MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 26 Februari 2018 10:57
Merasa Kurang Dilibatkan Pemerintah

Obrol Parpol dengan Partai Keadilan Sejahtera

LENGKAP : Petinggi PKS hadir dalam program Obrol Parpol, Senin (19/2) malam. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memang bagian dari koalisi partai pemerintah. Namun mereka tak menjamin keterlibatan mereka dalam perumusan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah daerah.

Hendra Prhasta

KETUA Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kaltara Muhammad Nasir menuturkan selama kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura-H. Faridil Murad, keikutsertaan PKS dalam merumuskan kebijakan pemerintah kurang dilibatkan. Padahal hingga memasuki tahun kedua mereka masih terdaftar dalam partai koalisi.

"Sampai hari ini PKS belum pernah menyatakan keluar dari koalisi," tegas Muhammad Nasir.

Menurutnya, PKS tidak pada posisi ingin mendikte pemerintah. Lebih tepatnya kata Nasir, masukan-masukan dari partai koalisi dianggap perlu dalam perumusan sebuah kebijakan, untuk tetap bisa menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Nunukan.

"Kalau kita dilibatkan, tentu ada tanggung jawab mengawal kebijakan tersebut ketika masuk ranah parlemen. Tapi kenyataannya tidak demikian," ucap Nasir sapaan akrabnya.

Perlu diingat, PKS menjadi salah satu partai koalisi bersama Hanura dan PDI-P yang berhasil memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2016 lalu. Komitmen PKS terhadap pemerintah lantas dipertanyakan pasca dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura-H. Faridil Murad.

Partai yang dia pimpinan tidak sungkan-sungkan mengkritisi apabila paket kebijakan pemerintah, tidak mencerminkan keberpihakan terhadap masyarakat. Sebaliknya, dukungan penuh kepada pemerintah apabila kebijakan tersebut sesuai keinginan masyarakat.

Tak hanya itu, dalam kesempatan ini pun PKS Kaltara menuturkan bisa menjadi partai pertama yang mengumumkan bakal calon (balon) legislatif mereka baik ditingkat kabupaten, provinsi maupun pusat.

"Dalam waktu dekat akan kami launching di Tarakan," sebut Nasir saat hadir dalam program Obrol Parpol di Kantor Radar Nunukan, Senin (19/2) malam.

Target PKS di DPRD Kaltara dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang yakni 6 kursi. Target serupa juga berlaku untuk tingkat kabupaten. "Sama, di kabupaten kami menarget 6 kursi. Penjaringan calon sudah mencapai 80 persen," kata Ketua DPD PKS Nunukan, Syafaruddin.

Turut hadir dalam pertemuan ini, calon legislatif PKS ditingkat DPR RI M. Kasman Karim. Tokoh muda yang satu ini memang cukup ramai dibicarakan. Selain latar belakang pendidikan yang mumpuni, namanya di kancah perpolitikan Nunukan sangat dikenal.

"Kontestasi politik nasional merupakan hal baru bagi saya. PKS dengan basis perjuangan menjadi pilihan yang tepat bagi saya. Sudah saatnya suara perbatasan lebih terdengar di Senayan," aku Kasman yang tergabung dalam Biro Polhukam DPW PKS.

Dua srikandi PKS Nunukan  Andi  Krislina dan Arpiah ST pun turut hadir melengkapi undangan Radar Nunukan. Dua tokoh wanita ini menjadi bukti tingginya keterwakilan perempuan ditubuh PKS.

"Kami menjadi bagian dari tulang punggung perjuangan," sebut Andi Krislina, Ketua Bidang Polhukam DPD PKS dan anggota DPRD Nunukan ini.

"Kaderisasi PKS lebih banyak menyentuh secara moral dan ahlak. Ini yang kami tanamkan kepada kader hingga ke lingkungan keluarga mereka," imbuh Arpiah, Ketua Bidang Kaderisasi DPD PKS.

Untuk diketahui, PKS kemarin (25/2) sudah me-launching balon legislatif dari tingkatan kabupaten/kota, porvinsi hingga tingkat provinsi, di salah satu hotel yang ada di Tarakan. (***/nri)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 13:04

Alasan Anggaran, RS Tak Dioperasikan

PELAYANAN Kesehatan di 11 kecamatan yang berada di wilayah tiga di antaranya, Kecamatan Sebuku, Sembakung,…

Kamis, 20 September 2018 12:46

Jembatan Rp 7,5 Miliar Mulai Dikerjakan

NUNUKAN – Setelah menanti 13 tahun lamanya, jembatan permukiman warga di rukun tetangga (RT) 10,…

Kamis, 20 September 2018 12:28

Ketahuan Mencuri, Pemuda Divonis Penjara Satu Tahun

NUNUKAN – Terdakwa Jamal, pemuda berusia 18 tahun dengan perkara pencurian akhirnya menjalani…

Kamis, 20 September 2018 12:26

Tak Ditahan, HM Wajib Lapor

NUNUKAN – HM, seorang pendidik dari salah satu Sekolah Menengas Pertama (SMP) di Nunukan yang…

Kamis, 20 September 2018 12:20

Pencarian Ditutup, Rini Azhara Belum Ditemukan

NUNUKAN – Tim SAR gabungan belum juga menemukan sosok Rini Azhara (7) yang hilang di pasar malam…

Kamis, 20 September 2018 12:17

Pilpres dan Pileg Dipastikan Tidak Saling Menganggu

NUNUKAN – Tim sukses untuk pemilihan presiden (pilpres) tak hanya heboh di tingkat nasional. Di…

Kamis, 20 September 2018 12:16

Satpol PP Akui Sulit Tangani Anjing Liar di Jalan Umum

NUNUKAN – Korban keberadaan anjing liar di Nunukan, baik kecelakaan lalu lintas maupun digigit…

Rabu, 19 September 2018 11:16

Tunggu Kepastian Penggunaan Jalan

NUNUKAN – Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan masih kesulitan dalam mengatur para pedagang ikan…

Rabu, 19 September 2018 11:13

Rini Azhara Diduga Diculik?

NUNUKAN – Kehilangan Rini Azhara (7) memasuki hari ketujuh sejak Rabu (12/9). Hingga kemarin pun…

Rabu, 19 September 2018 11:07

Produk Malaysia Memelihara Rantai Ekonomi

NUNUKAN – Sembilan bahan pokok (sembako) yang lebih mudah didapatkan dari Tawau, Malaysia membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .