MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 24 Februari 2018 10:10
Dua Kadis Diperiksa Lima Jam
ILUSTRASI/DOK

PROKAL.CO, TARAKAN – Dua kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan yang menunjukkan simbol jari empat saat berfoto bersama salah seorang paslon Pilwali Tarakan akhirnya diperiksa  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tarakan.

Ketua Bawaslu Tarakan Sulaiman mengatakan kasus dua ASN tersebut sudah dinaikkan sebagai temuan sejak Selasa (21/2). Unsur-unsurnya dianggap sudah terpenuhi. Baik syarat formil, meski tidak ada yang melapor. “Kami sudah angkat jadi temuan, kami langsung yang menemukan terhadap penyebaran foto itu. Kami yang menjadikan itu sebagai temuan,” ungkap Sulaiman, Rabu (22/2).

Bahkan, lanjut Sulaiman, pihaknya juga telah memanggil sejumlah saksi, termasuk kedua ASN tersebut dalam foto untuk dimintai klarifikasi terkait keberadaan dan maksud mengacungkan empat jari. “Pemanggilan dilakukan sejak Selasa (21/2). Sekira pukul 13.00 Wita hingga 17.00 Wita dimintai klarifikasi, kami membutuhkan waktu kurang lebih lima jam untuk memeriksa Pak Budi (Budi Setiawan) dan Pak Soni (Wiprartono Soebagio) secara bergantian,” ucapnya.

Adapun pertanyaan atau terkait materi pemeriksaan, Sulaiman enggan menjelaskan secara rinci, karena sifatnya merupakan rahasia. Namun, yang pasti pertanyaannya tidak jauh dari keberadaan keduanya di foto itu dengan mengacungkan empat jari. “Kami juga sudah memanggil empat orang saksi untuk dimintai keterangan. Namun identitas mereka kami rahasiakan karena menyangkut keamanan. Mulai dari penyebar foto, hingga mereka yang dianggap mengetahui informasi beredarnya foto tersebut,” tegasnya.

Adapun pemanggilan saksi ini menurut Sulaiman, akan terus dilakukan sampai bukti yang diperlukan dianggap terpenuhi untuk mengkaji kasus ini lebih mendalam. “Kami belum bisa menyimpulkan muara dari kasus ini, karena harus melalui penelitian hukum. Nanti semua kami periksa lebih dulu, lalu kami dalami pertanyaan-pertanyaan kami. Setelah itu, kami kumpulkan semua klarifikasi itu dan kami masukkan di dalam kajian. Apakah terpenuhi atau tidak. Kalau sekarang masih jauh,” jelasnya.

Dengan begitu, setelah mendapatkan semua bukti dan klarifikasi yang cukup, pembahasan selanjutnya akan dikaji bersama aparat penegak hukum lainnya dalam lingkup Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), seperti Polres Tarakan dan Kejari. “Dari hasil pembahasan bersama sentra Gakkumdu itulah, baru bisa disimpulkan muara dari kasus ini. Apakah melanggar UU nomor 10/2016 tentang Pilkada atau UU nomor 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), atau juga kedua-duanya,” katanya.

Namun, ada dua pelanggaran yang bisa dikenakan, satunya pelanggaran disiplin ASN, satunya pelanggaran dugaan pidana. “Kalau dugaan pelanggaran ASN kami rekomendasikan kepada BKPPD, kami tembuskan ke Gubernur, Mendagri dan Menpan-RB dan untuk dugaan pidananya kami tembuskan ke kepolisian,” jelasnya lagi.

Nah, usai mendapatkan jawaban para saksi, Panwaslu akan melakukan kajian selama 24 jam, dan paling lambat 2 hari. Akan tetapi, pihaknya diberi batasan hingga 5 hari, sejak ditemukannya kasus tersebut. “Senin sudah bisa ketahui apakah kasus ini bisa dihentikan atau diteruskan,” ungkapnya. (eru/*/shy/nri/lim)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 11:37

ITCC Kirim 34 Pelajar Kaltara ke Tiongkok

TARAKAN - Kejarlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Ya, pepatah ini kerap kali menjadi tolok ukur seorang…

Jumat, 21 September 2018 11:35

Minim Anggaran, Cuma Periksa Kotoran

TARAKAN - Tiga ekor beruang madu di dua kandang besi di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 11:33

Dorong Peningkatan Vokasi

PENYEDIAAN lapangan pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang dimiliki masih menimbulkan pertanyaan,…

Jumat, 21 September 2018 11:32

Hujan Lebat, Distribusi PDAM Belum Normal

TARAKAN – Meski beberapa hari ini hujan lebat, pendistribusian air Perusahaan Daerah Air Minum…

Jumat, 21 September 2018 10:52

200 Orang Asing Kerja di Kaltara

TARAKAN - Pengawasan orang asing atau warga negara asing (WNA) di Kota Tarakan saat ini melibatkan berbagai…

Jumat, 21 September 2018 10:51

Penantian Bertahun-tahun Akhirnya Terjawab

TARAKAN – Bertahun-tahun menantikan perbaikan, akhirnya jembatan di Gang Tudai RT 17, Kelurahan…

Jumat, 21 September 2018 10:46

Desember, XC Race dan Jambore Sepeda

TARAKAN – Persiapan pelaksanaan XC race dan jambore sepeda terus berjalan, yang terbaru kini sudah…

Kamis, 20 September 2018 23:34

Penyebab Kebakaran Diduga Puntung Rokok

TARAKAN – Neneng (38) seketika panik, Sekira pukul 23.00 WITA, Rabu (19/9). Cahaya api memendar…

Kamis, 20 September 2018 23:31

Polda Akan Kumpulkan Bukti

TARAKAN - Buntut dugaan pemukulan terhadap lima mahasiswa oleh oknum kepolisian saat aksi unjuk rasa…

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .