MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 07 Maret 2018 11:00
M. Nur Dituntut Seumur Hidup
SIDANG LANJUTAN: Terdakwa Muhammad Nur saat masuk ke ruang sidang, dengan agenda pembacaan tuntutan oleh JPU. Nur dituntut hukuman seumur hidup karena dianggap melakukan pembunuhan dengan berencana. JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sidang lanjutan kasus pembunuhan di Jalan Perumnas, Kelurahan Karang Anyar, yang dilakukan oleh Muhammad Nur yang menewaskan Muhammad Ilyas, sehari sebelum Idul Fitri tahun lalu, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan kemarin (6/3).

Sidang kali ini mengagendakan pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diwakili Debby Fauzia. Terdakwa Nur yang sempat membantah dengan sengaja membawa badik untuk menikam Ilyas hingga mengakibatkan meninggal dunia, dituntut hukuman seumur hidup oleh JPU.

Menurut JPU, terdakwa seharusnya bisa menahan diri dan tidak melakukan tindakan menghentikan terdakwa di tengah jalan hingga akhirnya berkelahi dan mengakibatkan korban meninggal dunia. “Terdakwa berhenti di tengah jalan, bukan arah menuju ke rumah terdakwa atau ke tambak seperti alasan terdakwa membawa badik untuk ke tambak, melainkan merupakan jalan menuju ke rumah korban,” tuturnya.

Saat itu terdakwa bertemu dengan korban di tengah jalan dan menghentikan sepeda motornya, sehingga terjadilah perkelahian yang membuat korban meninggal dunia.

JPU juga menerangkan, terdakwa terbukti dalam dakwaan primer, pasal 340 KUHP yaitu pembunuhan dengan direncanakan terlebih dahulu. JPU juga menuntut dan meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Tarakan menyatakan terdakwa Nur terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan berencana, sesuai dalam dakwaan primer pasal 340 KUHP.

Sementara itu, majelis hakim yang diketuai Christo E.N Sitorus memberikan kesempatan kepada Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Nunung Tri Sulistyawati untuk mempersiapkan pembelaan terdakwa. “Masa tahanan terdakwa saat ini sudah diperpanjang Pengadilan Tinggi, tapi perkaranya sudah harus putus 10 hari sebelum masa tahanannya habis. Jadi, PH diberikan kesempatan untuk membacakan pembelaan pada 12 Maret, pekan depan, dilanjutkan tanggapan jaksa terhadap pembelaan sehari setelahnya dan kasus ini kami putuskan 15 Maret,” tegasnya.

Untuk diketahui, sidang dengan terdakwa Muhammad Nur ini terjerat kasus penikaman yang berujung kematian dengan korban Muhammad Ilyas (21), di pinggir Jalan Wijaya Kesuma, tidak jauh dari Restoran B21, Perumnas, sehari sebelum hari raya Idul Fitri pada Juni tahun lalu.

Menurut keterangan saksi yang hadir di persidangan, perkelahian Nur dan korban ini diawali saat korban tertawa sambil melihat HP di salah satu kawasan di Karang Anyar. Nur yang berada tak jauh dari posisi Ilyas menduga korban sedang menertawainya. Hingga terjadi perkelahian di depan sebuah warung di Jalan Karang Anyar dan berlanjut ke Jalan Wijaya Kesuma. (jnr/ash)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:37

ITCC Kirim 34 Pelajar Kaltara ke Tiongkok

TARAKAN - Kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Ya, pepatah ini kerap kali menjadi tolok ukur seorang…

Jumat, 21 September 2018 11:35

Minim Anggaran, Cuma Periksa Kotoran

TARAKAN - Tiga ekor beruang madu di dua kandang besi di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 11:33

Dorong Peningkatan Vokasi

PENYEDIAAN lapangan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang dimiliki masih menimbulkan pertanyaan,…

Jumat, 21 September 2018 11:32

Hujan Lebat, Distribusi PDAM Belum Normal

TARAKAN – Meski beberapa hari ini hujan lebat, pendistribusian air Perusahaan Daerah Air Minum…

Jumat, 21 September 2018 10:52

200 Orang Asing Kerja di Kaltara

TARAKAN - Pengawasan orang asing atau warga negara asing (WNA) di Kota Tarakan saat ini melibatkan berbagai…

Jumat, 21 September 2018 10:51

Penantian Bertahun-tahun Akhirnya Terjawab

TARAKAN – Bertahun-tahun menantikan perbaikan, akhirnya jembatan di Gang Tudai RT 17, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 10:46

Desember, XC Race dan Jambore Sepeda

TARAKAN – Persiapan pelaksanaan XC race dan jambore sepeda terus berjalan, yang terbaru kini sudah…

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .