MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 09 Maret 2018 10:34
Perdagangan di Perbatasan Perlu Berbenah
SIA-SIA: Kapal pengangkut barang yang singgah di Pelabuhan Tunon Taka, terkadang ada yang tak mengangkut barang. Padahal biaya kapal tersebut tidak terlalu tinggi. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Banyaknya kapal yang dapat digunakan untuk mengangkut barang di Pelabuhan Tunon Taka, namun masih minim yang menggunakan. Hal ini terjadi akibat bahan-bahan pokok masih mudah didapatkan dari Tawau, Malaysia.

Kantor Kesyabandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan, Agus Subagio mengatakan, sangat banyak kapal yang dapat digunakan di Pelabuhan Tunon Taka, namun hingga saat ini masih minim yang menggunakan. Seharusnya perdagangan di Nunukan ini harus berbenah. “Seharusnya perdagangan di perbatasan mulai berubah, jangan berharap terus dengan Malaysia,” kata Agus Subagio.

Ia menjelaskan, kapal yang dapat digunakan mengangkut barang oleh pengusaha seperti KM Egon, kapal perintis sabuk nusantara, kapal kontainer, kapal swasta tujuan ke sulawesi dan dua kapal pelni. Bahkan dalam waktu dekat ini kapal tol laut akan segera masuk ke Nunukan.

Menurutnya, banyaknya kapal yang masuk ke Nunukan dipastikan dapat mengakomodir segala kebutuhan masyarakat di Nunukan. Bahkan tidak perlu mengambil sembako dari Tawau, Malaysia. Namun jika terus ingin mengambil sembako di Malaysia. Maka perdagangan di Nunukan tidak akan pernah berubah. “Seperti KM Egon datang kosong, pulang pun kosong. Sangat disayangkan jika perdagangan di Nunukan ini tidak berubah,” ujarnya.

Untuk itu, pemerintah daerah harus berperan mengatasi hal tersebut. Karena jika dibiarkan para pengusaha tetap mengambil barang di Tawau, Malaysia. Tentu sembako dalam negeri tidak dapat masuk ke Nunukan. Ditambah masyarakat Nunukan masih membutuhkan sembako dari Malaysia.

Seperti yang diungkapkan Kepala PT Pelayaran Indonesia (Pelni) Cabang Nunukan, Musli, bahwa kapal yang ada belum dimanfaatkan oleh masyarakat di Nunukan, seperti KM Egon. Selama ini telah disampaikan kepada pemerintah agar kapal pengangkut barang tersebut digunakan. “Jika ada kesulitan dapat dikomunikasikan ke PT Pelini. Agar dapat diketahui apa penyebabnya tidak ingin membeli sembako dalam negeri,” kata Musli.

“Semua dapat diangkut menggunakan KM Egon, bahkan sembako dapat didatangkan dari Surabaya,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran kapal pengangkut barang dari PT Pelni karena permintaan pemerintah daerah. Jika selama ini kapal yang beroperasi memiliki kekurangan harus disampaikan, agar menjadi bahan evaluasi ke depan. “Untuk persaingan harga sembako dari Malaysia dan dalam negeri, tentu dapat bersaing. Sisa keseriusan saja yang diinginkan untuk menggunakan transportasi laut yang telah disiapkan,” ujarnya. (nal/ash)


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 13:23

Diterkam Buaya, Sudding Nyaris Meregang Nyawa

NUNUKAN - Seorang warga Tanjung Harapan Mamolo, Kecamatan Nunukan Selatan, Kaltara diserang buaya mengakibatkan…

Senin, 18 Juni 2018 11:00

Ribuan Miras Ilegal Nyaris Lolos Edar

NUNUKAN - Belasan ribu botol Minuman Keras (Miras) ilegal asal Malaysia yang akan diselundupkan ke Berau,…

Sabtu, 16 Juni 2018 22:53

Wabup Suguhkan Gado-Gado dan Coto Makassar saat Open House

NUNUKAN - Open house yang digelar Wakil Bupati Nunukan H. Faridil Murad di rumah jabatannya, Jalan Ujang…

Jumat, 15 Juni 2018 21:56
Idulfitri 1439 Hijriah

Bupati Cantik Ini Layani Tamunya hingga Malam

NUNUKAN - Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, menggelar open house di kediamannya di Jalan Ujang Dewa,…

Jumat, 15 Juni 2018 08:28

Datang Subuh demi Saf Terdepan

NUNUKAN - Masjid Islamic Center Hidayaturahhman Nunukan dipadati masyarakat yang antusias melaksanakan…

Kamis, 14 Juni 2018 21:35

Begini Euforia Warga Sebatik Rayakan Takbiran

SEBATIK - Warga di perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah,…

Kamis, 14 Juni 2018 20:22

Malam Takbiran, Personel Gabungan Sasar Titik Rawan

NUNUKAN - Setidaknya 300 personel gabungan yang TNI, Polri, Dishub Nunukan, Satpol PP Nunukan dan Pemadam…

Kamis, 14 Juni 2018 19:34
Idulfitri 1439 Hijriah

Diundang Mentan, Ustaz Das'ad Malah ke Perbatasan

NUNUKAN - Dai kondang DR. H. Da'sad Latif S. Sos. S. Ag. MSI Ph.D dijadwalkan menjadi khotib salat Idulfitri…

Kamis, 14 Juni 2018 19:25

Diundang Mentan, Ustad Das'ad Pilih Lebaran di Perbatasan

NUNUKAN - Dai kondang, DR. H. Da'sad Latif S. Sos. S. Ag. MSI Ph.D dijadwalkan menjadi khatib salat…

Kamis, 14 Juni 2018 10:18

Lima WNA Dipulangkan

NUNUKAN – Imigrasi Kelas II Nunukan akhirnya memulangkan lima Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .