MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 26 Februari 2018 10:57
Merasa Kurang Dilibatkan Pemerintah

Obrol Parpol dengan Partai Keadilan Sejahtera

LENGKAP : Petinggi PKS hadir dalam program Obrol Parpol, Senin (19/2) malam. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memang bagian dari koalisi partai pemerintah. Namun mereka tak menjamin keterlibatan mereka dalam perumusan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah daerah.

Hendra Prhasta

KETUA Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kaltara Muhammad Nasir menuturkan selama kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura-H. Faridil Murad, keikutsertaan PKS dalam merumuskan kebijakan pemerintah kurang dilibatkan. Padahal hingga memasuki tahun kedua mereka masih terdaftar dalam partai koalisi.

"Sampai hari ini PKS belum pernah menyatakan keluar dari koalisi," tegas Muhammad Nasir.

Menurutnya, PKS tidak pada posisi ingin mendikte pemerintah. Lebih tepatnya kata Nasir, masukan-masukan dari partai koalisi dianggap perlu dalam perumusan sebuah kebijakan, untuk tetap bisa menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Nunukan.

"Kalau kita dilibatkan, tentu ada tanggung jawab mengawal kebijakan tersebut ketika masuk ranah parlemen. Tapi kenyataannya tidak demikian," ucap Nasir sapaan akrabnya.

Perlu diingat, PKS menjadi salah satu partai koalisi bersama Hanura dan PDI-P yang berhasil memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2016 lalu. Komitmen PKS terhadap pemerintah lantas dipertanyakan pasca dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura-H. Faridil Murad.

Partai yang dia pimpinan tidak sungkan-sungkan mengkritisi apabila paket kebijakan pemerintah, tidak mencerminkan keberpihakan terhadap masyarakat. Sebaliknya, dukungan penuh kepada pemerintah apabila kebijakan tersebut sesuai keinginan masyarakat.

Tak hanya itu, dalam kesempatan ini pun PKS Kaltara menuturkan bisa menjadi partai pertama yang mengumumkan bakal calon (balon) legislatif mereka baik ditingkat kabupaten, provinsi maupun pusat.

"Dalam waktu dekat akan kami launching di Tarakan," sebut Nasir saat hadir dalam program Obrol Parpol di Kantor Radar Nunukan, Senin (19/2) malam.

Target PKS di DPRD Kaltara dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 mendatang yakni 6 kursi. Target serupa juga berlaku untuk tingkat kabupaten. "Sama, di kabupaten kami menarget 6 kursi. Penjaringan calon sudah mencapai 80 persen," kata Ketua DPD PKS Nunukan, Syafaruddin.

Turut hadir dalam pertemuan ini, calon legislatif PKS ditingkat DPR RI M. Kasman Karim. Tokoh muda yang satu ini memang cukup ramai dibicarakan. Selain latar belakang pendidikan yang mumpuni, namanya di kancah perpolitikan Nunukan sangat dikenal.

"Kontestasi politik nasional merupakan hal baru bagi saya. PKS dengan basis perjuangan menjadi pilihan yang tepat bagi saya. Sudah saatnya suara perbatasan lebih terdengar di Senayan," aku Kasman yang tergabung dalam Biro Polhukam DPW PKS.

Dua srikandi PKS Nunukan  Andi  Krislina dan Arpiah ST pun turut hadir melengkapi undangan Radar Nunukan. Dua tokoh wanita ini menjadi bukti tingginya keterwakilan perempuan ditubuh PKS.

"Kami menjadi bagian dari tulang punggung perjuangan," sebut Andi Krislina, Ketua Bidang Polhukam DPD PKS dan anggota DPRD Nunukan ini.

"Kaderisasi PKS lebih banyak menyentuh secara moral dan ahlak. Ini yang kami tanamkan kepada kader hingga ke lingkungan keluarga mereka," imbuh Arpiah, Ketua Bidang Kaderisasi DPD PKS.

Untuk diketahui, PKS kemarin (25/2) sudah me-launching balon legislatif dari tingkatan kabupaten/kota, porvinsi hingga tingkat provinsi, di salah satu hotel yang ada di Tarakan. (***/nri)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 11:54

Perdagangan Perbatasan Harus Dilegalkan

NUNUKAN - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Nunukan kembali mengusulkan…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:52

Jelang Nataru, Pelni Tidak Tambah Armada

NUNUKAN – Menghadapi arus mudik penumpang tujuan Balikpapan, Parepare, Makassar…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:50

Sebulan, Polisi Ungkap 28 Kasus Pencurian

NUNUKAN – Selama bulan November-Desember, Polres Nunukan berhasil mengungkap 28…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:49

Perketat Pengawasan Miras di Tahun Baru

PERAYAAN tahun baru 2019 sisa dua pekan. Berbagai kegiatan akan…

Jumat, 14 Desember 2018 14:37

Data Beasiswa Sering Dipalsukan

NUNUKAN – Beasiswa Nunukan Cerdas untuk 2018 telah disalurkan. Namun…

Jumat, 14 Desember 2018 14:35

LPG 3 Kg Langka, Beralih ke Gas Malaysia

NUNUKAN – Jelang Natal dan Tahun Baru, Liquefied Petroleum Gas…

Jumat, 14 Desember 2018 14:33

Pengoperasian Paras Perbatasan Molor

NUNUKAN - Wacana pemerintah meresmikan paras perbatasan di Jalan Lingkar,…

Jumat, 14 Desember 2018 14:32

Sudah Putusan, Masih Berpolemik

NUNUKAN – Permasalahan lahan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sebatik Semakin…

Jumat, 14 Desember 2018 14:23

Barang Ilegal Dimusnahkan

NUNUKAN – Pemusnahan barang milik negara hasil sitaan telah dilakukan…

Kamis, 13 Desember 2018 12:16

Pengoperasian RS Pratama Tertunda

NUNUKAN – Rencana pemerintah untuk meresmikan Rumah Sakit Pratama Sebatik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .