MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 26 Februari 2018 10:28
Kamera CCTV Antisipasi Gerak Massa
ILUATRASI/INT

PROKAL.CO, UNTUK memastikan tahapan Pilkada Tarakan 2018 berjalan aman dan lancar, Mabes Polri akhirnya meluncurkan Operasi Mantap Brata. Di Tarakan, pengamanan itu diberi nama Posko Paguntaka yang difokuskan di Mapolres Tarakan. Posko ini dilengkapi beberapa fasilitas, mulai dengan panel data, serta tiga layar yang tersambung langsung dengan kamera CCTV di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). “Ini kan tahun politik. Tentunya kami sangat menjaga jika ada kerawanan konflik yang akan terjadi. Sehingga, kami bentuklah posko ini, yang saat ini pembangunannya sudah mencapai 95 persen,” ungkap Kepala Posko Paguntaka Tarakan, Ipda Akhwan.

Lanjutnya, dengan adanya konektivitas ke kantor KPU ini, tentunya dapat memantau keamanan dan mengantisipasi adanya kejadian tidak terduga yang tidak terpantau petugas yang sedang berjaga. “Petugas dari kepolisian juga ada kami tempatkan di KPU. Termasuk peralatan keamanannya. Tetapi, kami bisa pantau dari posko. Jika ada yang lengah, kami back up dari mako. Sehingga jika ada pergerakan masa mendadak, kami bisa langsung mengantisipasinya,” jelasnya.

Posko yang diklaim terjaga selama 24 jam ini menggunakan sistem piket secara bergantian setiap 12 jam-nya. “Fungsinya sebagai tempat mengatur strategi apabila menghadapi aksi protes dengan jumlah massa yang banyak,” bebernya.

Posko ini juga nantinya, setelah Pilkada selesai tugasnya akan tetap berlanjut hingga Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltara di tahun-tahun mendatang. “Makanya kami persiapkan tempat khusus yang bisa digunakan seterusnya, perlengkapan yang ada juga sistemnya permanen, dan nanti kami pastikan akan tetap ter-connect meskipun jaringan terganggu,” imbuhnya.

2019 TIDAK ADA COKLIT

Berdasarkan petunjuk KPU RI, setiap kabupaten/kota atau provinsi yang melaksanakan Pilkada serentak 2018, wajib memilih salah satu pola seleksi khusus badan ad hoc untuk Pemilu 2019.

Kepada Radar Tarakan, Komisioner Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU  Tarakan, Sudirman mengatakan bahwa dalam pola seleksi pertama dinamakan pola terbuka, artinya siapa pun dapat mendaftarkan diri, seperti seleksi terbuka pada umumnya. Sedang yang kedua merupakan pola evaluasi, yakni pelaksanaan evaluasi terhadap PPK/PPS yang telah ada.

Nah, karena Kota Tarakan telah memiliki anggota PPK/PPS dalam pelaksanaan Pilwali, maka pola yang dilakukan KPU saat ini ialah pola evaluasi. Sementara itu, yang dapat melakukan evaluasi ialah teman sejawat, sekretaris di masing-masing tim, misalkan pada PPS yang melakukan evaluasi ialah sekretaris PPS, PPK dan KPU. “Jadi yang menilai PPS itu lengkap, mulai dari teman sejawatnya, sekretaris PPS, PPK dan KPU. Itulah yang diolah,” ujarnya.

Sedang dalam melakukan penilaian terhadap PPK, ialah teman sejawat PPK, Sekretaris PPK, dan KPU. Dalam melaksanakan penilaian, pihaknya menyediakan sebuah kuesionerstandar.

Usai melaksanakan penilaian, empat rekomendasi ditimbang berdasarkan nilai evaluasi. Nah, pada rekomendasi pertama, dimaknakan sangat direkomendasikan, artinya kerja seseorang sangat baik. Yang kedua ialah rekomendasi, yang makna kerjanya baik. Lanjut, yang ketiga ialah tidak direkomendasikan hingga tidak ada cerita yang artinya sangat buruk. “Peringkat pertama dan kedua, masih bisa dipakai. Sedang peringkat ketiga dan keempat tidak bisa dipakai. Misalnya, PPS tuh ada tiga orang, ternyata yang dua masih bisa dipakai dan yang satu sudah tidak bisa. Maka kami akan mencari lagi, yakni dengan melihat urutan seleksi sebelumnya,” jelasnya.

Melalui hal tersebut, Sudirman menjelaskan kebutuhan PPK di Kota Tarakan secara keseluruhan berjumlah 12 orang. Sedang untuk PPS dibutuhkan 60 orang.

Tak hanya dalam proses Pilkada saja, namun anggota PPK/PPS akan bekerja juga di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang. Sudirman berharap, dengan adanya lembaga ad hoc yang baru dapat semakin baik. “Saya berharap lebih baik, serta tetap menjaga netralitasnya. Tolong masyarakat ikut mengawasi kami, kalau tidak menyampaikan ke kami, bisa sampaikan kepada Panwaslu,” harapnya.

Sudirman menambahkan, khusus pelaksanaan coklit dalam Pemilu 2019, kemungkinan besar Kota Tarakan tidak melakukan coklit lagi. Sebab pelaksanaan coklit sudah dilaksanakan saat pelaksanaan Pilkada Kota Tarakan. “Kalau Bulungan, Malinau itu nanti ada coklit. Kalau nanti ada namanya pemutakhiran data berkelanjutan, jadi Tarakan tidak coklit lagi, kan sudah mengurangi frekuensi kegiatan saja,” terangnya. (eru/*/shy/lim)


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 22:19

Tiga Soal Penentu Pemenang Debat

TARAKAN - Meski durasinya hanya beberapa jam saja, namun debat kandidat Pilwali Tarakan menelan anggaran…

Senin, 18 Juni 2018 11:45

Pengunjung Air Terjun Tembus 10 Ribu

TARAKAN – Di hari libur, setiap masyarakat pasti hendak mencari lokasi rekreasi bersama dengan…

Senin, 18 Juni 2018 11:38

Daging Ayam, Kejutan Tahun Ini

ADANYA peningkatan indeks harga pada kelompok transportasi dan komunikasi, kelompok perumahan, air listrik,…

Senin, 18 Juni 2018 11:24

THR HABIS, UTANG KEMUDIAN

Momentum Lebaran pada perayaan Idulfitri memang selalu dinanti-nanti. Berbagai persiapan menyambut hari…

Senin, 18 Juni 2018 11:17

Penutupan Bisa Memancing HIV/AIDS Berkembang

TARAKAN – Penutupan lokalisasi harus waspadai akan bahaya penyakit human immunodeficiency virus/acquired…

Senin, 18 Juni 2018 11:10

Jalan Perumahan PNS Juata Permai Rusak Parah

TARAKAN - Belum adanya perbaikan akses jalan di daerah Perumahan PNS yang ada di Kelurahan Juata Permai,…

Senin, 18 Juni 2018 11:09

Jalan Perumahan PNS Juata Permai Rusak Parah

TARAKAN - Belum adanya perbaikan akses jalan di daerah Perumahan PNS yang ada di Kelurahan Juata Permai,…

Senin, 18 Juni 2018 10:55

Hasil Panen Berjatuhan Lewati Jalan Rusak

TARAKAN – Kondisi semenisasi yang hancur dan berlubang, cukup menghambat aktivitas warga RT 15,…

Minggu, 17 Juni 2018 17:08

Satu Unit Rumah Nyaris Dilahap Si Jago Merah

TANJUNG SELOR - Satu  rumah milik pasangan suami istri, Takim dan Nurhayati yang berada di Jalan…

Sabtu, 16 Juni 2018 22:43

Pelabuhan Masih Sepi, Belum Ada Lonjakan Penumpang

  TARAKAN - Lonjakan penumpang arus balik belum terlihat di Pelabuhan Tengkayu I (SDF), Sabtu (16/6).…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .