MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 06 Maret 2018 10:13
Upal Beredar, Polres Minta Korban Melapor
DIPALSUKAN: Peredaran uang palsu di Tanjung Selor mulai meresahkan masyarakat. Tampak petugas BI saat melakukan sosialisasi rupiah emisi 2016 beberapa waktu lalu. DOK/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Masyarakat di Bulungan kembali menemukan uang palsu (upal) beredar di pasaran dengan pecahan Rp 100 ribu. Baru-baru ini korbannya adalah pedagang di Pasar Induk, Tanjung Selor.

Namun belum dapat dipastikan, apakah ini ada kaitannya dengan pengungkapan yang dilakukan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bulungan beberapa waktu lalu atau kasus baru.

Sapardiansyah (30), warga Jalan Kamboja, Kelurahan Tanjung Selor Hulu menceritakan, upal yang ia temukan diduga dari para pelanggan yang berbelanja di toko pakaian miliknya di Pasar Induk. “Saya sehari-harinya berjualan pakaian di Pasar Induk,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (3/3).

Lanjut dikatakannya, pada Jumat (2/3) lalu, dirinya sedang berdagang seperti biasanya. Siang harinya, sekira pukul 14.00 Wita dirinya hendak menyetorkan uang hasil yang ia dapatkan hari itu ke bank di Jalan A.Yani Tanjung Selor. “Sesampainya di bank, terlebih dahulu uang dihitung dan dicek menggunakan sinar ultra violet (UV) oleh petugas, saat itulah petugas menemukan uang pecahan Rp 100 ribu palsu dan tidak menerima uang tersebut, barulah diketahui adanya uang palsu,” sebutnya.

Disinggung mengenai ia dapatkan dari mana uang tersebut, dirinya tidak mengetahuinya. Diduga dari para pembeli yang berbelanja pakaian di toko pakaian miliknya. “Maklum saja kami kan pedagang, tentu banyak orang yang memberikan uang untuk membayar apa yang dibeli, tidak tahu orang yang mana dari sekian banyak orang,” jelasnya.

Disinggung apa perbedaan uang palsu tersebut dengan uang asli, dikatakannya pada saat dilakukan pemeriksaan atau upaya membedakan oleh petugas bank, dikatakannya antara uang palsu dan asli sangat mirip, sehingga sulit dibedakan.

“Pada uang asli ketika diberikan sinar UV ada gambar wanita yang menyala, pada uang palsu juga ada gambar tersebut yang menyala, hanya saja bedanya pada angka 100.000 ukuran kecil pada sisi pojok uang tidak menyala pada uang palsu, sementara yang asli menyala,” bebernya.

Dengan adanya temuan ini kata dia, tentu dirinya juga merasa resah, demikian juga dengan teman-temannya yang juga berdagang di pasar. Dirinya juga mengimbau bagi masyarakat untuk lebih teliti dalam memperhatikan uang.

“Memang temuan ini belum saya laporkan ke pihak kepolisian, tapi akan saya laporkan. Sebab ini kedua kalinya sudah saya dapati, pertama pada hari Selasa lalu,” sebutnya.

Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Bulungan, AKP Gede Prasetia Adi Sasmita, mewakili Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry mengatakan, agar masyarakat tersebut melaporkan kejadian tersebut kepada pihaknya.

“Sejauh ini belum ada laporan kami terima, untuk itu kami berharap masyarakat bisa melapor kepada kami dengan membawa upal tersebut,” sarannya saat dikonfirmasi.

Hal ini kata dia tentu untuk menindaklanjuti dan mengungkap pelaku yang mungkin sengaja melakukan aksi penipuan dengan modus tersebut. Jika barang bukti berupa upal yang diterima masyarakat diserahkan kepada pihaknya, bisa dipelajari terlebih dahulu.

“Apakah ini ada kaitannya dengan pengungkapan kita belum lama ini atau seperti apa. Saat ini kami belum tahu apakah ada hubungannya atau tidak, maka dari itu kami berharap masyarakat bisa melapor jika menemukan semacam ini, mari kita ungkap bersama-sama. Kami tidak mungkin bekerja sendiri tanpa ada bantuan masyarakat,” bebernya.

Selain itu dirinya juga kembali mengimbau, agar sekiranya masyarakat khususnya bagi mereka yang melakukan kegiatan jual beli atau pedagang, agar bisa melengkapkan diri dengan alat sinar UV. “Untuk mengantisipasi kejadian seperti ini, biasanya pelaku memang menyasar pedagang-pedagang kecil,” sebutnya.

Sebagai mana kasus serupa yang berhasil diungkap, kata dia, dua orang pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka yaitu Rudianto dan Edy Riyanto. Keduanya merupakan warga Balikpapan yang melancarkan aksi di Bulungan.

“Ini terungkap dari adanya laporan masyarakat, ada sebanyak Rp 10,2 juta, pecahan Rp 50 ribu dan sebanyak Rp 25,7 juta pecahan Rp 100 ribu upal yang sudah kami amankan, yang hingga saat ini kasusnya terus kami dalami,” pungkasnya. (sny/eza)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 20:38

Awas Hoaks Penerimaan CPNS 2018

TANJUNG SELOR – Beredarnya informasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dipastikan berita…

Jumat, 22 Juni 2018 20:34

Kuota Produksi Batu Bara Kaltara Diturunkan Kemen ESDM

TANJUNG SELOR - Kuota produksi batu bara di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini hanya sebesar…

Jumat, 22 Juni 2018 12:29

Ribuan Rumah Tak Layak Huni Akan Direhab

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini akan merealisasikan proyek pembangunan…

Jumat, 22 Juni 2018 12:22

Pasca Libur, ORI Sidak Rumah Sakit

TANJUNG SELOR – Pasca libur panjang hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Ombudsman Republik Indonesia…

Jumat, 22 Juni 2018 12:16

Gubernur Tegur OPD yang Belum Miliki SOP

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie menyebutkan hingga saat ini masih…

Jumat, 22 Juni 2018 12:12

Bupati Bantah TPA Diserahkan ke Pemkab

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan H. Sudjati membantah jika sudah ada penyerahan dari Satuan Kerja…

Jumat, 22 Juni 2018 12:01

Sistem Zonasi Diklaim Berpihak ke Warga Miskin

TANJUNG SELOR – Polemikproses penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang terjadi tahun lalu diharapkan…

Kamis, 21 Juni 2018 22:08

Ibu Kota Sering Banjir, Akan Dibangun Drainase Model Ini

TANJUNG SELOR - Salah satu permasalahan klasik yang masih saja terjadi di Kota Tanjung Selor dan sulit…

Kamis, 21 Juni 2018 21:59

Ditetapkan KPU, Ini Jumlah Pemilih Sementara di Kaltara

TANJUNG SELOR – Berdasarkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat provinsi…

Kamis, 21 Juni 2018 13:33

DLH Belum Kelola TPA di Bumi Rahayu

TANJUNG SELOR – Meski proyek Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kilometer 9, Bumi Rahayu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .