MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 06 Maret 2018 10:59
Perjuangkan Penambahan DAU

Beri Perhatian Lebih, Kabupaten Konservasi dan Perbatasan

SAMPAIKAN KAJIAN: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dan Direktur Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI Putut Hari Satyaka, SE, MPP saat mendengarkan paparan dari tim ahli dan juga dari Pemkab Malinau terkait formulasi DAU Pemkab Malinau, Kamis (1/3). ISTIMEWA

PROKAL.CO, JAKARTA – Kabupaten Malinau dikenal sebagai kabupaten yang berada di wilayah perbatasan dan juga dikenal sebagai kabupaten konservasi yang juga sering disebut Heart of Borneo. Dengan memiliki hutan konservasi, tentu Malinau menyumbang karbon atau oksigen untuk Indonesia, bahkan dunia.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau bersama tim ahli dari kementerian, perguruan tinggi dan lainnya membuat kajian alokasi transfer daerah melalui formulasi Dana Alokasi Umum (DAU) Pemkab Malinau. Hal dilakukan agar pemerintah pusat bisa memikirkan variabel konservasi dan perbatasan dalam pengalokasian DAU ke Bumi Intimung.

Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si mengatakan, perhatian pemerintah pusat tidak fokus pada hal-hal yang sangat esensi. Seperti  memperhatikan tanggung jawab dalam membangun perbatasan sebagai beranda depan bangsa, serta sebagai kewajiban mewujudkan komitmen menangani dan mengelola Kabupaten Malinau sebagai kabupaten konservasi yang menyediakan oksigen bagi dunia.

Oleh karena itulah Pemkab Malinau meyakin pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI), untuk menambah DAU daerah, yang konsisten menjaga lingkungannya sebagai penyumbang oksigen dan juga sebagai penyangga daerah dari kerusakan alam.

“Jika upaya ini berhasil untuk meyakinkan pemerintah pusat menjadikan perbatasan dan konservasi sebagai indikator dalam menentukan besaran alokasi DAU, maka akan menambah pendapatan bagi Kabupaten Malinau ke depan,” ungkap Bupati.

Dari informasi yang diterima Yansen, hutan lestari di Kabupaten Malinau dan kabupaten lainnya di Indonesia saat ini mencapai 27 Juta hektare. Itu merupakan aset bangsa dan jaminan kesinambungan pembangunan nasional ke depan dan menjadi kekuatan bargaining position Indonesia kepada dunia internasional dari aspek climate change.

Seperti di India, kata Bupati, luas hutan menjadi indikator untuk menentukan alokasi pendapatan bagi daerah bagiannya yang memiliki hutan. Seharusnya, Indonesia yang merupakan negara agraris juga seperti itu.

Karena, semua harus sadar tentang fungsi hutan yang sangat strategis bagi keberlangsungan hidup umat manusia, oleh sebab itu wajib dijaga dan menghargai daerah dan masyarakat yang mempertahankan dan memelihara hutannya.

Indikator-indikator perbatasan dan konservasi ini sangat strategis, sehingga sangat penting untuk diperhatikan dan dipertimbangkan sebagai kekuatan pembangunan yang berkesinambungan. Sikap inilah yang diharapkan oleh Pemkab Malinau kepada pemerintah pusat untuk menjadikannya sebagai Indikator formulasi Perhitungan DAU.

“Doakan upaya ini berhasil, maka akan menjadi sumber pendapatan besar bagi Malinau khususnya dan merupakan langkah positif bagi Kabupaten perbatasan dan konservasi lainnya,” ucap lelaki yang sudah menjabat dua memimpin Malinau, seraya memohon doa dan dukungan masyarakat Bumi Intimung.

Untuk diketahui, Pemkab Malinau terus berjuang bersama tim ahli dalam meyakinkan pemerintah pusat agar bisa menambah DAU Kabupaten Malinau, melalui formulasi yang mereka sampaikan melalui Kemenkeu RI. Penyampaian kajian formulasi tersebut dilaksanakan di Kantor Kemenkeu, Kamis (1/3). (ags/nri)


BACA JUGA

Jumat, 20 April 2018 10:00

Berharap Lebih dari Sebuah Praktik Lapangan

MALINAU – Dalam acara penerimaan dan penyambutan peserta praktik lapangan III Nindya Praja Institut…

Jumat, 20 April 2018 09:58

Tim Masih Menunggu SK Terbit

MALINAU – Dalam melakukan sosialisasi dan penindakan terhadap pelanggaran  peraturan daerah…

Jumat, 20 April 2018 09:56

Musrenbangdes Serempak di Desa se-Malinau Utara

MALINAU – Semua desa yang ada di Kecamatan Malinau Utara, Kamis (19/4) menggelar secara serempak…

Jumat, 20 April 2018 09:54

Kebakaran, Pemkab Turut Berduka dan Prihatin

MALINAU – Musibah bisa datang kapan saja dan di mana saja. Terkait kebakaran yang menghanguskan…

Kamis, 19 April 2018 16:52

BREAKING NEWS...!!! APMS Membara, Warga Panik

MALINAU- Kamis (19/4) sekitar pukul 16.25 Wita, warga RT 1Jalan Panembahan, Kecamatan Malinau Kota …

Kamis, 19 April 2018 14:36

Harapkan Praja Praktik dengan Baik

MALINAU – Direktur Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Regional Sulawesi Selatan…

Kamis, 19 April 2018 14:24

Perekaman Data Sudah Capai 45 Ribu Lebih

MALINAU - Dalam pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan, secara umum bagi Dinas Kependudukan…

Kamis, 19 April 2018 14:15

48 Orang Laksanakan Perjalanan Ibadah ke Yerusalem

MALINAU – Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau kembali memberangkatkan tokoh agama,…

Kamis, 19 April 2018 12:20

105 Praja Praktik Lapangan di Malinau

MALINAU – Direktur Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Regional Sulawesi Selatan…

Kamis, 19 April 2018 12:18

Isra Mikraj, Taman Jojok Dipenuhi Masyarakat

MALINAU – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malinau menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .