MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 08 Maret 2018 12:04
Ijazah Paket C Arvan Disoal

KPU Gelar Klarifi kasi

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan akhirnya menggelar pleno tertutup bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) Sabar Santuso yang kini mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota, kemarin (7/3).

Sebelumnya beredar surat pemberitahuan KPU nomor 052/PY.01.1-SD/6571/KPU-Kot/III/2018 tertanggal 2 Maret. Diketahui adanya permintaan klarifikasi terhadap ijazah Arvan, peraih suara terbanyak di Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Pemilihan (Dapil) I setelah Sabar Santuso. Meski tidak mendetail, surat tersebut menerangkan adanya informasi tertulis dari masyarakat yang menyoal ijazah paket C milik Arvan.

Pada surat itu, KPU menyampaikan jika belum dapat menyerahkan nama calon PAW sisa masa bakti 2014-2019 dari PAN Dapil I Tarakan. Klarifikasi pun dilakukan pada hari yang sama di Kantor KPU di Jalan Sei Sesayap, Kampung Empat.

Arvan yang ditemui media ini mengaku memberikan klarifikasi terkait ijazah paket C setingkat sekolah menengah atas (SMA) miliknya ke KPU. Arvan juga mendorong KPU bertindak adil mengungkap fakta yang sebenarnya.

Namun ia belum mengetahui apa hasil setelah dilakukannya klarifikasi. “Insya Allahsaya sudah mengikuti sesuai prosedur. Saya juga jelas mengikuti ujian paket C itu sampai saya benar-benar mendapatkan ijazah. Dan  saya lulus tahun 2007,” ungkap Arvan kepada Radar Tarakan.

Sementara ini, ia tak ingin mempersoalkan siapa yang membuat laporan atas ijazah yang diklaimnya asli itu. “Saya susah untuk berbicara seperti itu. Karena lumrahlah di mana-mana bisa saja terjadi. Saya juga tidak habis pikir kenapa ini bisa terjadi. Tidak ada di pikiran, kalau ada oknum yang mau melakukan (melapor) itu,” ucapnya.

“Karena saya merasa benar, hari itu juga saya datang sekira pukul 10.00 Wita, dengan membawa seluruh ijazah saya. Namun, yang dimintai hanya ijazah paket C saja. Yang secara legalitasnya diragukan keasliannya,” tuturnya.

Setelah menyerahkan ijazah, Arvan mempersilakan KPU memeriksa. “Saya kalau ditanya saya lulus SD, SMP kapan? Saya lupa. Dan ketika itulah kadang ada yang meragukan saya. Dan saya juga tak habis pikir kenapa persoalan ini baru dibahas sekarang. Kenapa sebelum saat-saat di mana saya mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) tidak disoal,” bebernya.

“Intinya saya berjalan dengan koridor yang saya lakukan baik itu pergantian saya dengan Pak Sabar. Saya pun tidak menyangka jika saya akan bisa menduduki kursi DPRD ini ke depannya nanti,” ucapnya.

Arvan pun menegaskan, selama ini di internal partai tidak ada kisruh atau kubu-kubu tertentu yang tidak suka pada dirinya. “Saya tahunya saat dipanggil KPU, yahsaya datang saja,” bebernya.

Jika nantinya hasil verfikasi menyatakan ijazah paket C yang dimilikinya asli, maka  Arvan dapat melaju untuk mengikuti proses PAW selanjutnya. “Untuk persiapan belum ada. Artinya saya tidak mau berbicara panjang dulu. Pada prinsipnya saya diterima ketika SK sudah saya pegang,” terangnya.

SERAHKAN KE KETUA DPRD

Ketua KPU Tarakan Teguh Dwi Subagyo mengatakan, bahwa pihaknya telah melaksanakan rapat pleno dan telah mendapatkan hasil PAW PAN Dapil I Tarakan. Menurutnya, pihaknya mendapatkan surat masukan yang mengharuskan KPU Tarakan melakukan klarifikasi kepada instansi terkait, seperti tertuang dalam PKPU nomor 6 tahun 2017 tentang PAW. “Satu-satunya jalan ialah meminta klarifikasi dari instansi terkait (Dinas Pendidikan Makassar) mengenai kebenaran itu, karena kami tidak punya kapasitas secara hukum. Nah, itu yang harus kami lakukan,” jelasnya.

“Sudah ada komisioner kami yang berangkat ke tempat instansi yang harus dilakukan klarifikasi, yakni ke Makassar dan itu sudah kami rapatkan tadi,” imbuhnya.

Meski hasil rapat pleno final dilaksanakan KPU, namun menurut Teguh secara etika laporan secara tertulis lebih dulu disampaikan ke Ketua DPRD Tarakan. “Yang jelas, surat itu diberikan kepada Ketua DPRD. Intinya itu. Mengenai resminya, tidak akan saya sampaikan sekarang, biarlah Ketua DPRD yang tahu lebih dulu,” tegasnya.

Sesuai alur yang disampaikan KPU, jika Arvan lolos verifikasi selanjutnya DPRD melalui Pemerintah Kota (Pemkot) menyerahkan berkas Arvan ke Gubernur. Selanjurnya Gubernur menerbitkan surat keputusan (SK) penetapan. Kemudian diserahkan ke DPRD Tarakan.

Ketua Panwaslu Tarakan Sulaiman menyatakan bahwa pihaknya akan mempelajari keputusan KPU, sebab untuk memutuskan perkara bukan menjadi ranah Panwaslu.

“Saya tidak mau komentar (soal ijazah) kalau belum ada keputusan,” singkatnya.

Terpisah, Ketua DPRD Tarakan Salman Aradeng menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu surat dari KPU. “Tidak ada masalah. Namanya juga proses, tentu KPU harus klarifikasi itu. Saya juga pernah seperti itu dulu, jadi kalau terpilih, ijazah Pak Arvan sudah tidak perlu dipertanyakan lagi,” bebernya.

Salman juga menyampaikan sampai saat ini tidak ada masalah di PAN. Jika nantinya Arvan tidak memenuhi syarat PAW, maka ada kader lain yang bisa menggantikan. (eru/*/shy/lim)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 13:06

Dana Transfer ke Kaltara 2019 Naik Rp 514 Miliar

JAKARTA - Alokasi dana transfer ke daerah pada 2019 untuk…

Rabu, 12 Desember 2018 13:04

Mengejar Materi, tapi Tak Sesuai Nurani

Titik terendah dalam kehidupan adalah sesuatu yang lumrah dialami manusia.…

Rabu, 12 Desember 2018 13:01

“Percuma Bicara, tapi Tanpa Tindakan”

TARAKAN – Belum ada langkah lebih jauh dari Pemerintah Kota…

Rabu, 12 Desember 2018 12:59

Jumlah DPTHP Berkurang 442 Pemilih

TARAKAN- Meski telah dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan…

Rabu, 12 Desember 2018 12:41

Mulyawati Divonis Delapan Tahun Penjara

TARAKAN - Majelis hakim menjatuhkan vonis delapan tahun penjara kepada…

Rabu, 12 Desember 2018 12:38

Pelaku Curanmor dan Spesialis Jambret Berhasil Dibekuk

TARAKAN - Spesialis jambret dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil…

Rabu, 12 Desember 2018 12:34

Pemilih di Lapas Dibagi Dua Kategori

TARAKAN - Pemilihan umum yang akan digelar pada April mendatang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:33

Tiga Puskesmas Tunda Reakreditasi

TARAKAN – Banyaknya kegiatan menjelang akhir tahun menjadi salah satu…

Rabu, 12 Desember 2018 12:31

Nelayan Tuntut Pemerataan BBM

TARAKAN - Tak tahan dengan pembagian BBM bersubsidi yang diduga…

Rabu, 12 Desember 2018 12:30

Tiga Minggu Tak Diangkut, Sampah Menumpuk

TARAKAN - Pemandangan tidak sedap terlihat di RT 03 Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .