MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 08 Maret 2018 12:04
Ijazah Paket C Arvan Disoal

KPU Gelar Klarifi kasi

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan akhirnya menggelar pleno tertutup bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) Sabar Santuso yang kini mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota, kemarin (7/3).

Sebelumnya beredar surat pemberitahuan KPU nomor 052/PY.01.1-SD/6571/KPU-Kot/III/2018 tertanggal 2 Maret. Diketahui adanya permintaan klarifikasi terhadap ijazah Arvan, peraih suara terbanyak di Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Pemilihan (Dapil) I setelah Sabar Santuso. Meski tidak mendetail, surat tersebut menerangkan adanya informasi tertulis dari masyarakat yang menyoal ijazah paket C milik Arvan.

Pada surat itu, KPU menyampaikan jika belum dapat menyerahkan nama calon PAW sisa masa bakti 2014-2019 dari PAN Dapil I Tarakan. Klarifikasi pun dilakukan pada hari yang sama di Kantor KPU di Jalan Sei Sesayap, Kampung Empat.

Arvan yang ditemui media ini mengaku memberikan klarifikasi terkait ijazah paket C setingkat sekolah menengah atas (SMA) miliknya ke KPU. Arvan juga mendorong KPU bertindak adil mengungkap fakta yang sebenarnya.

Namun ia belum mengetahui apa hasil setelah dilakukannya klarifikasi. “Insya Allahsaya sudah mengikuti sesuai prosedur. Saya juga jelas mengikuti ujian paket C itu sampai saya benar-benar mendapatkan ijazah. Dan  saya lulus tahun 2007,” ungkap Arvan kepada Radar Tarakan.

Sementara ini, ia tak ingin mempersoalkan siapa yang membuat laporan atas ijazah yang diklaimnya asli itu. “Saya susah untuk berbicara seperti itu. Karena lumrahlah di mana-mana bisa saja terjadi. Saya juga tidak habis pikir kenapa ini bisa terjadi. Tidak ada di pikiran, kalau ada oknum yang mau melakukan (melapor) itu,” ucapnya.

“Karena saya merasa benar, hari itu juga saya datang sekira pukul 10.00 Wita, dengan membawa seluruh ijazah saya. Namun, yang dimintai hanya ijazah paket C saja. Yang secara legalitasnya diragukan keasliannya,” tuturnya.

Setelah menyerahkan ijazah, Arvan mempersilakan KPU memeriksa. “Saya kalau ditanya saya lulus SD, SMP kapan? Saya lupa. Dan ketika itulah kadang ada yang meragukan saya. Dan saya juga tak habis pikir kenapa persoalan ini baru dibahas sekarang. Kenapa sebelum saat-saat di mana saya mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) tidak disoal,” bebernya.

“Intinya saya berjalan dengan koridor yang saya lakukan baik itu pergantian saya dengan Pak Sabar. Saya pun tidak menyangka jika saya akan bisa menduduki kursi DPRD ini ke depannya nanti,” ucapnya.

Arvan pun menegaskan, selama ini di internal partai tidak ada kisruh atau kubu-kubu tertentu yang tidak suka pada dirinya. “Saya tahunya saat dipanggil KPU, yahsaya datang saja,” bebernya.

Jika nantinya hasil verfikasi menyatakan ijazah paket C yang dimilikinya asli, maka  Arvan dapat melaju untuk mengikuti proses PAW selanjutnya. “Untuk persiapan belum ada. Artinya saya tidak mau berbicara panjang dulu. Pada prinsipnya saya diterima ketika SK sudah saya pegang,” terangnya.

SERAHKAN KE KETUA DPRD

Ketua KPU Tarakan Teguh Dwi Subagyo mengatakan, bahwa pihaknya telah melaksanakan rapat pleno dan telah mendapatkan hasil PAW PAN Dapil I Tarakan. Menurutnya, pihaknya mendapatkan surat masukan yang mengharuskan KPU Tarakan melakukan klarifikasi kepada instansi terkait, seperti tertuang dalam PKPU nomor 6 tahun 2017 tentang PAW. “Satu-satunya jalan ialah meminta klarifikasi dari instansi terkait (Dinas Pendidikan Makassar) mengenai kebenaran itu, karena kami tidak punya kapasitas secara hukum. Nah, itu yang harus kami lakukan,” jelasnya.

“Sudah ada komisioner kami yang berangkat ke tempat instansi yang harus dilakukan klarifikasi, yakni ke Makassar dan itu sudah kami rapatkan tadi,” imbuhnya.

Meski hasil rapat pleno final dilaksanakan KPU, namun menurut Teguh secara etika laporan secara tertulis lebih dulu disampaikan ke Ketua DPRD Tarakan. “Yang jelas, surat itu diberikan kepada Ketua DPRD. Intinya itu. Mengenai resminya, tidak akan saya sampaikan sekarang, biarlah Ketua DPRD yang tahu lebih dulu,” tegasnya.

Sesuai alur yang disampaikan KPU, jika Arvan lolos verifikasi selanjutnya DPRD melalui Pemerintah Kota (Pemkot) menyerahkan berkas Arvan ke Gubernur. Selanjurnya Gubernur menerbitkan surat keputusan (SK) penetapan. Kemudian diserahkan ke DPRD Tarakan.

Ketua Panwaslu Tarakan Sulaiman menyatakan bahwa pihaknya akan mempelajari keputusan KPU, sebab untuk memutuskan perkara bukan menjadi ranah Panwaslu.

“Saya tidak mau komentar (soal ijazah) kalau belum ada keputusan,” singkatnya.

Terpisah, Ketua DPRD Tarakan Salman Aradeng menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu surat dari KPU. “Tidak ada masalah. Namanya juga proses, tentu KPU harus klarifikasi itu. Saya juga pernah seperti itu dulu, jadi kalau terpilih, ijazah Pak Arvan sudah tidak perlu dipertanyakan lagi,” bebernya.

Salman juga menyampaikan sampai saat ini tidak ada masalah di PAN. Jika nantinya Arvan tidak memenuhi syarat PAW, maka ada kader lain yang bisa menggantikan. (eru/*/shy/lim)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:37

ITCC Kirim 34 Pelajar Kaltara ke Tiongkok

TARAKAN - Kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Ya, pepatah ini kerap kali menjadi tolok ukur seorang…

Jumat, 21 September 2018 11:35

Minim Anggaran, Cuma Periksa Kotoran

TARAKAN - Tiga ekor beruang madu di dua kandang besi di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 11:33

Dorong Peningkatan Vokasi

PENYEDIAAN lapangan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang dimiliki masih menimbulkan pertanyaan,…

Jumat, 21 September 2018 11:32

Hujan Lebat, Distribusi PDAM Belum Normal

TARAKAN – Meski beberapa hari ini hujan lebat, pendistribusian air Perusahaan Daerah Air Minum…

Jumat, 21 September 2018 10:52

200 Orang Asing Kerja di Kaltara

TARAKAN - Pengawasan orang asing atau warga negara asing (WNA) di Kota Tarakan saat ini melibatkan berbagai…

Jumat, 21 September 2018 10:51

Penantian Bertahun-tahun Akhirnya Terjawab

TARAKAN – Bertahun-tahun menantikan perbaikan, akhirnya jembatan di Gang Tudai RT 17, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 10:46

Desember, XC Race dan Jambore Sepeda

TARAKAN – Persiapan pelaksanaan XC race dan jambore sepeda terus berjalan, yang terbaru kini sudah…

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .