MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

ADV

Rabu, 07 Maret 2018 10:08
Baznas Santuni Pedagang Peyek Keliling
BUTUH BANTUAN: Diah saat memberikan keterangan tentang kondisi keluarganya di Kantor Baznas

PROKAL.CO, TARAKAN - Siapapun pasti akan miris melihat wanita paruh baya yang biasa nangkring menjajakan peyek di halaman Bank Mandiri Simpang Tiga.

Sambil menggendong balitanya, ibu dari 4 anak yang memiliki nama Diah Santi itu tampak tegar menjalani hari-harinya berkeliling menjual peyek yang diambilnya dari tetangganya.

Wanita kelahiran Palembang itu bersuamikan Handoko yang sehari-harinya mencari nafkah sebagai buruh serabutan yang biasa mengerjakan apa saja suruhan orang yang bisa dikerjakannya.

Saat diwawancarai awak media ini, Diah mengaku harus bekerja keras guna membantu sang suami untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.

"Kalau hanya mengandalkan penghasilan suami tentu tidaklah cukup, saya berusaha membantu dengan cara berjualan seperti ini," katanya lirih.

Ditanya tentang pendidikan anak-anaknya, Diah mengaku masih mendapai kendala surat pindah.  "Kalau anak saya yang pertama sekolah di SMP Negeri 2, sedangkan yang nomor 2 dan 3 sampai sekarang belum bisa sekolah karena tidak ada surat pindah dari Jawa. Anak-anak itu sebelumnya sempat dibawa bapaknya sekolah di Jawa, setelah pindah ke Tarakan belum sempat diurus surat pindahnya," urai Diah.

 Apakah sudah ada pihak yang memberikan perhatian kepadanya, Diah mengaku sudah dibantu Baznas Tarakan.

"Saya sudah pernah didatangi petugas dari Baznas Tarakan. Petugas itu membawa saya ke Kantor Baznas dan bertemu pimpinannya. Alhamdulillah dapat bantuan sembako rutin setiap bulannya, dan keperluan sekolah untuk anak-anaknya," katanya.

Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Ketua Pelaksana Baznas Tarakan Syamsi Sarman membenarkan hal tersebut.

"Ya benar, ibu itu beserta keluarganya sudah kami tangani. Mereka tinggal di salah satu rumah kontrakkan di daerah Karang Balik. Tim kami sudah melakukan survei langsung ke tempat tinggalnya," ujar Syamsi.

Bantuan apa saja yang akan diberikan Baznas kepada keluarga miskin tersebut? menurut pegiat zakat yang juga menjabat Wakil Ketua MUI Tarakan itu akan dibantu secara bertahap.

"Kalau dibedah satu persatu, persoalannya cukup komplek juga, makanya kami akan bantu secara bertahap,” katanya.

Sementara ini, baru diberikan sembako rutin untuk meringankan beban ekonomi keluarganya. Ke depannya akan difasilitasi Baznas agar anak-anaknya semua dapat meneruskan sekolahnya dan mendapatkan fasilitas layanan kesehatan gratis.

“Begitu pula dengan biaya kontrak rumah dan lain-lain, insya Allah Baznas akan membantu semaksimal mungkin,” ujar Syamsi.

Terkait anak-anak yang ikut berjualan itu, Baznas sudah menyarankan agar tinggal di rumah saja, kecuali balita yang memang tidak mungkin pisah dari ibunya. “Ya, semoga saja ada kemudahan untuk anak-anak itu bisa segera bersekolah lagi," harap Syamsi. (adv/har)


BACA JUGA

Kamis, 17 September 2015 15:41

Upaya Ciptakan Ketahanan Pangan

<p><strong>MALINAU</strong> - Rembug tani guna mewujudkan program swasembada beras…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .