MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 09 Maret 2018 10:34
Perdagangan di Perbatasan Perlu Berbenah
SIA-SIA: Kapal pengangkut barang yang singgah di Pelabuhan Tunon Taka, terkadang ada yang tak mengangkut barang. Padahal biaya kapal tersebut tidak terlalu tinggi. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Banyaknya kapal yang dapat digunakan untuk mengangkut barang di Pelabuhan Tunon Taka, namun masih minim yang menggunakan. Hal ini terjadi akibat bahan-bahan pokok masih mudah didapatkan dari Tawau, Malaysia.

Kantor Kesyabandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan, Agus Subagio mengatakan, sangat banyak kapal yang dapat digunakan di Pelabuhan Tunon Taka, namun hingga saat ini masih minim yang menggunakan. Seharusnya perdagangan di Nunukan ini harus berbenah. “Seharusnya perdagangan di perbatasan mulai berubah, jangan berharap terus dengan Malaysia,” kata Agus Subagio.

Ia menjelaskan, kapal yang dapat digunakan mengangkut barang oleh pengusaha seperti KM Egon, kapal perintis sabuk nusantara, kapal kontainer, kapal swasta tujuan ke sulawesi dan dua kapal pelni. Bahkan dalam waktu dekat ini kapal tol laut akan segera masuk ke Nunukan.

Menurutnya, banyaknya kapal yang masuk ke Nunukan dipastikan dapat mengakomodir segala kebutuhan masyarakat di Nunukan. Bahkan tidak perlu mengambil sembako dari Tawau, Malaysia. Namun jika terus ingin mengambil sembako di Malaysia. Maka perdagangan di Nunukan tidak akan pernah berubah. “Seperti KM Egon datang kosong, pulang pun kosong. Sangat disayangkan jika perdagangan di Nunukan ini tidak berubah,” ujarnya.

Untuk itu, pemerintah daerah harus berperan mengatasi hal tersebut. Karena jika dibiarkan para pengusaha tetap mengambil barang di Tawau, Malaysia. Tentu sembako dalam negeri tidak dapat masuk ke Nunukan. Ditambah masyarakat Nunukan masih membutuhkan sembako dari Malaysia.

Seperti yang diungkapkan Kepala PT Pelayaran Indonesia (Pelni) Cabang Nunukan, Musli, bahwa kapal yang ada belum dimanfaatkan oleh masyarakat di Nunukan, seperti KM Egon. Selama ini telah disampaikan kepada pemerintah agar kapal pengangkut barang tersebut digunakan. “Jika ada kesulitan dapat dikomunikasikan ke PT Pelini. Agar dapat diketahui apa penyebabnya tidak ingin membeli sembako dalam negeri,” kata Musli.

“Semua dapat diangkut menggunakan KM Egon, bahkan sembako dapat didatangkan dari Surabaya,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran kapal pengangkut barang dari PT Pelni karena permintaan pemerintah daerah. Jika selama ini kapal yang beroperasi memiliki kekurangan harus disampaikan, agar menjadi bahan evaluasi ke depan. “Untuk persaingan harga sembako dari Malaysia dan dalam negeri, tentu dapat bersaing. Sisa keseriusan saja yang diinginkan untuk menggunakan transportasi laut yang telah disiapkan,” ujarnya. (nal/ash)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:56

Perdana, 63 Ton Menuju Korea Selatan

NUNUKAN – Budidaya rumput laut yang menjadi unggulan masyarakat Nunukan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*