MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 26 Februari 2018 10:28
Kamera CCTV Antisipasi Gerak Massa
ILUATRASI/INT

PROKAL.CO, UNTUK memastikan tahapan Pilkada Tarakan 2018 berjalan aman dan lancar, Mabes Polri akhirnya meluncurkan Operasi Mantap Brata. Di Tarakan, pengamanan itu diberi nama Posko Paguntaka yang difokuskan di Mapolres Tarakan. Posko ini dilengkapi beberapa fasilitas, mulai dengan panel data, serta tiga layar yang tersambung langsung dengan kamera CCTV di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). “Ini kan tahun politik. Tentunya kami sangat menjaga jika ada kerawanan konflik yang akan terjadi. Sehingga, kami bentuklah posko ini, yang saat ini pembangunannya sudah mencapai 95 persen,” ungkap Kepala Posko Paguntaka Tarakan, Ipda Akhwan.

Lanjutnya, dengan adanya konektivitas ke kantor KPU ini, tentunya dapat memantau keamanan dan mengantisipasi adanya kejadian tidak terduga yang tidak terpantau petugas yang sedang berjaga. “Petugas dari kepolisian juga ada kami tempatkan di KPU. Termasuk peralatan keamanannya. Tetapi, kami bisa pantau dari posko. Jika ada yang lengah, kami back up dari mako. Sehingga jika ada pergerakan masa mendadak, kami bisa langsung mengantisipasinya,” jelasnya.

Posko yang diklaim terjaga selama 24 jam ini menggunakan sistem piket secara bergantian setiap 12 jam-nya. “Fungsinya sebagai tempat mengatur strategi apabila menghadapi aksi protes dengan jumlah massa yang banyak,” bebernya.

Posko ini juga nantinya, setelah Pilkada selesai tugasnya akan tetap berlanjut hingga Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltara di tahun-tahun mendatang. “Makanya kami persiapkan tempat khusus yang bisa digunakan seterusnya, perlengkapan yang ada juga sistemnya permanen, dan nanti kami pastikan akan tetap ter-connect meskipun jaringan terganggu,” imbuhnya.

2019 TIDAK ADA COKLIT

Berdasarkan petunjuk KPU RI, setiap kabupaten/kota atau provinsi yang melaksanakan Pilkada serentak 2018, wajib memilih salah satu pola seleksi khusus badan ad hoc untuk Pemilu 2019.

Kepada Radar Tarakan, Komisioner Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU  Tarakan, Sudirman mengatakan bahwa dalam pola seleksi pertama dinamakan pola terbuka, artinya siapa pun dapat mendaftarkan diri, seperti seleksi terbuka pada umumnya. Sedang yang kedua merupakan pola evaluasi, yakni pelaksanaan evaluasi terhadap PPK/PPS yang telah ada.

Nah, karena Kota Tarakan telah memiliki anggota PPK/PPS dalam pelaksanaan Pilwali, maka pola yang dilakukan KPU saat ini ialah pola evaluasi. Sementara itu, yang dapat melakukan evaluasi ialah teman sejawat, sekretaris di masing-masing tim, misalkan pada PPS yang melakukan evaluasi ialah sekretaris PPS, PPK dan KPU. “Jadi yang menilai PPS itu lengkap, mulai dari teman sejawatnya, sekretaris PPS, PPK dan KPU. Itulah yang diolah,” ujarnya.

Sedang dalam melakukan penilaian terhadap PPK, ialah teman sejawat PPK, Sekretaris PPK, dan KPU. Dalam melaksanakan penilaian, pihaknya menyediakan sebuah kuesionerstandar.

Usai melaksanakan penilaian, empat rekomendasi ditimbang berdasarkan nilai evaluasi. Nah, pada rekomendasi pertama, dimaknakan sangat direkomendasikan, artinya kerja seseorang sangat baik. Yang kedua ialah rekomendasi, yang makna kerjanya baik. Lanjut, yang ketiga ialah tidak direkomendasikan hingga tidak ada cerita yang artinya sangat buruk. “Peringkat pertama dan kedua, masih bisa dipakai. Sedang peringkat ketiga dan keempat tidak bisa dipakai. Misalnya, PPS tuh ada tiga orang, ternyata yang dua masih bisa dipakai dan yang satu sudah tidak bisa. Maka kami akan mencari lagi, yakni dengan melihat urutan seleksi sebelumnya,” jelasnya.

Melalui hal tersebut, Sudirman menjelaskan kebutuhan PPK di Kota Tarakan secara keseluruhan berjumlah 12 orang. Sedang untuk PPS dibutuhkan 60 orang.

Tak hanya dalam proses Pilkada saja, namun anggota PPK/PPS akan bekerja juga di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang. Sudirman berharap, dengan adanya lembaga ad hoc yang baru dapat semakin baik. “Saya berharap lebih baik, serta tetap menjaga netralitasnya. Tolong masyarakat ikut mengawasi kami, kalau tidak menyampaikan ke kami, bisa sampaikan kepada Panwaslu,” harapnya.

Sudirman menambahkan, khusus pelaksanaan coklit dalam Pemilu 2019, kemungkinan besar Kota Tarakan tidak melakukan coklit lagi. Sebab pelaksanaan coklit sudah dilaksanakan saat pelaksanaan Pilkada Kota Tarakan. “Kalau Bulungan, Malinau itu nanti ada coklit. Kalau nanti ada namanya pemutakhiran data berkelanjutan, jadi Tarakan tidak coklit lagi, kan sudah mengurangi frekuensi kegiatan saja,” terangnya. (eru/*/shy/lim)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 13:04

Mengejar Materi, tapi Tak Sesuai Nurani

Titik terendah dalam kehidupan adalah sesuatu yang lumrah dialami manusia.…

Rabu, 12 Desember 2018 13:01

“Percuma Bicara, tapi Tanpa Tindakan”

TARAKAN – Belum ada langkah lebih jauh dari Pemerintah Kota…

Rabu, 12 Desember 2018 12:59

Jumlah DPTHP Berkurang 442 Pemilih

TARAKAN- Meski telah dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan…

Rabu, 12 Desember 2018 12:41

Mulyawati Divonis Delapan Tahun Penjara

TARAKAN - Majelis hakim menjatuhkan vonis delapan tahun penjara kepada…

Rabu, 12 Desember 2018 12:38

Pelaku Curanmor dan Spesialis Jambret Berhasil Dibekuk

TARAKAN - Spesialis jambret dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil…

Rabu, 12 Desember 2018 12:34

Pemilih di Lapas Dibagi Dua Kategori

TARAKAN - Pemilihan umum yang akan digelar pada April mendatang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:33

Tiga Puskesmas Tunda Reakreditasi

TARAKAN – Banyaknya kegiatan menjelang akhir tahun menjadi salah satu…

Rabu, 12 Desember 2018 12:31

Nelayan Tuntut Pemerataan BBM

TARAKAN - Tak tahan dengan pembagian BBM bersubsidi yang diduga…

Rabu, 12 Desember 2018 12:30

Tiga Minggu Tak Diangkut, Sampah Menumpuk

TARAKAN - Pemandangan tidak sedap terlihat di RT 03 Jalan…

Selasa, 11 Desember 2018 15:47

MENUNTUT..!! Karena Galian Ini, PDAM Rugi Miliaran

TARAKAN - Adanya proyek galian gas dengan 21 ribu sambungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .