MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 24 Februari 2018 10:10
Dua Kadis Diperiksa Lima Jam
ILUSTRASI/DOK

PROKAL.CO, TARAKAN – Dua kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan yang menunjukkan simbol jari empat saat berfoto bersama salah seorang paslon Pilwali Tarakan akhirnya diperiksa  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tarakan.

Ketua Bawaslu Tarakan Sulaiman mengatakan kasus dua ASN tersebut sudah dinaikkan sebagai temuan sejak Selasa (21/2). Unsur-unsurnya dianggap sudah terpenuhi. Baik syarat formil, meski tidak ada yang melapor. “Kami sudah angkat jadi temuan, kami langsung yang menemukan terhadap penyebaran foto itu. Kami yang menjadikan itu sebagai temuan,” ungkap Sulaiman, Rabu (22/2).

Bahkan, lanjut Sulaiman, pihaknya juga telah memanggil sejumlah saksi, termasuk kedua ASN tersebut dalam foto untuk dimintai klarifikasi terkait keberadaan dan maksud mengacungkan empat jari. “Pemanggilan dilakukan sejak Selasa (21/2). Sekira pukul 13.00 Wita hingga 17.00 Wita dimintai klarifikasi, kami membutuhkan waktu kurang lebih lima jam untuk memeriksa Pak Budi (Budi Setiawan) dan Pak Soni (Wiprartono Soebagio) secara bergantian,” ucapnya.

Adapun pertanyaan atau terkait materi pemeriksaan, Sulaiman enggan menjelaskan secara rinci, karena sifatnya merupakan rahasia. Namun, yang pasti pertanyaannya tidak jauh dari keberadaan keduanya di foto itu dengan mengacungkan empat jari. “Kami juga sudah memanggil empat orang saksi untuk dimintai keterangan. Namun identitas mereka kami rahasiakan karena menyangkut keamanan. Mulai dari penyebar foto, hingga mereka yang dianggap mengetahui informasi beredarnya foto tersebut,” tegasnya.

Adapun pemanggilan saksi ini menurut Sulaiman, akan terus dilakukan sampai bukti yang diperlukan dianggap terpenuhi untuk mengkaji kasus ini lebih mendalam. “Kami belum bisa menyimpulkan muara dari kasus ini, karena harus melalui penelitian hukum. Nanti semua kami periksa lebih dulu, lalu kami dalami pertanyaan-pertanyaan kami. Setelah itu, kami kumpulkan semua klarifikasi itu dan kami masukkan di dalam kajian. Apakah terpenuhi atau tidak. Kalau sekarang masih jauh,” jelasnya.

Dengan begitu, setelah mendapatkan semua bukti dan klarifikasi yang cukup, pembahasan selanjutnya akan dikaji bersama aparat penegak hukum lainnya dalam lingkup Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), seperti Polres Tarakan dan Kejari. “Dari hasil pembahasan bersama sentra Gakkumdu itulah, baru bisa disimpulkan muara dari kasus ini. Apakah melanggar UU nomor 10/2016 tentang Pilkada atau UU nomor 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), atau juga kedua-duanya,” katanya.

Namun, ada dua pelanggaran yang bisa dikenakan, satunya pelanggaran disiplin ASN, satunya pelanggaran dugaan pidana. “Kalau dugaan pelanggaran ASN kami rekomendasikan kepada BKPPD, kami tembuskan ke Gubernur, Mendagri dan Menpan-RB dan untuk dugaan pidananya kami tembuskan ke kepolisian,” jelasnya lagi.

Nah, usai mendapatkan jawaban para saksi, Panwaslu akan melakukan kajian selama 24 jam, dan paling lambat 2 hari. Akan tetapi, pihaknya diberi batasan hingga 5 hari, sejak ditemukannya kasus tersebut. “Senin sudah bisa ketahui apakah kasus ini bisa dihentikan atau diteruskan,” ungkapnya. (eru/*/shy/nri/lim)


BACA JUGA

Rabu, 12 Desember 2018 13:06

Dana Transfer ke Kaltara 2019 Naik Rp 514 Miliar

JAKARTA - Alokasi dana transfer ke daerah pada 2019 untuk…

Rabu, 12 Desember 2018 13:04

Mengejar Materi, tapi Tak Sesuai Nurani

Titik terendah dalam kehidupan adalah sesuatu yang lumrah dialami manusia.…

Rabu, 12 Desember 2018 13:01

“Percuma Bicara, tapi Tanpa Tindakan”

TARAKAN – Belum ada langkah lebih jauh dari Pemerintah Kota…

Rabu, 12 Desember 2018 12:59

Jumlah DPTHP Berkurang 442 Pemilih

TARAKAN- Meski telah dilakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan…

Rabu, 12 Desember 2018 12:41

Mulyawati Divonis Delapan Tahun Penjara

TARAKAN - Majelis hakim menjatuhkan vonis delapan tahun penjara kepada…

Rabu, 12 Desember 2018 12:38

Pelaku Curanmor dan Spesialis Jambret Berhasil Dibekuk

TARAKAN - Spesialis jambret dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil…

Rabu, 12 Desember 2018 12:34

Pemilih di Lapas Dibagi Dua Kategori

TARAKAN - Pemilihan umum yang akan digelar pada April mendatang…

Rabu, 12 Desember 2018 12:33

Tiga Puskesmas Tunda Reakreditasi

TARAKAN – Banyaknya kegiatan menjelang akhir tahun menjadi salah satu…

Rabu, 12 Desember 2018 12:31

Nelayan Tuntut Pemerataan BBM

TARAKAN - Tak tahan dengan pembagian BBM bersubsidi yang diduga…

Rabu, 12 Desember 2018 12:30

Tiga Minggu Tak Diangkut, Sampah Menumpuk

TARAKAN - Pemandangan tidak sedap terlihat di RT 03 Jalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .