemanggilan pemilik kapal dan pemilik barang juga akan dilakukan jika terbukti terjadinya kesalahan. “Karantina itu bukan mencari kesalahan orang lain. Kita akan mencari bukti-bukti jika memang salah dan saat ini kita masih menggunakan praduga tak bersalah. Jika sudah ada bukti, tentunya kita akan proses hukum,” bebernya.

Amril juga menegaskan, adapun soal sebagian muatan yang sudah diangkut, sebelum kedatangan pihak Karantina di Pelabuhan Tengkayu I.  Pihaknya juga nantinya akan mengambil barang tersebut. Jika semua proses pemeriksaan sudah dilakukan. “Kita akan ambil juga barang yang sudah diangku itu. tapi, setelah pemeriksaan ini selesai dulu. Kita fokus agar barang ini kelar,” jelasnya lagi.

Saat disinggung terkait, apakah pihaknya mengenal pemilik ataupun barang berinisial HH tersebut. Amril menegaskan jika dirinya tidak tahu menahu soal itu. Ia hanya tahu nama panjang dari HH tersebut. Bahkan, berdasarkan informasi yang didapatkan Radar Tarakan, HH merupakan pengusaha lokal yang sangat dikenal di Tarakan.

“Nah, untuk itu saya kurang tahu. Intinya kami hanya mencari bukti kami fokus di situ,” ucapnya.

Adapun untuk waktu proses pemeriksaan itu. Diungkapkan Amril, membutuhkan waktu kurang lebih setengah bulan. Dan paling cepat satu minggu. “Secepatnya kita kerjakan. Dan BB yang sudah kita amankan di kantor itu juga ada waktu untuk dimusnahkan. Namun semuanya harus menunggu dari hasil penyidikan,” pungkasnya. (eru/udn)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:37

ITCC Kirim 34 Pelajar Kaltara ke Tiongkok

TARAKAN - Kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Ya, pepatah ini kerap kali menjadi tolok ukur seorang…

Jumat, 21 September 2018 11:35

Minim Anggaran, Cuma Periksa Kotoran

TARAKAN - Tiga ekor beruang madu di dua kandang besi di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 11:33

Dorong Peningkatan Vokasi

PENYEDIAAN lapangan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang dimiliki masih menimbulkan pertanyaan,…

Jumat, 21 September 2018 11:32

Hujan Lebat, Distribusi PDAM Belum Normal

TARAKAN – Meski beberapa hari ini hujan lebat, pendistribusian air Perusahaan Daerah Air Minum…

Jumat, 21 September 2018 10:52

200 Orang Asing Kerja di Kaltara

TARAKAN - Pengawasan orang asing atau warga negara asing (WNA) di Kota Tarakan saat ini melibatkan berbagai…

Jumat, 21 September 2018 10:51

Penantian Bertahun-tahun Akhirnya Terjawab

TARAKAN – Bertahun-tahun menantikan perbaikan, akhirnya jembatan di Gang Tudai RT 17, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 10:46

Desember, XC Race dan Jambore Sepeda

TARAKAN – Persiapan pelaksanaan XC race dan jambore sepeda terus berjalan, yang terbaru kini sudah…

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .