MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 09 Maret 2018 10:25
Hidup di NKRI, Semangat Harus NKRI
BUKA PELATIHAN: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si saat memukul gong sebagai tanda dibuka secara resmi pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa dan lembaga desa gelombang tiga, yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Malinau, di Desa Long Nawang, Kecamatan Kayan Hulu, Rabu (7/3). Humas pemkab malinau

PROKAL.CO, MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dalam memberikan arahan serta materi pada pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa dan lembaga desa gelombang tiga di Apau Kayan, Rabu (7/3), menegaskan bahwa tidak berlebihan apabila dirinya mengatakan masyarakat di Apau Kayan hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh sebab itu masyarakat di Apau Kayan dalam aktivitas dan posisi apapun harus bersemangatkan NKRI.

“Kita hidup di NKRI, bukan hidup di Long Nawang. Artinya, bahwa apapun gerakan kita, berada dalam posisi apapun kita, kita hidup dalam semangatnya NKRI,” ujar Yansen TP.

Bupati mengingatkan agar warga sadar bahwa Kabupaten Malinau adalah bagian yang tak terpisahkan dari NKRI. Dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya, sebutnya, ada kalimat bahasa “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya”. Menurutnya, kalimat ini bukanlah hanya sebuah kalimat biasa. Bupati pun meminta para aparatur desa dan lembaga desa yang hadir untuk merenungankan kalimat tersebut menjadi sebuah kalimat yang esensinya semangat Indonesia. “Sekarang kita nyanyikan lagu itu bukan sekadar mewarnai acara kita. Tapi mengingatkan pada kita bahwa sedang membangun negara kita ini. Ingat, membangun negara kita ini,” tegasnya.

Oleh sebab itu, kata Bupati, kalau seluruh bupati, camat dan kepala desa berpikir hal yang sama, maka lima ratus lebih kabupaten/kota di Indonesia ini sedang membangun Indonesia. Dan kalau seluruh kepala desa bekerja dengan sungguh-sungguh, maka ada 70 ribu desa di seluruh Indonesia ini sedang membangun Indonesia. “Bisa dibayangkan jika seluruh kepala desa di 109 desa di Malinau ini membangun dengan sungguh-sungguh, maka pembangunan di belahan perbatasan Indonesia di Kabupaten Malinau akan nampak secara nyata. Jadi, berpikir kita seperti itu dan ini saya sampaikan bukan sekadar ucapan saya, tapi itulah faktanya negara kita,” ungkapnya. (ags/ash)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .