MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 07 Maret 2018 11:09
Pertimbangkan Kejiwaan si Istri Siri

Vonis Sally Lebih Ringan Dua Tahun

DOK/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sally (25) akhirnya divonis lima tahun penjara dalam  sidang kasus pembunuhan terhadap anaknya sendiri di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, kemarin (6/3). Vonis ini lebih ringan dua tahun dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

Sally hadir dengan mengenakan kerudung, dengan terus tertunduk malu di kursi pesakitan. Ketua majelis hakim Christo E.N Sitorus dalam putusannya menjatuhkan hukuman pidana lima tahun penjara, dengan denda Rp 800 juta, subsider 3 bulan kurungan.

Hakim menilai, salah satu hal yang meringankan Sally karena bebannya dengan satu anak yang masih berusia lima tahun. Sally juga diketahui masih berstatus istri siri, atau belum dinikahi secara sah. Mendengar putusan hakim tersebut, Sally mengusap air matanya.

Hakim membeberkan jika Sally mengalami gangguan psikologis hingga tega melakukan tindakan di luar kewajaran. Menaruh anaknya di dalam kulkasdi rumahnya selama tiga hari, selanjutnya memindahkan anak yang telah membeku itu ke freezer di lokasi pencucian motor miliknya di Kelurahan Kampung Satu/ Skip selama tiga bulan.

“Vonis itu diberikan, mengingat pemikiran terdakwa agak terganggu.  Apalagi dengan beban hidupnya,” ungkap Melcky Johny Otoh, Humas Pengadilan Negeri Tarakan.

Selain itu, lanjut Melcky, sejak awal kehamilan Sally, ia sudah tidak menginginkan bayinya itu lahir. “Si Sally ini mengaku masih trauma dengan status sosial anak pertamanya, yang saat ini masih belum bisa mendapatkan akta kelahiran dengan nama bapak kandungnya, karena tidak memiliki buku nikah,” jelasnya.

Sehingga, Sally berpikiran akan siapa nantinya yang mengurus kedua anaknya jika tidak memiliki ayah. “Karena pemikirannya terganggu itu, jadi dia memilih melahirkan sendiri namun akhirnya anaknya meninggal,” lanjutnya lagi.

Selain itu, Majelis Hakim juga memberikan kesempatan kepada penasihat hukum (PH) terdakwa, Nunung Tri Sulistyawati dan JPU yang diwakili Debby Fauzia untuk mengajukan banding. “Kami meminta waktu pikir-pikir selama 7 hari,” kata PH terdakwa, serupa disampaikan JPU.

Dalam sidang sebelumnya, Sally dituntut 7 tahun penjara. Dalam dakwaan primair pasal 80 ayat (3) dan ayat (4) juncto pasal 76 c Undang-Undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang Undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi undang-undang.

Perkara Sally ini, bermula pada 2 Agustus 2017 lalu, warga RT 11 Kelurahan Kampung Satu Skip, Kecamatan Tarakan Tengah digegerkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan yang ternyata disimpan di dalam freezer pencucian mobil Jalan Pulau Bunyu sejak Mei.

Kondisi bayi yang masih lengkap dengan tali pusar dan ari-ari itu ditemukan polisi beserta warga dalam keadaan membeku terbungkus plastik berwarna hitam. Bayi itu bercampur dengan makanan beku di dalam freezer lainnya. (eru/lim)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:37

ITCC Kirim 34 Pelajar Kaltara ke Tiongkok

TARAKAN - Kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Ya, pepatah ini kerap kali menjadi tolok ukur seorang…

Jumat, 21 September 2018 11:35

Minim Anggaran, Cuma Periksa Kotoran

TARAKAN - Tiga ekor beruang madu di dua kandang besi di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 11:33

Dorong Peningkatan Vokasi

PENYEDIAAN lapangan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang dimiliki masih menimbulkan pertanyaan,…

Jumat, 21 September 2018 11:32

Hujan Lebat, Distribusi PDAM Belum Normal

TARAKAN – Meski beberapa hari ini hujan lebat, pendistribusian air Perusahaan Daerah Air Minum…

Jumat, 21 September 2018 10:52

200 Orang Asing Kerja di Kaltara

TARAKAN - Pengawasan orang asing atau warga negara asing (WNA) di Kota Tarakan saat ini melibatkan berbagai…

Jumat, 21 September 2018 10:51

Penantian Bertahun-tahun Akhirnya Terjawab

TARAKAN – Bertahun-tahun menantikan perbaikan, akhirnya jembatan di Gang Tudai RT 17, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 10:46

Desember, XC Race dan Jambore Sepeda

TARAKAN – Persiapan pelaksanaan XC race dan jambore sepeda terus berjalan, yang terbaru kini sudah…

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .