MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 22 Februari 2018 10:14
Manfaatkan Sungai sebagai Sumber Daya Listrik

Semakin Berkembang, Kaltara Butuh Dukungan Ketenagalistrikan

BERKEMBANG: Wilayah budi daya pertambakan di Kaltara ini juga membutuhkan suplai listrik yang cukup besar. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, Sejak menjadi Provinsi Kaltara, wilayah utara Kalimantan ini terus berkembang. Kendati demikikan, infrastruktur ketenagalistrikan masih menjadi PR sendiri guna mendukung pembangunan di Kaltara.

MELIHAT kondisi saat ini, tentu ada banyak investasi dan kegiatan masyarakat di provinsi termuda di Indonesia ini yang membutuhkan dukungan listrik. Di antaranya mega proyek Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning.

Berdasarkan perhitungan dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara, KIPI Tanah Kuning akan membutuhkan suplai listrik yang cukup besar dengan perkiraan 1.500 mega watt (mw) pada 2023 mendatang.

“Jadi rata-rata kebutuhan per tahunnya mencapai 13.140 giga watthour (GWH),” jelas Kepala Bidang Energi dan Ketenagalistrikan Dinas ESDM Kaltara, Yosua Batara Payangan kepada Radar Kaltara saat ditemui di kantornya, Rabu (21/2).

Selain itu, Yosua mengatakan, budi daya pertambakan di Kaltara yang luasannya mencapai 149 hektare (ha) juga membutuhkan suplai listrik yang cukup besar. Dalam hal ini, asumsi kebutuhan listrik per hektare sebesar 100 kilowatt (kw). “KIPI dan budi daya pertambakan ini membutuhkan suplai listrik yang cukup besar,” katanya.

Tidak hanya itu, dirinnya menyebutkan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor dan beberapa daerah lainnya juga tentu membutuhkan suplai listrik yang tidak kecil. Sehingga, rencana pembangunan pembangkit listrik itu sangat diperlukan.

Namun sejauh ini, pihaknya sudah melakukan beberapa hal seperti penyusunan Rencana Umum Kelistrikan Daerah (RUKD) yang nantinya akan ditetapkan dalam bentuk Peraturan Gubernur (Pergub). Jadi, beberapa potensi sungai di Kaltara yang sudah dilakukan penyusunan studi kelayakan atau feasibility studi (FS) dan juga sudah ada MoU dengan Gubernur itu akan sangat membantu terhadap kebutuhan listrik di Kaltara.

“Seperti di Sungai Kayan itu ada 9 ribu mw, Sungai Sembakung 250 mw, Sungai Mentarang 7.900 mw, dan Sungai Malinau 1.000 mw,” sebutnya.

Selain itu, untuk kebutuhan listrik masyarakat, tahun ini pemerintah mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 5,5 miliar untuk membangun PLTS di Tias, Desa Tanjung Buka, Bulungan dengan kapasitas 40 kilowatt peak (KWP).

Saat ini, rencana itu masih dalam proses penyusunan draf untuk lelang dengan target mulai dilakukannya kegiatan itu paling lambat Maret nanti. Karena harus selesai dan dinikmati oleh masyarakat tahun ini. “Kita juga rencananya menyusun studi kelayakan. Karena salah satu syarat PLTS ini harus memiliki studi kelayakan, baik itu yang pendanaannya bersumber dari APBD maupun APBN,” ungkapnya.

Pastinya, ketentuan untuk penyediaan listrik itu juga harus selektif. Untuk daerah yang bisa terhubung jaringan akan ditangani dengan perluasan jaringan. Tapi untuk daerah yang terpisah dan tidak terhubung dengan yang lain, pembangkitnya harus dibangun di daerah itu, misalnya seperti PLTS.

“Artinya, akan menjadi tidak tepat jika dibangun pembangkint pada daerah yang masih dapat dijangkau dengan perluasan jaringan,” pungkasnya. (iwk/eza)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 12:43

Gunakan Jalur Resmi, Perlu Sinergikan Puluhan Pengusaha

TANJUNG SELOR – Pekan lalu tepatnya Kamis (13/9), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC)…

Kamis, 20 September 2018 12:40

Tingkatkan Ekonomi Warga, Bhabinkamtibmas Harus Berperan Aktif

TANJUNG SELOR – Tugas kepolisian sebagai abdi negara tak semata-mata menjaga keamanan dan ketertiban…

Kamis, 20 September 2018 12:37

Jalan 603,91 Kilometer Prioritas KemenPU-PR

TANJUNG SELOR - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim)…

Kamis, 20 September 2018 12:35

Modus Mengajari, Mawar Digauli Selama 3 Tahun

KASUS pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor…

Kamis, 20 September 2018 12:32

Dapati Bacaleg Curi Start Kampanye

TANJUNG SELOR – Setelah beberapa kali sempat terindikasi adanya beberapa bakal calon legislatif…

Rabu, 19 September 2018 21:27

Anggaran Disetujui, Jembatan Bulan Dikaji Lagi

TANJUNG SELOR – Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum,…

Rabu, 19 September 2018 21:24

BKD Tegaskan Tidak Terima Berkas Titipan

TANJUNG SELOR – Meski pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018  ditunda hingga…

Rabu, 19 September 2018 11:27

Terlambat Serahkan LADK, Caleg Dicoret

TANJUNG SELOR – Penyerahan laporan awal dana kampanye (LADK) dan rekening khusus dana kampanye…

Rabu, 19 September 2018 11:25

Pemerintah Tak Tanggung Biaya Pemulangan Pelacur

TANJUNG SELOR - Pemerintah menargetkan Indonesia bebas dari praktik prostitusi pada tahun 2019 mendatang.…

Rabu, 19 September 2018 11:24

Menyanggupi Pengembangan Hutan Kota

TANJUNG SELOR – Pengembangan Hutan Kota Bunda Hayati, Tanjung Selor bukan hanya sekedar wacana.Terbaru,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .