MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 07 Maret 2018 11:00
M. Nur Dituntut Seumur Hidup
SIDANG LANJUTAN: Terdakwa Muhammad Nur saat masuk ke ruang sidang, dengan agenda pembacaan tuntutan oleh JPU. Nur dituntut hukuman seumur hidup karena dianggap melakukan pembunuhan dengan berencana. JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sidang lanjutan kasus pembunuhan di Jalan Perumnas, Kelurahan Karang Anyar, yang dilakukan oleh Muhammad Nur yang menewaskan Muhammad Ilyas, sehari sebelum Idul Fitri tahun lalu, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan kemarin (6/3).

Sidang kali ini mengagendakan pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diwakili Debby Fauzia. Terdakwa Nur yang sempat membantah dengan sengaja membawa badik untuk menikam Ilyas hingga mengakibatkan meninggal dunia, dituntut hukuman seumur hidup oleh JPU.

Menurut JPU, terdakwa seharusnya bisa menahan diri dan tidak melakukan tindakan menghentikan terdakwa di tengah jalan hingga akhirnya berkelahi dan mengakibatkan korban meninggal dunia. “Terdakwa berhenti di tengah jalan, bukan arah menuju ke rumah terdakwa atau ke tambak seperti alasan terdakwa membawa badik untuk ke tambak, melainkan merupakan jalan menuju ke rumah korban,” tuturnya.

Saat itu terdakwa bertemu dengan korban di tengah jalan dan menghentikan sepeda motornya, sehingga terjadilah perkelahian yang membuat korban meninggal dunia.

JPU juga menerangkan, terdakwa terbukti dalam dakwaan primer, pasal 340 KUHP yaitu pembunuhan dengan direncanakan terlebih dahulu. JPU juga menuntut dan meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Tarakan menyatakan terdakwa Nur terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan berencana, sesuai dalam dakwaan primer pasal 340 KUHP.

Sementara itu, majelis hakim yang diketuai Christo E.N Sitorus memberikan kesempatan kepada Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Nunung Tri Sulistyawati untuk mempersiapkan pembelaan terdakwa. “Masa tahanan terdakwa saat ini sudah diperpanjang Pengadilan Tinggi, tapi perkaranya sudah harus putus 10 hari sebelum masa tahanannya habis. Jadi, PH diberikan kesempatan untuk membacakan pembelaan pada 12 Maret, pekan depan, dilanjutkan tanggapan jaksa terhadap pembelaan sehari setelahnya dan kasus ini kami putuskan 15 Maret,” tegasnya.

Untuk diketahui, sidang dengan terdakwa Muhammad Nur ini terjerat kasus penikaman yang berujung kematian dengan korban Muhammad Ilyas (21), di pinggir Jalan Wijaya Kesuma, tidak jauh dari Restoran B21, Perumnas, sehari sebelum hari raya Idul Fitri pada Juni tahun lalu.

Menurut keterangan saksi yang hadir di persidangan, perkelahian Nur dan korban ini diawali saat korban tertawa sambil melihat HP di salah satu kawasan di Karang Anyar. Nur yang berada tak jauh dari posisi Ilyas menduga korban sedang menertawainya. Hingga terjadi perkelahian di depan sebuah warung di Jalan Karang Anyar dan berlanjut ke Jalan Wijaya Kesuma. (jnr/ash)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 13:06

Dana Transfer ke Kaltara 2019 Naik Rp 514 Miliar

JAKARTA - Alokasi dana transfer ke daerah pada 2019 untuk…

Rabu, 12 Desember 2018 13:04

Mengejar Materi, tapi Tak Sesuai Nurani

Titik terendah dalam kehidupan adalah sesuatu yang lumrah dialami manusia.…

Rabu, 12 Desember 2018 13:01

“Percuma Bicara, tapi Tanpa Tindakan”

TARAKAN – Belum ada langkah lebih jauh dari Pemerintah Kota…

Rabu, 12 Desember 2018 12:59

Jumlah DPTHP Berkurang 442 Pemilih

TARAKAN- Meski telah dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan…

Rabu, 12 Desember 2018 12:41

Mulyawati Divonis Delapan Tahun Penjara

TARAKAN - Majelis hakim menjatuhkan vonis delapan tahun penjara kepada…

Rabu, 12 Desember 2018 12:38

Pelaku Curanmor dan Spesialis Jambret Berhasil Dibekuk

TARAKAN - Spesialis jambret dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil…

Rabu, 12 Desember 2018 12:34

Pemilih di Lapas Dibagi Dua Kategori

TARAKAN - Pemilihan umum yang akan digelar pada April mendatang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:33

Tiga Puskesmas Tunda Reakreditasi

TARAKAN – Banyaknya kegiatan menjelang akhir tahun menjadi salah satu…

Rabu, 12 Desember 2018 12:31

Nelayan Tuntut Pemerataan BBM

TARAKAN - Tak tahan dengan pembagian BBM bersubsidi yang diduga…

Rabu, 12 Desember 2018 12:30

Tiga Minggu Tak Diangkut, Sampah Menumpuk

TARAKAN - Pemandangan tidak sedap terlihat di RT 03 Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .