MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 09 Maret 2018 10:34
Perdagangan di Perbatasan Perlu Berbenah
SIA-SIA: Kapal pengangkut barang yang singgah di Pelabuhan Tunon Taka, terkadang ada yang tak mengangkut barang. Padahal biaya kapal tersebut tidak terlalu tinggi. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Banyaknya kapal yang dapat digunakan untuk mengangkut barang di Pelabuhan Tunon Taka, namun masih minim yang menggunakan. Hal ini terjadi akibat bahan-bahan pokok masih mudah didapatkan dari Tawau, Malaysia.

Kantor Kesyabandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan, Agus Subagio mengatakan, sangat banyak kapal yang dapat digunakan di Pelabuhan Tunon Taka, namun hingga saat ini masih minim yang menggunakan. Seharusnya perdagangan di Nunukan ini harus berbenah. “Seharusnya perdagangan di perbatasan mulai berubah, jangan berharap terus dengan Malaysia,” kata Agus Subagio.

Ia menjelaskan, kapal yang dapat digunakan mengangkut barang oleh pengusaha seperti KM Egon, kapal perintis sabuk nusantara, kapal kontainer, kapal swasta tujuan ke sulawesi dan dua kapal pelni. Bahkan dalam waktu dekat ini kapal tol laut akan segera masuk ke Nunukan.

Menurutnya, banyaknya kapal yang masuk ke Nunukan dipastikan dapat mengakomodir segala kebutuhan masyarakat di Nunukan. Bahkan tidak perlu mengambil sembako dari Tawau, Malaysia. Namun jika terus ingin mengambil sembako di Malaysia. Maka perdagangan di Nunukan tidak akan pernah berubah. “Seperti KM Egon datang kosong, pulang pun kosong. Sangat disayangkan jika perdagangan di Nunukan ini tidak berubah,” ujarnya.

Untuk itu, pemerintah daerah harus berperan mengatasi hal tersebut. Karena jika dibiarkan para pengusaha tetap mengambil barang di Tawau, Malaysia. Tentu sembako dalam negeri tidak dapat masuk ke Nunukan. Ditambah masyarakat Nunukan masih membutuhkan sembako dari Malaysia.

Seperti yang diungkapkan Kepala PT Pelayaran Indonesia (Pelni) Cabang Nunukan, Musli, bahwa kapal yang ada belum dimanfaatkan oleh masyarakat di Nunukan, seperti KM Egon. Selama ini telah disampaikan kepada pemerintah agar kapal pengangkut barang tersebut digunakan. “Jika ada kesulitan dapat dikomunikasikan ke PT Pelini. Agar dapat diketahui apa penyebabnya tidak ingin membeli sembako dalam negeri,” kata Musli.

“Semua dapat diangkut menggunakan KM Egon, bahkan sembako dapat didatangkan dari Surabaya,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran kapal pengangkut barang dari PT Pelni karena permintaan pemerintah daerah. Jika selama ini kapal yang beroperasi memiliki kekurangan harus disampaikan, agar menjadi bahan evaluasi ke depan. “Untuk persaingan harga sembako dari Malaysia dan dalam negeri, tentu dapat bersaing. Sisa keseriusan saja yang diinginkan untuk menggunakan transportasi laut yang telah disiapkan,” ujarnya. (nal/ash)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:38

Pengusaha Elektronik Keluhkan Kenaikan Dolar

NUNUKAN – Melemahnya rupiah terhadap dolar Amerika yang kini menyentuh Rp 15.145 per USD 1 cukup…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:37

Jalan Lingkar Sebatik Tunggu Perbaikan

NUNUKAN – Jalan lingkar Pulau Sebatik yang menghubungkan dua Kecamatan Sebatik Tengah dan Sebatik…

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:10

Daging Alana Ilegal Masih Sulit Dibendung

NUNUKAN – Daging kerbau jenis alana yang beredar di Nunukan, masih banyak yang didatangkan secara…

Sabtu, 20 Oktober 2018 14:21

Polisi Beri Dua Penyidik ke BNNK

NUNUKAN – Polres Nunukan akhirnya memberikan dua orang penyidik ke Badan Narkotika Nasional (BNN)…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:24

Setahun, Hasil Laut Lenyap Rp 1,4 T

NUNUKAN – Kekayaan alam Indonesia sudah sangat terkenal banyak di dunia. Termasuk hasil laut yang…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:21

Rumah di Pesisir Bisa Terima Sertifi kat HGB

NUNUKAN – program penerbitan sertifikat hak guna bangunan (HGB) oleh Badan Pertanahan Nasional…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:19

Selesai Jalan Masa Hukuman, 89 WNI Dideportasi

NUNUKAN – Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah menjalani masa hukuman di Tawau, Malaysia telah…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:06

Jalur Tawau-Sebatik Kembali Dibahas

NUNUKAN – Pemerintah Sabah Malaysia telah menerima surat dukungan terhadap pembukaan kapal feri…

Jumat, 19 Oktober 2018 12:05

PNS Bukan Pekerjaan Orang Manja

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, membuka dua formasi pendaftaran calon pegawai…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:29

Hanura Tertinggi, PAN-PSI Terendah

NUNUKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan, telah mengumumkan laporan awal dana kampanye (LADK),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .