MANAGED BY:
SELASA
21 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 09 Maret 2018 10:34
Perdagangan di Perbatasan Perlu Berbenah
SIA-SIA: Kapal pengangkut barang yang singgah di Pelabuhan Tunon Taka, terkadang ada yang tak mengangkut barang. Padahal biaya kapal tersebut tidak terlalu tinggi. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Banyaknya kapal yang dapat digunakan untuk mengangkut barang di Pelabuhan Tunon Taka, namun masih minim yang menggunakan. Hal ini terjadi akibat bahan-bahan pokok masih mudah didapatkan dari Tawau, Malaysia.

Kantor Kesyabandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Nunukan, Agus Subagio mengatakan, sangat banyak kapal yang dapat digunakan di Pelabuhan Tunon Taka, namun hingga saat ini masih minim yang menggunakan. Seharusnya perdagangan di Nunukan ini harus berbenah. “Seharusnya perdagangan di perbatasan mulai berubah, jangan berharap terus dengan Malaysia,” kata Agus Subagio.

Ia menjelaskan, kapal yang dapat digunakan mengangkut barang oleh pengusaha seperti KM Egon, kapal perintis sabuk nusantara, kapal kontainer, kapal swasta tujuan ke sulawesi dan dua kapal pelni. Bahkan dalam waktu dekat ini kapal tol laut akan segera masuk ke Nunukan.

Menurutnya, banyaknya kapal yang masuk ke Nunukan dipastikan dapat mengakomodir segala kebutuhan masyarakat di Nunukan. Bahkan tidak perlu mengambil sembako dari Tawau, Malaysia. Namun jika terus ingin mengambil sembako di Malaysia. Maka perdagangan di Nunukan tidak akan pernah berubah. “Seperti KM Egon datang kosong, pulang pun kosong. Sangat disayangkan jika perdagangan di Nunukan ini tidak berubah,” ujarnya.

Untuk itu, pemerintah daerah harus berperan mengatasi hal tersebut. Karena jika dibiarkan para pengusaha tetap mengambil barang di Tawau, Malaysia. Tentu sembako dalam negeri tidak dapat masuk ke Nunukan. Ditambah masyarakat Nunukan masih membutuhkan sembako dari Malaysia.

Seperti yang diungkapkan Kepala PT Pelayaran Indonesia (Pelni) Cabang Nunukan, Musli, bahwa kapal yang ada belum dimanfaatkan oleh masyarakat di Nunukan, seperti KM Egon. Selama ini telah disampaikan kepada pemerintah agar kapal pengangkut barang tersebut digunakan. “Jika ada kesulitan dapat dikomunikasikan ke PT Pelini. Agar dapat diketahui apa penyebabnya tidak ingin membeli sembako dalam negeri,” kata Musli.

“Semua dapat diangkut menggunakan KM Egon, bahkan sembako dapat didatangkan dari Surabaya,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran kapal pengangkut barang dari PT Pelni karena permintaan pemerintah daerah. Jika selama ini kapal yang beroperasi memiliki kekurangan harus disampaikan, agar menjadi bahan evaluasi ke depan. “Untuk persaingan harga sembako dari Malaysia dan dalam negeri, tentu dapat bersaing. Sisa keseriusan saja yang diinginkan untuk menggunakan transportasi laut yang telah disiapkan,” ujarnya. (nal/ash)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 16:04

Oknum ASN Cabul Diberhentikan

NUNUKAN - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan akhirnya mengambil…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:03

RTH Direncanakan di Jalan Lingkar

NUNUKAN – Jalan lingkar yang selama ini hanya menjadi jalur transportasi darat dari dan menuju…

Senin, 20 Agustus 2018 17:26

Berjam-jam Menunggu demi Tumpangan

Enam anggota Komunitas Gerakan Batas Negara (GBN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sedang menjalankan…

Senin, 20 Agustus 2018 16:58

Daerah Tak Cicipi Untung

Aktivitas impor barang di Perbatasan Indonesia Nunukan dan Tawau Malaysia memang sudah bukan hal baru.…

Senin, 20 Agustus 2018 16:56

TAKUT KAH?? Satpol PP Tak Tindak Pengecer BBM

NUNUKAN – Pengecer Bahan Bakar Minyak (BBM) belum dilakukan penindakan, karena hingga saat ini…

Senin, 20 Agustus 2018 16:31

Pemkab Segera Lakukan Konsultasi

NUNUKAN – Keberadaan penangkaran buaya tampaknya menjadi hal prioritas di Kelurahan Tanjung Harapan,…

Senin, 20 Agustus 2018 12:03

Krayan Bersolek, Tapi Bahan Bangunan Tergantung Negara Tetangga

MASUK daftar Kawasan Strategis Nasional (KSN) dan berada di dataran tinggi Borneo, upaya meningkatkan…

Senin, 20 Agustus 2018 11:12

Bocah SMP Tabrak Pejalan Kaki

NUNUKAN – Kecelakaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia kembali terjadi di Jalan Delima,…

Senin, 20 Agustus 2018 11:09

Pemilik Bandel, Enggan Urus GSB

NUNUKAN – Selaian persoalan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang tak dimiliki, pelanggaran garis…

Senin, 20 Agustus 2018 11:08

Harga Daging Sapi Stabil

NUNUKAN – Jelang perayaan Idul Adha 1439 Hijriah mendatang, harga daging sejumlah pasar di Bumi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .