MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 06 Maret 2018 11:19
Kalau Tidak Sepaham, Kembali ke Aturan
Adri Patton. DOK

PROKAL.CO, MENGINGAT banyaknya aturan bagi para paslon dalam Pilwali Tarakan, menurut akademisi Prof. Dr. Adri Patton sebagai sesuatu yang wajar. Pilwali layaknya kompetisi yang tak lepas dari aturan-aturan. Salah satu tujuannya agar fair berkompetisi.

Jika terdapat ketidakpahaman atau ketidaksepakatan, semuanya tetap harus kembali pada aturan yang ditetapkan, baik UU maupun PKPU. “Baik dari masalah proses pendaftaran sampai kepada proses pelantikan nantinya harus mengikuti aturan KPU,” kata dia.

Jika terjadi pelanggaran, maka Panwaslu yang diberi tugas bertindak. Apalagi Panwaslu saat ini diberi kewenangan penjatuhan sanksi terhadap pelanggar. “Baik yang berhubungan dengan money politic, atau sebagainya. Sekarang bisa dilihat dan ditemukan di Indonesia, jika tidak sesuai dengan aturan, maka dapat ditindak,” ujarnya.

Dikatakannya, aturan yang sudah dibuat itu tidak dapat dipermasalahkan lagi. “Peraturan itu dibuat untuk dituruti, jika ada yang melanggar maka peraturan itu berlaku,” ungkapnya.

Menyorot netralitas ASN akhir-akhir ini, menurutnya harus kembali pada dugaan pelanggarannya. “Jika ASN hanya ikut mendengarkan kampanye visi misi paslon memang tidak apa-apa, tetapi jika sudah teriak-teriak atau ikut mendukung, itu sudah melanggar,” jelasnya.

Dijelaskannya, yang pasti tentu harus mengikuti aturan yang ada, karena bagaimana pun peraturan yang dibuat bukan untuk memberatkan, tetapi untuk menjaga netralitas, atau sportivitas.

Sementara Ketua Tim Pemenangan Pasangan Hj. Umi Suhartini dan Mahrudin Mado, Herman mengatakan pihaknya pernah dipanggil Panwaslu untuk menjadi saksi karena sebuah dugaan pelanggaran ASN beberapa waktu lalu.“Kami hanya dimintai tanggapan terkait permasalahan ASN yang dilaporkan pihak lain. Selaku kandidat kami dipanggil dan ditanyakan apakah keberatan atau tidak. Tapi yang dipanggil itu liaison officer (LO) kami,” ungkapnya.

Herman juga mengakui bahwa pelaksanaan Pilwali tahun ini ada banyak aturan yang mengikat. Kendati demikian, ada beberapa hal menurutnya patut menjadi pembahasan. Seperti larangan penyelenggara, agar setiap paslon tak memunculkan simbol tokoh tertentu dan status anggota DPRD yang tidak diperkenankan turut dalam kampanye ketika tidak cuti. Belum lagi, pemasangan algaka yang masih harus menunggu KPU. Sementara calon sudah harus bergerak memperkenalkan diri ke warga pemilih. “Ini tentu menjadi problem, karena kami ingin calon kami dapat dikenal masyarakat banyak. Tentu salah satunya ialah dengan perkenalan lewat algaka,” jelasnya.

Untuk itu, ia mengharapkan agar pihak penyelenggara pemilu ke depannya lebih siap dalam menjalankan pesta demokrasi, agar pelaksanaan demokrasi dapat berjalan dengan lebih baik. “Kami lebih fokus pelaksanaan kampanye ketimbang lapor melapor calon lain. Kecuali memang merugikan kami, baru kami laporkan,” tegasnya.

Meski begitu, saat ini pihaknya masih fokus pada pelaksanaan kampanye seperti blusukan dan tatap muka kepada masyarakat secara langsung. Setiap calon, kata dia, pastinya berupaya menjalankan aturan yang berlaku.

Beda lagi dengan calon Wali Kota Tarakan dr. Khairul. Baginya aturan-aturan yang ada harus dijalankan sesuai kewajiban. “Kami tidak pernah keberatan dengan aturan-aturan itu, karena kami harus menjalankan aturan yang memang sudah menjadi kewajiban kami sebagai paslon. Kami tetap berusaha menjaga dan tidak melanggar apa yang menjadi aturan,” tuturnya.

Calon Wali Kota Tarakan, H. Badrun menyatakan bahwa hingga kini pihaknya tak pernah tersandung pelanggaran apapun. “Kami merasa tidak pernah tersandung kasus apapun, jadi tidak pernah berurusan dengan Panwaslu,” ujarnya.

Menurutnya, aturan yang ada sudah diketahui dengan baik pihaknya. Menurutnya, sejauh memahami aturan, maka tak ada hal yang memberatkan. “Saya sudah membaca dan mengetahui dengan jelas aturan yang berlaku, sehingga kami hanya fokus pada pelaksanaan kampanye sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan KPU,” ucapnya.

Terpisah, calon Wakil Wali Kota Tarakan Sabar Santuso menuturkan bahwa pihaknya merasa aturan yang dikeluarkan KPU maupun UU sudah baik adanya. Ia merasa bahwa pihaknya tidak pernah dipanggil Panwaslu. Sehingga kini, pihaknya hanya fokus terhadap pelaksanaan kampanye. “Aturannya aman. Bagus saja, jadi kami ikuti aturan saja. Kami hanya fokus kampanye sesuai jadwal KPU, kalau yang lain, terserah. Panwaslu yang mengawasi, kalau kami juga ngawasi, nanti Panwaslu kerjanya apa?” singkatnya. (*/shy/*/naa/lim)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 13:06

Dana Transfer ke Kaltara 2019 Naik Rp 514 Miliar

JAKARTA - Alokasi dana transfer ke daerah pada 2019 untuk…

Rabu, 12 Desember 2018 13:04

Mengejar Materi, tapi Tak Sesuai Nurani

Titik terendah dalam kehidupan adalah sesuatu yang lumrah dialami manusia.…

Rabu, 12 Desember 2018 13:01

“Percuma Bicara, tapi Tanpa Tindakan”

TARAKAN – Belum ada langkah lebih jauh dari Pemerintah Kota…

Rabu, 12 Desember 2018 12:59

Jumlah DPTHP Berkurang 442 Pemilih

TARAKAN- Meski telah dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan…

Rabu, 12 Desember 2018 12:41

Mulyawati Divonis Delapan Tahun Penjara

TARAKAN - Majelis hakim menjatuhkan vonis delapan tahun penjara kepada…

Rabu, 12 Desember 2018 12:38

Pelaku Curanmor dan Spesialis Jambret Berhasil Dibekuk

TARAKAN - Spesialis jambret dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil…

Rabu, 12 Desember 2018 12:34

Pemilih di Lapas Dibagi Dua Kategori

TARAKAN - Pemilihan umum yang akan digelar pada April mendatang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:33

Tiga Puskesmas Tunda Reakreditasi

TARAKAN – Banyaknya kegiatan menjelang akhir tahun menjadi salah satu…

Rabu, 12 Desember 2018 12:31

Nelayan Tuntut Pemerataan BBM

TARAKAN - Tak tahan dengan pembagian BBM bersubsidi yang diduga…

Rabu, 12 Desember 2018 12:30

Tiga Minggu Tak Diangkut, Sampah Menumpuk

TARAKAN - Pemandangan tidak sedap terlihat di RT 03 Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .