MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 06 Maret 2018 11:19
Kalau Tidak Sepaham, Kembali ke Aturan
Adri Patton. DOK

PROKAL.CO, MENGINGAT banyaknya aturan bagi para paslon dalam Pilwali Tarakan, menurut akademisi Prof. Dr. Adri Patton sebagai sesuatu yang wajar. Pilwali layaknya kompetisi yang tak lepas dari aturan-aturan. Salah satu tujuannya agar fair berkompetisi.

Jika terdapat ketidakpahaman atau ketidaksepakatan, semuanya tetap harus kembali pada aturan yang ditetapkan, baik UU maupun PKPU. “Baik dari masalah proses pendaftaran sampai kepada proses pelantikan nantinya harus mengikuti aturan KPU,” kata dia.

Jika terjadi pelanggaran, maka Panwaslu yang diberi tugas bertindak. Apalagi Panwaslu saat ini diberi kewenangan penjatuhan sanksi terhadap pelanggar. “Baik yang berhubungan dengan money politic, atau sebagainya. Sekarang bisa dilihat dan ditemukan di Indonesia, jika tidak sesuai dengan aturan, maka dapat ditindak,” ujarnya.

Dikatakannya, aturan yang sudah dibuat itu tidak dapat dipermasalahkan lagi. “Peraturan itu dibuat untuk dituruti, jika ada yang melanggar maka peraturan itu berlaku,” ungkapnya.

Menyorot netralitas ASN akhir-akhir ini, menurutnya harus kembali pada dugaan pelanggarannya. “Jika ASN hanya ikut mendengarkan kampanye visi misi paslon memang tidak apa-apa, tetapi jika sudah teriak-teriak atau ikut mendukung, itu sudah melanggar,” jelasnya.

Dijelaskannya, yang pasti tentu harus mengikuti aturan yang ada, karena bagaimana pun peraturan yang dibuat bukan untuk memberatkan, tetapi untuk menjaga netralitas, atau sportivitas.

Sementara Ketua Tim Pemenangan Pasangan Hj. Umi Suhartini dan Mahrudin Mado, Herman mengatakan pihaknya pernah dipanggil Panwaslu untuk menjadi saksi karena sebuah dugaan pelanggaran ASN beberapa waktu lalu.“Kami hanya dimintai tanggapan terkait permasalahan ASN yang dilaporkan pihak lain. Selaku kandidat kami dipanggil dan ditanyakan apakah keberatan atau tidak. Tapi yang dipanggil itu liaison officer (LO) kami,” ungkapnya.

Herman juga mengakui bahwa pelaksanaan Pilwali tahun ini ada banyak aturan yang mengikat. Kendati demikian, ada beberapa hal menurutnya patut menjadi pembahasan. Seperti larangan penyelenggara, agar setiap paslon tak memunculkan simbol tokoh tertentu dan status anggota DPRD yang tidak diperkenankan turut dalam kampanye ketika tidak cuti. Belum lagi, pemasangan algaka yang masih harus menunggu KPU. Sementara calon sudah harus bergerak memperkenalkan diri ke warga pemilih. “Ini tentu menjadi problem, karena kami ingin calon kami dapat dikenal masyarakat banyak. Tentu salah satunya ialah dengan perkenalan lewat algaka,” jelasnya.

Untuk itu, ia mengharapkan agar pihak penyelenggara pemilu ke depannya lebih siap dalam menjalankan pesta demokrasi, agar pelaksanaan demokrasi dapat berjalan dengan lebih baik. “Kami lebih fokus pelaksanaan kampanye ketimbang lapor melapor calon lain. Kecuali memang merugikan kami, baru kami laporkan,” tegasnya.

Meski begitu, saat ini pihaknya masih fokus pada pelaksanaan kampanye seperti blusukan dan tatap muka kepada masyarakat secara langsung. Setiap calon, kata dia, pastinya berupaya menjalankan aturan yang berlaku.

Beda lagi dengan calon Wali Kota Tarakan dr. Khairul. Baginya aturan-aturan yang ada harus dijalankan sesuai kewajiban. “Kami tidak pernah keberatan dengan aturan-aturan itu, karena kami harus menjalankan aturan yang memang sudah menjadi kewajiban kami sebagai paslon. Kami tetap berusaha menjaga dan tidak melanggar apa yang menjadi aturan,” tuturnya.

Calon Wali Kota Tarakan, H. Badrun menyatakan bahwa hingga kini pihaknya tak pernah tersandung pelanggaran apapun. “Kami merasa tidak pernah tersandung kasus apapun, jadi tidak pernah berurusan dengan Panwaslu,” ujarnya.

Menurutnya, aturan yang ada sudah diketahui dengan baik pihaknya. Menurutnya, sejauh memahami aturan, maka tak ada hal yang memberatkan. “Saya sudah membaca dan mengetahui dengan jelas aturan yang berlaku, sehingga kami hanya fokus pada pelaksanaan kampanye sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan KPU,” ucapnya.

Terpisah, calon Wakil Wali Kota Tarakan Sabar Santuso menuturkan bahwa pihaknya merasa aturan yang dikeluarkan KPU maupun UU sudah baik adanya. Ia merasa bahwa pihaknya tidak pernah dipanggil Panwaslu. Sehingga kini, pihaknya hanya fokus terhadap pelaksanaan kampanye. “Aturannya aman. Bagus saja, jadi kami ikuti aturan saja. Kami hanya fokus kampanye sesuai jadwal KPU, kalau yang lain, terserah. Panwaslu yang mengawasi, kalau kami juga ngawasi, nanti Panwaslu kerjanya apa?” singkatnya. (*/shy/*/naa/lim)


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 22:19

Tiga Soal Penentu Pemenang Debat

TARAKAN - Meski durasinya hanya beberapa jam saja, namun debat kandidat Pilwali Tarakan menelan anggaran…

Senin, 18 Juni 2018 11:45

Pengunjung Air Terjun Tembus 10 Ribu

TARAKAN – Di hari libur, setiap masyarakat pasti hendak mencari lokasi rekreasi bersama dengan…

Senin, 18 Juni 2018 11:38

Daging Ayam, Kejutan Tahun Ini

ADANYA peningkatan indeks harga pada kelompok transportasi dan komunikasi, kelompok perumahan, air listrik,…

Senin, 18 Juni 2018 11:24

THR HABIS, UTANG KEMUDIAN

Momentum Lebaran pada perayaan Idulfitri memang selalu dinanti-nanti. Berbagai persiapan menyambut hari…

Senin, 18 Juni 2018 11:17

Penutupan Bisa Memancing HIV/AIDS Berkembang

TARAKAN – Penutupan lokalisasi harus waspadai akan bahaya penyakit human immunodeficiency virus/acquired…

Senin, 18 Juni 2018 11:10

Jalan Perumahan PNS Juata Permai Rusak Parah

TARAKAN - Belum adanya perbaikan akses jalan di daerah Perumahan PNS yang ada di Kelurahan Juata Permai,…

Senin, 18 Juni 2018 11:09

Jalan Perumahan PNS Juata Permai Rusak Parah

TARAKAN - Belum adanya perbaikan akses jalan di daerah Perumahan PNS yang ada di Kelurahan Juata Permai,…

Senin, 18 Juni 2018 10:55

Hasil Panen Berjatuhan Lewati Jalan Rusak

TARAKAN – Kondisi semenisasi yang hancur dan berlubang, cukup menghambat aktivitas warga RT 15,…

Minggu, 17 Juni 2018 17:08

Satu Unit Rumah Nyaris Dilahap Si Jago Merah

TANJUNG SELOR - Satu  rumah milik pasangan suami istri, Takim dan Nurhayati yang berada di Jalan…

Sabtu, 16 Juni 2018 22:43

Pelabuhan Masih Sepi, Belum Ada Lonjakan Penumpang

  TARAKAN - Lonjakan penumpang arus balik belum terlihat di Pelabuhan Tengkayu I (SDF), Sabtu (16/6).…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .