MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 07 Maret 2018 11:00
M. Nur Dituntut Seumur Hidup
SIDANG LANJUTAN: Terdakwa Muhammad Nur saat masuk ke ruang sidang, dengan agenda pembacaan tuntutan oleh JPU. Nur dituntut hukuman seumur hidup karena dianggap melakukan pembunuhan dengan berencana. JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sidang lanjutan kasus pembunuhan di Jalan Perumnas, Kelurahan Karang Anyar, yang dilakukan oleh Muhammad Nur yang menewaskan Muhammad Ilyas, sehari sebelum Idul Fitri tahun lalu, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan kemarin (6/3).

Sidang kali ini mengagendakan pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diwakili Debby Fauzia. Terdakwa Nur yang sempat membantah dengan sengaja membawa badik untuk menikam Ilyas hingga mengakibatkan meninggal dunia, dituntut hukuman seumur hidup oleh JPU.

Menurut JPU, terdakwa seharusnya bisa menahan diri dan tidak melakukan tindakan menghentikan terdakwa di tengah jalan hingga akhirnya berkelahi dan mengakibatkan korban meninggal dunia. “Terdakwa berhenti di tengah jalan, bukan arah menuju ke rumah terdakwa atau ke tambak seperti alasan terdakwa membawa badik untuk ke tambak, melainkan merupakan jalan menuju ke rumah korban,” tuturnya.

Saat itu terdakwa bertemu dengan korban di tengah jalan dan menghentikan sepeda motornya, sehingga terjadilah perkelahian yang membuat korban meninggal dunia.

JPU juga menerangkan, terdakwa terbukti dalam dakwaan primer, pasal 340 KUHP yaitu pembunuhan dengan direncanakan terlebih dahulu. JPU juga menuntut dan meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Tarakan menyatakan terdakwa Nur terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan berencana, sesuai dalam dakwaan primer pasal 340 KUHP.

Sementara itu, majelis hakim yang diketuai Christo E.N Sitorus memberikan kesempatan kepada Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Nunung Tri Sulistyawati untuk mempersiapkan pembelaan terdakwa. “Masa tahanan terdakwa saat ini sudah diperpanjang Pengadilan Tinggi, tapi perkaranya sudah harus putus 10 hari sebelum masa tahanannya habis. Jadi, PH diberikan kesempatan untuk membacakan pembelaan pada 12 Maret, pekan depan, dilanjutkan tanggapan jaksa terhadap pembelaan sehari setelahnya dan kasus ini kami putuskan 15 Maret,” tegasnya.

Untuk diketahui, sidang dengan terdakwa Muhammad Nur ini terjerat kasus penikaman yang berujung kematian dengan korban Muhammad Ilyas (21), di pinggir Jalan Wijaya Kesuma, tidak jauh dari Restoran B21, Perumnas, sehari sebelum hari raya Idul Fitri pada Juni tahun lalu.

Menurut keterangan saksi yang hadir di persidangan, perkelahian Nur dan korban ini diawali saat korban tertawa sambil melihat HP di salah satu kawasan di Karang Anyar. Nur yang berada tak jauh dari posisi Ilyas menduga korban sedang menertawainya. Hingga terjadi perkelahian di depan sebuah warung di Jalan Karang Anyar dan berlanjut ke Jalan Wijaya Kesuma. (jnr/ash)


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 22:19

Tiga Soal Penentu Pemenang Debat

TARAKAN - Meski durasinya hanya beberapa jam saja, namun debat kandidat Pilwali Tarakan menelan anggaran…

Senin, 18 Juni 2018 11:45

Pengunjung Air Terjun Tembus 10 Ribu

TARAKAN – Di hari libur, setiap masyarakat pasti hendak mencari lokasi rekreasi bersama dengan…

Senin, 18 Juni 2018 11:38

Daging Ayam, Kejutan Tahun Ini

ADANYA peningkatan indeks harga pada kelompok transportasi dan komunikasi, kelompok perumahan, air listrik,…

Senin, 18 Juni 2018 11:24

THR HABIS, UTANG KEMUDIAN

Momentum Lebaran pada perayaan Idulfitri memang selalu dinanti-nanti. Berbagai persiapan menyambut hari…

Senin, 18 Juni 2018 11:17

Penutupan Bisa Memancing HIV/AIDS Berkembang

TARAKAN – Penutupan lokalisasi harus waspadai akan bahaya penyakit human immunodeficiency virus/acquired…

Senin, 18 Juni 2018 11:10

Jalan Perumahan PNS Juata Permai Rusak Parah

TARAKAN - Belum adanya perbaikan akses jalan di daerah Perumahan PNS yang ada di Kelurahan Juata Permai,…

Senin, 18 Juni 2018 11:09

Jalan Perumahan PNS Juata Permai Rusak Parah

TARAKAN - Belum adanya perbaikan akses jalan di daerah Perumahan PNS yang ada di Kelurahan Juata Permai,…

Senin, 18 Juni 2018 10:55

Hasil Panen Berjatuhan Lewati Jalan Rusak

TARAKAN – Kondisi semenisasi yang hancur dan berlubang, cukup menghambat aktivitas warga RT 15,…

Minggu, 17 Juni 2018 17:08

Satu Unit Rumah Nyaris Dilahap Si Jago Merah

TANJUNG SELOR - Satu  rumah milik pasangan suami istri, Takim dan Nurhayati yang berada di Jalan…

Sabtu, 16 Juni 2018 22:43

Pelabuhan Masih Sepi, Belum Ada Lonjakan Penumpang

  TARAKAN - Lonjakan penumpang arus balik belum terlihat di Pelabuhan Tengkayu I (SDF), Sabtu (16/6).…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .