MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 07 Maret 2018 10:50
Telur yang Diduga Palsu Akan Diuji di Tarakan
MERESAHKAN: Telur aneh yang ditemukan warga di Desa Sesayap masih akan melalui pengujian di laboratorium Karantina Pertanian Tarakan. RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Tana Tidung langsung melakukan pengecekan kabar ditemukannya telur aneh yang diduga palsu di Desa Sesayap. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Tana Tidung A. Ikhtaful Maskur M. mengatakan, pihaknya belum dapat memberikan keterangan pasti karena butuh waktu pembuktian. Beberapa petugas dari Dispertanak telah melakukan pengecekan awal. “Dari laporan staf yang sudah cek ke lapangan bahwa telur tersebut asli, memang ada beberapa kemungkinan sehingga telur tersebut menggumpal ketika dibuka karena proses packing yang tidak baik, transportasi dari daerah asal telur sampai dengan di KTT membutuhkan waktu yang tidak singkat bahkan berminggu-minggu. Sekali lagi kepastian palsu atau asli masih perlu dibuktikan melalui uji laboratorium,” kata Ikhtaful melalui telpon selulernya.

Telur yang dimaksud telah diambil dari rumah Ayu (23) di Desa Sesayap. Selanjutnya akan dilakukan uji laboratorium di Balai Karantina Pertanian Kelas II Tarakan. “Masyarakat perlu bersabar dan tidak resah dan silakan membeli atau menkonsumsi telur seperti biasa, kami juga secara rutin melakukan kontrol terhadap semua produk peternakan yang beredar di Tana Tidung, memastikan produk peternakan tetap aman, sehat, utuh dan halal,” sebutnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak cepat mengekspos segala sesuatu yang belum tentu kebenarannya.                                     

Salah satu pemasok telur, Takdir menjelaskan, telur yang dijualnya dibawa dari Sulawesi dan telah melalui pengecekan sebelumnya. Sejauh ini, tidak pernah ditemukan adanya telur palsu seperti isu yang beredar. Selaku pemasok dan penjual, Takdir mengaku juga telah melakukan pengecekan terhadap kualitas telur yang didatangkan dari Sulawesi sebelum dijual di pasaran.

Bahkan selama berjualan tidak ada keluhan dari pelanggannya terkait kualitas. Kalau pun ada itu hanya busuk. Setiap butir telur sebelum dibawa pembeli juga melalui pengecekan dengan diterawang menggunakan cahaya lampu. Itu agar dapat diseleksi, mana telur yang busuk dan mana yang masih segar. “Di Tana Tidung ini banyak juga penjual telor yang berbagai macam pemasoknya ada juga dari Tawau. Kalau saya biasanya sekali datang itu 600 piring dan setiap harinya bisa terjual 50 piring. Belum pernah ada keluhan pelanggan saya,”ungkap Takdir saat dikonfirmasi Radar Tarakan, Selasa (6/3).

Ia menyayangkan isu telur palsu tersebut, karena dikhawatirkan akan menurunkan omzet mereka.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Dr. Besse Lizanty Triananda mengatakan, belum mengetahui tentang kabar beredarnya telur yang diduga palsu. “Saya baru tahu kalau ada warga KTT yang menemukan telur yang diduga palsu, saya belum dapat angkat bicara masalah ini karena saya belum mengetahui apa itu benar atau hanya berita hoax. Namun ini akan kami bahas untuk bisa memastikan apakah berita ini betul atau hanya dugaan saja,” ujar Besse Lisanty.

Sementara itu, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Tana Tidung mengakui lemahnya pengawasan terhadap komoditas sembilan bahan pokok (sembako) yang beredar di masyarakat. Sembako yang dikonsumsi masyarakat di kabupaten termuda di Kaltara itu selama ini dibawa dari Malinau, Bulungan, Berau dan Sulawesi Selatan. “Kalau menurut hemat saya yang dibutuhkan saat ini ialah bentuk tim pengawasan, bukan hanya mengawasi telur saja, namun juga yang lainya,” kata Sekretaris Disperindagkop Drs. Ibrahim. (*/rko/lim)


BACA JUGA

Rabu, 26 September 2018 11:26

Legalisir Dokumen Didominasi Pelamar CPNS

TANA TIDUNG - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tana Tidung beberapa hari…

Rabu, 26 September 2018 11:25

UTS Hari Pertama Berjalan Lancar

TANA TIDUNG -  Senin (24/9), seluruh sekolah dasar di Kabupaten Tana Tidung  melaksanakan…

Selasa, 25 September 2018 13:43

Honorer K2 Kecewa Tak Bisa Ikut Tes CPNS

TANA TIDUNG - Puluhan honorer kategori 2 (K2) Kabupaten Tana Tidung (KTT) mengaku kecewa. Mereka tidak…

Selasa, 25 September 2018 13:41

14 Parpol Serahkan Laporan Dana Kampanye

TANA TIDUNG – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tana Tidung (KPU KTT) telah menutup penyerahan Laporan…

Selasa, 25 September 2018 13:39

Kepulangan Jamaah Haji Disambut Keluarga

TANA TIDUNG - Kepulangan jemaah haji disambut gembira oleh para keluarga. Isak tangis pun mewarnai…

Senin, 24 September 2018 12:57

Sempat Langka, Gas Melon Kembali Normal

TANA TIDUNG – Setelah sepekan sempat terjadi kelangkaan, kini pasokan  tabung Liquefied…

Senin, 24 September 2018 12:55

Kebiasaan Hidup Bersih Dimulai dari Peran Orang Tua

Sering kali kita dihadapkan pada situasi yang kurang memungkinkan sehingga kegiatan dan aktivitas yang…

Jumat, 21 September 2018 10:36

Formasi CPNS Honorer K2 Kosong

TANA TIDUNG - Pemkab Tana Tidung (KTT) telah mengumumkan formasi yang akan diterima menjadi Calon…

Jumat, 21 September 2018 10:34

Tak Rekam Data, Siap-Siap Diblokir

TANA TIDUNG – Per tanggal 31 Desember 2018, masyarakat usia di atas 23 tahun yang belum melakukan…

Kamis, 20 September 2018 12:02

Lokasi Masih Tunggu SK Bupati

TANA TIDUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Tidung, akan menetapkan titik-titik lokasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .