MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 07 Maret 2018 11:02
Simpan Sabu di Celana Dalam

Sekilo Gagal Lolos Dibawa Cewek Malaysia

SIAL: (NE) warga Malaysia diamankan petugas Bea Cukai Nunukan di Pelabuhan Tunon Taka, Rabu (28/2) lalu. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, SEORANG warga Malaysia, terpaksa diamankan petugas Bea Cukai Nunukan karena membawa narkoba jenis sabu-sabu dari Tawau, Malaysia. SN menumpang Kapal Motor (KM) Mid East Express, Rabu (28/2) lalu.

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Nunukan, baru merilis pada Selasa (6/3) karena sebelumnya dilakukan pengembangan terhadap tujuan pengiriman.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Nunukan, M. Solafudin mengatakan, selama ini Bea Cukai Nunukan telah melakukan kerja sama baik dengan berbagai instansi, mulai dari kepolisian hingga TNI.

“Penangkapan NE berdasarkan informasi intelijen, setelah tiba di Pelabuhan Tunon Taka, NE sangat mencurigakan mulai dari jalannya hingga pakaian yang digunakan,” kata  M. Solafudin, kemarin (6/3).

Saat pencegahan dilakukan, semua diperiksa mulai barang bawaan hingga badan NE. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 20 bungkus plastik diduga narkoba jenis sabu. Tujuh bungkus disimpan di badan NE, tujuh bungkus disimpan di pakaian dalam dan enam bungkus lagi disimpan di BH.

Selanjutnya dilakukan pengembangan Bea Cukai Nunukan melakukan kerjasama dengan Polres Nunukan. Ternyata sabu tersebut ingin diserahkan di salah satu hotel. “Mungkin yang ingin menerima telah mengetahui, jika sabu tersebut telah diamankan sehingga yang ingin menerima masih dilakukan pengejaran,” ujarnya.

NE mengaku diupah sebesar RM 4 ribu atau sekira Rp 13 juta. NE dinyatakan telah melakukan tindak pidana di bidang kepabeanan sebagai dimaksud pasal 102 huruf e Undang-Undang (UU) nomor 17/2006 tentang Kepabeanan. Selanjutnya pasal 113 ayat 1 UU nomor 35/2009 tentang Narkotika.

Sementara, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Timur Agus Sudarmadi mengatakan, pengungkapan berhasil menyelematkan lima ribu jiwa generasi. “Diketahui jika diasumsikan satu gram sabu paling sedikit dikonsumsi oleh lima orang,” kata Agus Sudarmadi.

Ia menambahkan, penanganan penyelundupan dan peredaran gelap narkoba harus menjadi prioritas semua pihak. Di tengah serbuan pemasukan narkoba ke Indonesia, bukan tidak mungkin kasus seperti dua penyelundupan besar sabu di Batam tejadi di wilayah-wilayah perbatasan.

“Untuk daerah perbatasan tentu akan menjadi pengawasan ketat untuk menangani penyelundupan narkoba,” ujarnya. (nal/lim)


BACA JUGA

Minggu, 14 Oktober 2018 23:38

Karena Ini, Pedagang Lintas Batas Gelisah

NUNUKAN – Penangkapan oleh lintas instansi terhadap produk asal Malaysia di perbatasan Nunukan…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:07

Krisis Keuangan Masih Jadi PR

NUNUKAN – Usia Kabupaten Nunukan telah menginjak angka 19 tahun, sejak berdiri 1999 silam. Kini…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:05

Bawaslu Selesaikan Sengketa KPU - PSI

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan menyelesaikan sengketa Partai Solidaritas Indonesia…

Kamis, 11 Oktober 2018 14:59

Tiga ASN Diduga Tidak Netral

NUNUKAN – Tiga aparatur sipil negera (ASN) di lingkungan pemerintah Kabupaten Nunukan, akan dilaporkan…

Kamis, 11 Oktober 2018 14:30

BBM Satu Harga Terkendala Biaya Angkutan

NUNUKAN – Hampir sebulan, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di Kecamatan Seimanggaris…

Rabu, 10 Oktober 2018 14:20

Satu Parpol Terancam Batal Ikut Pemilu

NUNUKAN – Partai politik (parpol) yang terlambat melaporkan dana kampanye ke Komisi Pemilihan…

Rabu, 10 Oktober 2018 14:19

Jatuh ke Laut, Ahmad Ditemukan Tewas

NUNUKAN – Seorang warga Tanjung, Kelurahan Nunukan Barat, ditemukan sudah tak bernyawa setelah…

Rabu, 10 Oktober 2018 14:11

Seorang Ibu Rela Jadi Kurir Sabu

NUNUKAN – Salah seorang wanita paruh baya terpaksa diamankan pihak kepolisian lantaran ketahuan…

Selasa, 09 Oktober 2018 15:25

Lahan PPI Masih Bermasalah

NUNUKAN – Pasca keluar putusan Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Samarinda yang memenangkan…

Selasa, 09 Oktober 2018 15:24

BBM Cepat Habis Dinilai Tak Logis

NUNUKAN – Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dijual di Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) sangat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .