MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 23 Februari 2018 10:25
Pasien Terima Obat Kedaluwarsa
TAK LAYAK DIKONSUMSI: Obat untuk dikonsumsi pasien diberikan oleh salah satu PKM di Sebatik, namun telah kedaluwarsa. FOTO PRIBADI

PROKAL.CO, NUNUKAN – Telah ditemukan obat-obatan dari salah satu Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) di Sebatik yang telah kedaluwarsa. Obat tersebut diberikan kepada pasien untuk dikonsumsi.

Pasien yang tak ingin namanya dikorankan mengaku sudah sekali mengonsumsi obat tersebut, sesuai masa berlaku yang tercantum pada Januari 2018. Sehingga setelah itu ia tidak melanjutkan mengonsumsinya.

Pasien yang diberikan obat tersebut mengaku sangat kecewa dengan pelayanan yang diberikan salah satu PKM di Sebatik. Karena tidak memperhatikan obat-obatan yang diberikan kepada pasien. “Saya minta kepada PKM agar lebih memperhatikan masa berlaku obat sebelum diberikan kepada pasien,” kata pasien berjenis kelamin pria ini.

Menurutnya, hal semacam ini harus diperhatikan, karena meyangkut kesehatan pasien. Sebelum terjadi di PKM lainnya, ia berharap Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan melakukan pengawasan obat-obatan yang ada di PKM.

Seharusnya, jelas pria ini, petugas harus melihat masa berlaku obat sebelum memberikannya kepada pasien. Sebab, jika diberikan, katanya, dampak dari meminum obat tersebut bisa fatal. Terlebih jika pasien tak dapat membaca tulisan yang ada diobat tersebut. “Sebelum terkena dengan pasien lainnya, maka para PKM harus memperhatikan stok obat yang ada,” tuturnya. “Hal ini harus menjadi pengalaman, jangan lagi ada PKM yang memberikan obat kedaluwarsa kepada pasien,” lanjutnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Nunukan, Eli mengatakan, untuk persoalan obat-obatan kedaluwarsa yang telah diberikan kepada pasien di Sebatik, belum dapat dijelaskan secara rinci terkait obat tersebut. “Nanti saja kepala dinas yang klarifikasi langsung terkait obat tersebut,” kata Eli kepada media ini kemarin.

Namun untuk kejadian di Sebatik, pasien yang telah menerima obat kedaluwarsa ini, pihak PKM telah mendatangi pasien tersebut untuk melakukan klarifikasi. Sehingga tidak perlu dipermasalahkan lagi. “Pihak PKM telah bertemu dengan pasien untuk menjelaskan obat yang telah diberikan,” ujarnya. (nal/ash)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 11:54

Perdagangan Perbatasan Harus Dilegalkan

NUNUKAN - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Nunukan kembali mengusulkan…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:52

Jelang Nataru, Pelni Tidak Tambah Armada

NUNUKAN – Menghadapi arus mudik penumpang tujuan Balikpapan, Parepare, Makassar…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:50

Sebulan, Polisi Ungkap 28 Kasus Pencurian

NUNUKAN – Selama bulan November-Desember, Polres Nunukan berhasil mengungkap 28…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:49

Perketat Pengawasan Miras di Tahun Baru

PERAYAAN tahun baru 2019 sisa dua pekan. Berbagai kegiatan akan…

Jumat, 14 Desember 2018 14:37

Data Beasiswa Sering Dipalsukan

NUNUKAN – Beasiswa Nunukan Cerdas untuk 2018 telah disalurkan. Namun…

Jumat, 14 Desember 2018 14:35

LPG 3 Kg Langka, Beralih ke Gas Malaysia

NUNUKAN – Jelang Natal dan Tahun Baru, Liquefied Petroleum Gas…

Jumat, 14 Desember 2018 14:33

Pengoperasian Paras Perbatasan Molor

NUNUKAN - Wacana pemerintah meresmikan paras perbatasan di Jalan Lingkar,…

Jumat, 14 Desember 2018 14:32

Sudah Putusan, Masih Berpolemik

NUNUKAN – Permasalahan lahan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sebatik Semakin…

Jumat, 14 Desember 2018 14:23

Barang Ilegal Dimusnahkan

NUNUKAN – Pemusnahan barang milik negara hasil sitaan telah dilakukan…

Kamis, 13 Desember 2018 12:16

Pengoperasian RS Pratama Tertunda

NUNUKAN – Rencana pemerintah untuk meresmikan Rumah Sakit Pratama Sebatik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .