MANAGED BY:
SELASA
19 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 24 Februari 2018 10:10
Dua Kadis Diperiksa Lima Jam
ILUSTRASI/DOK

PROKAL.CO, TARAKAN – Dua kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan yang menunjukkan simbol jari empat saat berfoto bersama salah seorang paslon Pilwali Tarakan akhirnya diperiksa  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tarakan.

Ketua Bawaslu Tarakan Sulaiman mengatakan kasus dua ASN tersebut sudah dinaikkan sebagai temuan sejak Selasa (21/2). Unsur-unsurnya dianggap sudah terpenuhi. Baik syarat formil, meski tidak ada yang melapor. “Kami sudah angkat jadi temuan, kami langsung yang menemukan terhadap penyebaran foto itu. Kami yang menjadikan itu sebagai temuan,” ungkap Sulaiman, Rabu (22/2).

Bahkan, lanjut Sulaiman, pihaknya juga telah memanggil sejumlah saksi, termasuk kedua ASN tersebut dalam foto untuk dimintai klarifikasi terkait keberadaan dan maksud mengacungkan empat jari. “Pemanggilan dilakukan sejak Selasa (21/2). Sekira pukul 13.00 Wita hingga 17.00 Wita dimintai klarifikasi, kami membutuhkan waktu kurang lebih lima jam untuk memeriksa Pak Budi (Budi Setiawan) dan Pak Soni (Wiprartono Soebagio) secara bergantian,” ucapnya.

Adapun pertanyaan atau terkait materi pemeriksaan, Sulaiman enggan menjelaskan secara rinci, karena sifatnya merupakan rahasia. Namun, yang pasti pertanyaannya tidak jauh dari keberadaan keduanya di foto itu dengan mengacungkan empat jari. “Kami juga sudah memanggil empat orang saksi untuk dimintai keterangan. Namun identitas mereka kami rahasiakan karena menyangkut keamanan. Mulai dari penyebar foto, hingga mereka yang dianggap mengetahui informasi beredarnya foto tersebut,” tegasnya.

Adapun pemanggilan saksi ini menurut Sulaiman, akan terus dilakukan sampai bukti yang diperlukan dianggap terpenuhi untuk mengkaji kasus ini lebih mendalam. “Kami belum bisa menyimpulkan muara dari kasus ini, karena harus melalui penelitian hukum. Nanti semua kami periksa lebih dulu, lalu kami dalami pertanyaan-pertanyaan kami. Setelah itu, kami kumpulkan semua klarifikasi itu dan kami masukkan di dalam kajian. Apakah terpenuhi atau tidak. Kalau sekarang masih jauh,” jelasnya.

Dengan begitu, setelah mendapatkan semua bukti dan klarifikasi yang cukup, pembahasan selanjutnya akan dikaji bersama aparat penegak hukum lainnya dalam lingkup Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), seperti Polres Tarakan dan Kejari. “Dari hasil pembahasan bersama sentra Gakkumdu itulah, baru bisa disimpulkan muara dari kasus ini. Apakah melanggar UU nomor 10/2016 tentang Pilkada atau UU nomor 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), atau juga kedua-duanya,” katanya.

Namun, ada dua pelanggaran yang bisa dikenakan, satunya pelanggaran disiplin ASN, satunya pelanggaran dugaan pidana. “Kalau dugaan pelanggaran ASN kami rekomendasikan kepada BKPPD, kami tembuskan ke Gubernur, Mendagri dan Menpan-RB dan untuk dugaan pidananya kami tembuskan ke kepolisian,” jelasnya lagi.

Nah, usai mendapatkan jawaban para saksi, Panwaslu akan melakukan kajian selama 24 jam, dan paling lambat 2 hari. Akan tetapi, pihaknya diberi batasan hingga 5 hari, sejak ditemukannya kasus tersebut. “Senin sudah bisa ketahui apakah kasus ini bisa dihentikan atau diteruskan,” ungkapnya. (eru/*/shy/nri/lim)


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 22:19

Tiga Soal Penentu Pemenang Debat

TARAKAN - Meski durasinya hanya beberapa jam saja, namun debat kandidat Pilwali Tarakan menelan anggaran…

Senin, 18 Juni 2018 11:45

Pengunjung Air Terjun Tembus 10 Ribu

TARAKAN – Di hari libur, setiap masyarakat pasti hendak mencari lokasi rekreasi bersama dengan…

Senin, 18 Juni 2018 11:38

Daging Ayam, Kejutan Tahun Ini

ADANYA peningkatan indeks harga pada kelompok transportasi dan komunikasi, kelompok perumahan, air listrik,…

Senin, 18 Juni 2018 11:24

THR HABIS, UTANG KEMUDIAN

Momentum Lebaran pada perayaan Idulfitri memang selalu dinanti-nanti. Berbagai persiapan menyambut hari…

Senin, 18 Juni 2018 11:17

Penutupan Bisa Memancing HIV/AIDS Berkembang

TARAKAN – Penutupan lokalisasi harus waspadai akan bahaya penyakit human immunodeficiency virus/acquired…

Senin, 18 Juni 2018 11:10

Jalan Perumahan PNS Juata Permai Rusak Parah

TARAKAN - Belum adanya perbaikan akses jalan di daerah Perumahan PNS yang ada di Kelurahan Juata Permai,…

Senin, 18 Juni 2018 11:09

Jalan Perumahan PNS Juata Permai Rusak Parah

TARAKAN - Belum adanya perbaikan akses jalan di daerah Perumahan PNS yang ada di Kelurahan Juata Permai,…

Senin, 18 Juni 2018 10:55

Hasil Panen Berjatuhan Lewati Jalan Rusak

TARAKAN – Kondisi semenisasi yang hancur dan berlubang, cukup menghambat aktivitas warga RT 15,…

Minggu, 17 Juni 2018 17:08

Satu Unit Rumah Nyaris Dilahap Si Jago Merah

TANJUNG SELOR - Satu  rumah milik pasangan suami istri, Takim dan Nurhayati yang berada di Jalan…

Sabtu, 16 Juni 2018 22:43

Pelabuhan Masih Sepi, Belum Ada Lonjakan Penumpang

  TARAKAN - Lonjakan penumpang arus balik belum terlihat di Pelabuhan Tengkayu I (SDF), Sabtu (16/6).…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .