MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 02 Maret 2018 11:48
TUNGGU AJA..!! Hukuman Mati Bang Toyib Belum Terjadwal

Bisa Dua Kali PK dan Minta Grasi ke Presiden

TUNGGU EKSEKUSI: Bang Toyib terpidana narkotika jenis sabu-sabu saat menjalani sidang di PN Tanjung Selor beberapa waktu lalu. DOK/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Meski Arman Suyuti alias Bang Toyib sudah divonis hukuman mati oleh Mahkamah Agung (MA), hingga saat ini penjadwalan eksekusi dari pemilik sabu-sabu seberat 2 kilogram (kg) itu belum juga ditetapkan.

Padahal, perkara yang melibatkan seorang terpidana asal Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berhasil diamankan jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Bulungan di Jalan Jelarai Raya, Tanjung Selor, Bulungan itu sudah inkrah.

Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan, Denny Iswanto menjelaskan, karena telah ditetapkan hukuman mati maka secara otomatis diambil alih Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Jadi untuk kapan eksekusinya dilakukan, tergantung di sana (Kejagung). Kami (Kejari, Red) hanya melaporkan bawa perkara ini sudah inkrah berdasarkan putusan Mahkamah Agung,” jelasnya saat ditemui beberapa hari lalu.

Semua itu, kata dia, tentu akan ditetapkan terlebih dahulu tempatnya dan harus berkoordinasi dengan kepolisian sebagai eksekutor. Termasuk juga akan menyesuaikan dengan ketersediaan anggarannya. “Jika semuannya sudah lengkap, baru dijadwalkan eksekusinya,” kata dia.

Namun demikian, kata dia, terpidana masih bisa melakukan upaya hukum berupa peninjauan kembali (PK). Karena itu merupakan hak dari terpidana yang sudah divonis, apakah melakukan PK atau tidak. “Tapi untuk pengajuan PK, terpidana harus menyertakan bukti baru. Jika memenuhi syarat untuk dilakukan PK baru diuji atau disidangkan kembali di PN Tanjung Selor dan hasilnya diteruskan ke MA,” bebernya.

Sejauh ini, dirinya mengaku belum ada menerima informasi terkait adanya upaya hukum PK yang dilakukan terpidana. Sebab, jika ada pasti penyampaian yang diteruskan kepada pihaknya. “Tapi biasanya itu terpidana baru akan melakukan PK menjelang dilakukannya eksekusi,” sebutnya.

Karena, lanjut dia, sebelum dieksekusi terdakwa pasti ditanya terlebih dahulu apakah akan melakukan PK atau tidak. Jika ada, maka akan ditunggu hingga keluar hasil PK-nya dari MA. Adapun untuk PK itu sebenarnya dalam undang-undang tidak dibatasi, tapi pihaknya membatasi hanya dua kali. Artinya, ketika dua kali PK yang dilakukan ditolak, maka akan dilanjutkan dengan eksekusi.

Selain itu, dirinya menyebutkan bahwa Bang Toyib juga diberikan kesempatan untuk meminta pengurangan hukuman atau melakukan grasi ke Presiden. (iwk/eza)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 12:43

Gunakan Jalur Resmi, Perlu Sinergikan Puluhan Pengusaha

TANJUNG SELOR – Pekan lalu tepatnya Kamis (13/9), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC)…

Kamis, 20 September 2018 12:40

Tingkatkan Ekonomi Warga, Bhabinkamtibmas Harus Berperan Aktif

TANJUNG SELOR – Tugas kepolisian sebagai abdi negara tak semata-mata menjaga keamanan dan ketertiban…

Kamis, 20 September 2018 12:37

Jalan 603,91 Kilometer Prioritas KemenPU-PR

TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim)…

Kamis, 20 September 2018 12:35

Modus Mengajari, Mawar Digauli Selama 3 Tahun

KASUS pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor…

Kamis, 20 September 2018 12:32

Dapati Bacaleg Curi Start Kampanye

TANJUNG SELOR – Setelah beberapa kali sempat terindikasi adanya beberapa bakal calon legislatif…

Rabu, 19 September 2018 21:27

Anggaran Disetujui, Jembatan Bulan Dikaji Lagi

TANJUNG SELOR – Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum,…

Rabu, 19 September 2018 21:24

BKD Tegaskan Tidak Terima Berkas Titipan

TANJUNG SELOR – Meski pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018  ditunda hingga…

Rabu, 19 September 2018 11:27

Terlambat Serahkan LADK, Caleg Dicoret

TANJUNG SELOR – Penyerahan laporan awal dana kampanye (LADK) dan rekening khusus dana kampanye…

Rabu, 19 September 2018 11:25

Pemerintah Tak Tanggung Biaya Pemulangan Pelacur

TANJUNG SELOR - Pemerintah menargetkan Indonesia bebas dari praktik prostitusi pada tahun 2019 mendatang.…

Rabu, 19 September 2018 11:24

Menyanggupi Pengembangan Hutan Kota

TANJUNG SELOR – Pengembangan Hutan Kota Bunda Hayati, Tanjung Selor bukan hanya sekedar wacana.Terbaru,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .