MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 08 Maret 2018 11:59
Wanita Muda Dijual Sepasang Muncikari

Dieksploitasi di Salah Satu Hotel

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Melihat adanya keuntungan yang menjanjikan, pasangan kekasih berinisial AO (21) dan AM (31) tega menjual seorang wanita berinisial EB (21) ke lelaki hidung belang. Namun aksi keduanya berhasil terungkap oleh petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tarakan, Jumat (23/2).

Perwira Urusan Subbag Humas, Ipda Taharman yang menyampaikan amanat Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit mengatakan, pengungkapan kasus tersebut, berawal dari informasi adanya eksploitasi wanita di salah satu hotel di Jalan Jenderal Sudirman. “Kami mendatangi hotel yang dimaksud dan menemukan EB dengan seorang lelaki berinisial DO baru selesai melakukan hubungan suami istri,” terangnya, Rabu (7/3).

Setelah mengamankan EB dan seorang pria hidung belang, tidak lama kemudian datang sepasang kekasih yang sebelumnya mengantarkan EB yakni AM dan AO ke hotel. Keempatnya lantas digiring ke Polres Tarakan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Eb baru seminggu di Tarakan dan menerima panggilan sesuai pesanan dari AM dan AO. “EB ini sudah pernah ke Tarakan, terus balik ke Jakarta dan ini ke Tarakan lagi, sejak awal memang disampaikan AM dan AO kalau di Tarakan akan diperkerjakan sebagai wanita pemuas nafsu pria hidung belang,” tuturnya.

EB tidak diperkerjakan AM dan AO di tempat hiburan malam, hanya dipekerjakan untuk menerima panggilan pria hidung belang. Tarif short time Rp 500 ribu dan long time Rp 1 juta. AM dan AO menerima fee atas jasanya mencari pria hidung belang dari EB.

“Saat ini EB masih di Tarakan dan tidak kami izinkan keluar kota dulu, karena nanti akan kami mintai keterangan sebagai saksi,” ujarnya.

Diduga AM dan AO melakoni pekerjaan sebagai muncikari. Diketahui masih banyak lagi wanita yang dipekerjakan keduanya. Hal tersebut terungkap berdasarkan pemeriksaan dari penyidik bahwa masih ada 2 orang lagi yang juga diperkerjakan AM dan AO dengan modus yang sama, namun yang sudah memiliki bukti lengkap hanya EB.

“AM dan AO terancam hukuman 15 tahun penjara, sesuai pasal 2 ayat 1 Undang-Undang nomor 21 tahun 2007,” bebernya. (jnr/lim)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 13:06

Dana Transfer ke Kaltara 2019 Naik Rp 514 Miliar

JAKARTA - Alokasi dana transfer ke daerah pada 2019 untuk…

Rabu, 12 Desember 2018 13:04

Mengejar Materi, tapi Tak Sesuai Nurani

Titik terendah dalam kehidupan adalah sesuatu yang lumrah dialami manusia.…

Rabu, 12 Desember 2018 13:01

“Percuma Bicara, tapi Tanpa Tindakan”

TARAKAN – Belum ada langkah lebih jauh dari Pemerintah Kota…

Rabu, 12 Desember 2018 12:59

Jumlah DPTHP Berkurang 442 Pemilih

TARAKAN- Meski telah dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan…

Rabu, 12 Desember 2018 12:41

Mulyawati Divonis Delapan Tahun Penjara

TARAKAN - Majelis hakim menjatuhkan vonis delapan tahun penjara kepada…

Rabu, 12 Desember 2018 12:38

Pelaku Curanmor dan Spesialis Jambret Berhasil Dibekuk

TARAKAN - Spesialis jambret dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil…

Rabu, 12 Desember 2018 12:34

Pemilih di Lapas Dibagi Dua Kategori

TARAKAN - Pemilihan umum yang akan digelar pada April mendatang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:33

Tiga Puskesmas Tunda Reakreditasi

TARAKAN – Banyaknya kegiatan menjelang akhir tahun menjadi salah satu…

Rabu, 12 Desember 2018 12:31

Nelayan Tuntut Pemerataan BBM

TARAKAN - Tak tahan dengan pembagian BBM bersubsidi yang diduga…

Rabu, 12 Desember 2018 12:30

Tiga Minggu Tak Diangkut, Sampah Menumpuk

TARAKAN - Pemandangan tidak sedap terlihat di RT 03 Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .