MANAGED BY:
SELASA
16 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 28 Februari 2018 10:51
Lakukan Pemilahan Sampah, Volume Jadi Berkurang
VOLUME MENURUN: Adanya pemilahan sampah yang dilakukan DLH mengatasi menurunnya volume sampah yang masuk di TPA. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nunukan melakukan peningkat penanganan sampah dengan sejumlah konsep. Alhasil, volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Sampah (TPA) berkurang.

Salah satunya dengan memilah sejumlah sampah yang masih bisa didaur ulang, membuat volume sampah pun berkurang. Itu diungkapkan Kabid Persampahan DLH Nunukan, Joned kepada media ini. Joned mengungkapkan, pihaknya memang mempunyai sejumlah program peningkatan kualitas kebersihan pada lingkungan.

“Ya, kami mensosialisasikan sejumlah program sudah sejak 2017  lalu, seperti edukasi dan sejumlah proses daur ulang sampah,” ujarnya kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai kemarin.

Sementara di TPA, Joned mengatakan pihaknya mempunyai konsep tersendiri terkait pengelolaan sampah yang lebih baik. Tolak ukurnya adalah terkait pengelolaan TPA di Nunukan, yang sejak 2017 sudah menerapkan sistem sanitary lenfill, yang berarti mengurangi sampah dimulai dari sumbernya. “Jadi sebelum masuk ke TPA, sampah-sampah sudah kami pilah terlebih dahulu. Ada yang masuk ke bank sampah, ada juga yang tidak. Hanya sampah yang tidak bisa didaur ulang saja yang masuk ke TPA,” ungkap Joned.

Sehingga dari pemilahan tersebut, cara tersebut berhasil membuat sampah yang masuk ke TPA mengalami penurunan dalam setiap bulannya.  Dalam seharinya, volume sampah bisa mencapai 25 hingga 30 ton.

Sampah yang dipilah pun bukan hanya sampah organik namun termasuk pula anorganik. Seperti sampah organik yang bisa dijadikan pupuk kompos, sementara anorganik seperti plastik, kertas, dan sebagainnya yang memungkinkan masih bisa didaur ulang.

TPA yang terluas terletak di desa Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, dengan ukuran 11,5 hektare, namun yang sementara ini masih efektif digunakan hanya sekira 4-5 hektar saja. “Ya, sekarang itu kita baru punya satu zona yang dioptimalkan, supaya umur TPA bagus, bagaimana pun kami akan upayakan volume sampahnya berkurang yang dibawa ke sana, sehingga kami menargetkan sekira 5 hingga 10 persen penurunan dalam setiap bulannya,” beber Joned. (raw/ash)


BACA JUGA

Minggu, 14 Oktober 2018 23:38

Karena Ini, Pedagang Lintas Batas Gelisah

NUNUKAN – Penangkapan oleh lintas instansi terhadap produk asal Malaysia di perbatasan Nunukan…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:09

Empat Kurir Sabu Dituntut 18 Tahun

NUNUKAN – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan kembali menuntut empat orang…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:07

Krisis Keuangan Masih Jadi PR

NUNUKAN – Usia Kabupaten Nunukan telah menginjak angka 19 tahun, sejak berdiri 1999 silam. Kini…

Minggu, 14 Oktober 2018 23:05

Bawaslu Selesaikan Sengketa KPU - PSI

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan menyelesaikan sengketa Partai Solidaritas Indonesia…

Minggu, 14 Oktober 2018 21:06

Kurir Sabu di Nunukan Dibekuk

NUNUKAN – Kurir narkotika golongan satu jenis sabu sekaligus terduga perompak tertangkap tim FQR…

Kamis, 11 Oktober 2018 14:59

Tiga ASN Diduga Tidak Netral

NUNUKAN – Tiga aparatur sipil negera (ASN) di lingkungan pemerintah Kabupaten Nunukan, akan dilaporkan…

Kamis, 11 Oktober 2018 14:30

BBM Satu Harga Terkendala Biaya Angkutan

NUNUKAN – Hampir sebulan, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di Kecamatan Seimanggaris…

Kamis, 11 Oktober 2018 14:13

Ada yang Selipkan di BH sampai Simpan di Jok Sepeda Anak

NUNUKAN – Pihak Kepolisian Resor (Polres) Nunukan dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan…

Rabu, 10 Oktober 2018 14:20

Satu Parpol Terancam Batal Ikut Pemilu

NUNUKAN – Partai politik (parpol) yang terlambat melaporkan dana kampanye ke Komisi Pemilihan…

Rabu, 10 Oktober 2018 14:19

Jatuh ke Laut, Ahmad Ditemukan Tewas

NUNUKAN – Seorang warga Tanjung, Kelurahan Nunukan Barat, ditemukan sudah tak bernyawa setelah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .